Kata Sandiaga, Monas Jadi Lokasi Tarawih Berjamaah karena Hal Ini... - Kompas.com

Kata Sandiaga, Monas Jadi Lokasi Tarawih Berjamaah karena Hal Ini...

Kompas.com - 18/05/2018, 19:35 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memberikan keterangan kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (18/5/2018).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memberikan keterangan kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (18/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyampaikan, lapangan Monumen Nasional merupakan simbol Jakarta dan simbol persatuan sehingga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memilih Lapangan Monas sebagai tempat shalat tarawih berjamaah pada Sabtu (26/5/2018) mendatang.

"Monas ini menjadi tempat pemersatu umat dan menjadi simbol Jakarta yang mudah-mudahan bisa meningkatkan ketaqwaan kita selama bulan Ramadhan," kata Sandiaga di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (18/5/2018).

Meskipun begitu, kata Sandiaga, pihaknya tidak mempunyai target jumlah peserta shalat tarawih di Monas.

Baca juga: 30.000 Warga Diprediksi Hadiri Tarawih Bersama di Monas


Ia juga mengatakan, kegiatan tersebut hanya diisi shalat tarawih tanpa buka puasa bersama.

"Untuk buka puasanya kita pecah di dua tempat, bagian barat ada di Masjid Raya Hasyim Asyari dan di bagian Timur dipusatkan di Jakarta Islamic Center," kata Sandiaga.

Mengenai kesiapan acara, Sandiaga menyebut nama Kepala Biro Pendidikan Mental Spiritual DKI Jakarta Hendra Hidayat sebagai pelaksana acara.

"Insya Allah kami akan siap, sudah ada imam dan petugas panitianya, sudah. Jadi Pak Hendra Hidayat yang mengkoordinir ini semua. Minggu depan rencananya akan difinalisasi," kata dia.


Terkini Lainnya

AS dan Inggris Gelar Latihan Gabungan di Laut China Selatan

AS dan Inggris Gelar Latihan Gabungan di Laut China Selatan

Internasional
Gagal Raih Adipura, Kadis Lingkungan Hidup Kota Bekasi Siap Mundur

Gagal Raih Adipura, Kadis Lingkungan Hidup Kota Bekasi Siap Mundur

Megapolitan
Andalkan Data Warga Miskin dari Dinsos, Bekasi Dukung PPDB Tanpa SKTM

Andalkan Data Warga Miskin dari Dinsos, Bekasi Dukung PPDB Tanpa SKTM

Megapolitan
Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus di Pamulang Diduga Korban Penganiayaan

Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus di Pamulang Diduga Korban Penganiayaan

Megapolitan
KPI Akan Panggil Stasiun TV yang Siarkan Visi Misi Jokowi dan Pidato Prabowo

KPI Akan Panggil Stasiun TV yang Siarkan Visi Misi Jokowi dan Pidato Prabowo

Nasional
Jubir: Prabowo Tak Akan Sudutkan Jokowi Saat Debat Capres

Jubir: Prabowo Tak Akan Sudutkan Jokowi Saat Debat Capres

Nasional
SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

Nasional
Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

Megapolitan
KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

Nasional
Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

Megapolitan
Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

Internasional
Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

Megapolitan
Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

Nasional
Soal Tayangan Visi Jokowi dan Pidato Prabowo, KPI Sebut Ada Indikasi Pelanggaran

Soal Tayangan Visi Jokowi dan Pidato Prabowo, KPI Sebut Ada Indikasi Pelanggaran

Nasional

Close Ads X