Diperingati soal Sampah, Warga Bantaran Kali Krukut Terkadang Dinilai Lebih Galak - Kompas.com

Diperingati soal Sampah, Warga Bantaran Kali Krukut Terkadang Dinilai Lebih Galak

Kompas.com - 18/05/2018, 15:38 WIB
Berbagai jenis sampah menumpuk di aliran Kali Krukut yang berada di Kelurahan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Saat menelusuri aliran tersebut, berbagai jenis sampah terihat menumpuk yanh didominasi sampah plastik, bungkus makanan dengan sisa makanan yang masih baru, sterofom, dan pakaian. Tampak juga bakul nasi berukuran sedang tersangkut di aliran Kali Krukut yang dangkal, Jumat (18/5/2018).KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBA Berbagai jenis sampah menumpuk di aliran Kali Krukut yang berada di Kelurahan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Saat menelusuri aliran tersebut, berbagai jenis sampah terihat menumpuk yanh didominasi sampah plastik, bungkus makanan dengan sisa makanan yang masih baru, sterofom, dan pakaian. Tampak juga bakul nasi berukuran sedang tersangkut di aliran Kali Krukut yang dangkal, Jumat (18/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, telah memberikan sosialisasi kepada warga yang tinggal di bantaran Kali Krukut untuk tidak membuang sampah di kali tersebut.

Namun, kata Adji, ada saja warga yang tak mengindahkan sosialisasi itu. Petugas yang berada di lapangan kerap mengingatkan warga, akan tetapi warga malah balik memarahi petugas.

"Sudah diedukasi, bagikan karung sepanjang sungai, ya begitu lagi (kotor lagi). Kadang warga bantaran kali lebih galak kata anak-anak (petugas)," ujar Adji saat dihubungi Kompas.com, Jumat (18/5/2018).

Baca juga: Melihat Hitamnya Kali Krukut di Tanah Abang yang Penuh Sampah dan Bau

Adji mengatakan, hampir setiap hari petugas Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta membersihkan aliran tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji di Lapangan IRTI, Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (19/9/2017).KOMPAS.com/NURSITA SARI Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji di Lapangan IRTI, Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (19/9/2017).

 

Bahkan, Adji dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pernah bergotong royong membersihkan sampah di aliran Kali Krukut.

Adji mengakui, kesulitan membersihkan sampah di lokasi ini karena warga yang tidak peka dengan pentingnya kebersihan.

Saat ditanyakan apakah akan ada razia berujung denda yang dilakukan pemerintah, Adji enggan menjawab. Pemerintah, kata Adji akan mengedepankan sosialisasi kepada warga.

Sesuai Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah, orang yang terbukti membuang sampah sembarangan akan dikenakan denda maksimal Rp 500.000.

Baca juga: Warga Keluhkan Kali di Ancol yang Menimbulkan Bau Tidak Sedap

"Lokasi ini sering diberitakan, lokasi tersebut selalu kotor lagi karena warga buang sampah. Saya dan Pak Gubernur kan pernah kerja bakti di lokasi tersebut, jam 09.00 dibersihkan, jam 11.00 kotor lagi. Sosialisasi tetap akan dilakukan," ujar Adji.

Berbagai jenis sampah menumpuk di aliran Kali Krukut yang berada di Kelurahan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Air kali berwarna hitam dan menimbulkan bau tak sedap.


Komentar

Close Ads X