Beda Selera Minum Kopi Anies, Sandiaga, Jokowi, Ahok, hingga Foke...

Kompas.com - 18/05/2018, 04:21 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso di Balaikota, Kamis (22/1/2015). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaMantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso di Balaikota, Kamis (22/1/2015).

Selera Sutiyoso, Foke, dan Prijanto

Agus sudah bertugas di Balai Kota sejak akhir masa kepemimpinan Soerjadi Soedirja.

Namun, Agus baru benar-benar melayani gubernur dan wagub pada masa pemerintahan Sutiyoso.

Saat melayani Sutiyoso, Agus tidak melihat ada permintaan-permintaan khusus untuk kopi dan teh.

Sutiyoso cenderung meminum apa saja yang disediakan Agus kepada dia.

Agus menduga ini adalah kebiasaan Sutiyoso yang terbawa dari kehidupan prajuritnya.

"Kalau angkatan, kan, apa saja, ya, enggak ada pantangan," ujar Agus.

Termasuk mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto.

Kata Agus, tidak ada racikan khusus dalam kopi atau teh untuk Prijanto.

Fauzi Bowo.ANDREAN KRISTIANTO Fauzi Bowo.
Ini berbeda dengan mantan Gubernur Fauzi Bowo atau Foke.

Agus mengatakan, Foke punya kebiasaan meminum kopi dengan campuran krimer.

"Kalau bikin kopi itu harus pakai krimer. Jadi gulanya dua (sachet), krimernya dua (sachet)," ujar Agus.

Untuk urusan makanan, Agus juga punya cerita menarik mengenai Foke.

Agus mengatakan, Foke sangat memperhatikan urutan makanan pada jamuan resmi, dimulai hidangan pembuka sampai hidangan penutup.

Foke akan tahu jika ada urutan yang keliru.

"Jadi kalau sama beliau itu harus urut," ujar Agus.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto saat menyambangi Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (8/4/2015). Prijanto datang untuk menjadi narasumber dalam diskusi Mengungkap Dugaan Korupsi di Balik Gagalnya Pembangunan Stadion Olahraga di Taman BMW
Kompas.com/Alsadad Rudi Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto saat menyambangi Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (8/4/2015). Prijanto datang untuk menjadi narasumber dalam diskusi Mengungkap Dugaan Korupsi di Balik Gagalnya Pembangunan Stadion Olahraga di Taman BMW
Ini beda dengan Sutiyoso, Prijanto, bahkan Jokowi.

Saat ada jamuan resmi dengan tamu, mereka lebih suka mengambil sendiri makanan di meja prasmanan. Agus masih ingat apa yang disampaikan Prijanto ketika dia menawarkan diri mengambilkan makanan.

"Beliau bilang, apa saya tahu makanan apa yang mau dia makan? Apa saya tahu berapa banyak yang ingin beliau makan? Saya, kan, tidak tahu. Nah, makanya Pak Prijanto lebih suka ambil (makan) sendiri," katanya tersenyum. 

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Megapolitan
Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Megapolitan
18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

Megapolitan
Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Abaikan Imbauan Pemerintah, Warga Padati Pasar Kemiri Kembangan Utara

Abaikan Imbauan Pemerintah, Warga Padati Pasar Kemiri Kembangan Utara

Megapolitan
[UPDATE]: Sebaran 1.071 Pasien Positif Covid-19 di 191 Kelurahan Jakarta

[UPDATE]: Sebaran 1.071 Pasien Positif Covid-19 di 191 Kelurahan Jakarta

Megapolitan
Dapat Hak Asimilasi Dampak Covid-19, 130 Warga Binaan Lapas Salemba Bebas

Dapat Hak Asimilasi Dampak Covid-19, 130 Warga Binaan Lapas Salemba Bebas

Megapolitan
Ombudsman Jakarta Dukung Gubernur DKI Ajukan PSBB

Ombudsman Jakarta Dukung Gubernur DKI Ajukan PSBB

Megapolitan
Jasa Marga: Kecelakaan yang Menewaskan Wakil Jaksa Agung merupakan Kecelakaan Tunggal

Jasa Marga: Kecelakaan yang Menewaskan Wakil Jaksa Agung merupakan Kecelakaan Tunggal

Megapolitan
Setelah Didata Pemprov DKI, Pendaftar Kartu Pekerja Akan Diverifikasi Pemerintah Pusat

Setelah Didata Pemprov DKI, Pendaftar Kartu Pekerja Akan Diverifikasi Pemerintah Pusat

Megapolitan
Dampak Covid-19, Pemprov DKI Sebut 88.835 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Pemprov DKI Sebut 88.835 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Polres Jakbar Buat 'Warteg Peduli', Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Polres Jakbar Buat "Warteg Peduli", Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Megapolitan
1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

Megapolitan
Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Megapolitan
Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X