Khawatir Kerjaan Menumpuk, Sandiaga Tak Ikuti Jam Pulang PNS - Kompas.com

Khawatir Kerjaan Menumpuk, Sandiaga Tak Ikuti Jam Pulang PNS

Kompas.com - 18/05/2018, 20:15 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memberikan keterangan kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (18/5/2018).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memberikan keterangan kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (18/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, dirinya tidak mau mengikuti jam kerja PNS selama Bulan Ramadhan sebagaimana diatur dalam Keputusan Gubernur Nomor 801 Tahun 2018.

Sandiaga menilai, pengurangan jam kerja selama Bulan Ramadhan berpotensi membuat pekerjaannya menumpuk. Oleh karena itu, ia memilih untuk tidak mengubah jam kerjanya.

"Kalau dikurangi jam kerja, saya melihat musti ada peluang kita catch up di pekerjaan yang menumpuk. Saya sih enggak akan ngikutin. Kalau jam 7 sampai jam 2, enggak akan kelar dokumen di meja saya," kata Sandiaga di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (18/5/2018).

Baca juga: Meski Sedang Berpuasa, Sandiaga Tetap Olahraga Pagi

Sandiaga mengatakan, dirinya akan tetap bekerja di Balai Kota hingga sekira pukul 17.00 sebelum melalukan safari Ramadhan di berbagai titik di Jakarta.

Ia menambahkan, dalam dua hari pertama Bulan Ramadhan tahun ini, pekerjaannya bisa diselesaikan tepat waktu dan tidak menumpuk.

"Alhamdulillah dari rapat-rapat yang dijalanlan begitu penuh, masih bisa diselesaikan tumpukan dokumen yang menumpuk," katanya.

Sebelumnya, Sandiaga mengkritisi kebijakan pengurangan jam kerja bagi PNS yang sudah diberlakukan sejak kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama itu.

Baca juga: Sempat Kaget, Kini Sandiaga Sebut PNS Pulang Pukul 14.00 Selama Ramadhan Efektif

"Jam 14.00 WIB? Enak banget, enak banget. Pulang jam 14.00? Serius? Buka puasanya, kan, jam 17.00 WIB," ujar Sandiaga di Hotel Pullman, Jalan Sudirman, Senin (14/5/2018).

"Kalau saya sih, ya, kalian tahu sendiri my office hour selesainya baru jam 21.00," tambahnya. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Keputusan Gubernur Nomor 801 Tahun 2018 tentang Jam Kerja Selama Bulan Ramadhan.

Dalam Kepgub tersebut, diatur jam kerja PNS pada Senin-Kamis berlaku pukul 07.00-14.00, sementara pada hari Jumat berlaku pukul 07.00-14.30.


Close Ads X