Samsat Jaktim Imbau Wajib Pajak Urus Administrasi Sebelum Masa Liburan - Kompas.com

Samsat Jaktim Imbau Wajib Pajak Urus Administrasi Sebelum Masa Liburan

Kompas.com - 18/05/2018, 21:19 WIB
Masyarakat yang antri di Samsat Jakarta Timur buat mengurus surat-surat kendaraanSetyo Adi/Otomania Masyarakat yang antri di Samsat Jakarta Timur buat mengurus surat-surat kendaraan

JAKARTA. KOMPAS.com - Kasubag Tata USaha Unit Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Jakarta Timur Iwan Syaefuddin mengimbau wajib pajak, khususnya wajib pajak yang pajak kendaraannya jatuh tempo pada masa liburan untuk mengurus sebelumnya. 

Adapun cuti bersama dalam rangka Idul Fitri mulai dari 11 Juni hingga 20 Juni 2018.

"Bagi (wajib pajak) yang jatuh tempo pada waktu libur nasional, seperti tanggal 11 atau 12, sampai 20 baiknya mengurus administrasi terlebih dulu," ucap Iwan saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (18/5/2018).

Baca juga: Bulan Ramadhan, Samsat Jakarta Timur Layani Wajib Pajak Lebih Pagi


Meski tidak ada sanksi denda bagi wajib pajak yang lewat membayar. Namun, ia memprediksi akan terjadi antrean panjang setelah liburan. 

"Kalau libur nasional tidak kena denda, tetapi harus dibayar keesokan hari setelah masa liburan selesai," katanya.

Ia berharap wajib pajak membayarkan pajak kendaraan sebelum masa liburan dimulai. Hal ini sekaligus untuk mengantisipasi kepadatan. 

Baca juga: Selama Ramadhan, Tak Ada Jeda Istirahat di Pelayanan Samsat Jakarta

Adapun layanan Samsat di Jakarta Timur selama bulan Ramadhan tetap berjalan normal. 

Samsat Jakarta Timur juga beroperasi lebih awal. 

Apabila biasanya baru beroperasi pukul 08.30, selama Ramadhan dimulai pukul 07.00 hingga 14.00. 


Terkini Lainnya

Andalkan Data Warga Miskin dari Dinsos, Bekasi Dukung PPDB Tanpa SKTM

Andalkan Data Warga Miskin dari Dinsos, Bekasi Dukung PPDB Tanpa SKTM

Megapolitan
Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus di Pamulang Diduga Korban Penganiayaan

Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus di Pamulang Diduga Korban Penganiayaan

Megapolitan
KPI Akan Panggil Stasiun TV yang Siarkan Visi Misi Jokowi dan Pidato Prabowo

KPI Akan Panggil Stasiun TV yang Siarkan Visi Misi Jokowi dan Pidato Prabowo

Nasional
Jubir: Prabowo Tak Akan Sudutkan Jokowi Saat Debat Capres

Jubir: Prabowo Tak Akan Sudutkan Jokowi Saat Debat Capres

Nasional
SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

Nasional
Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

Megapolitan
KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

Nasional
Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

Megapolitan
Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

Internasional
Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

Megapolitan
Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

Nasional
Soal Tayangan Visi Jokowi dan Pidato Prabowo, KPI Sebut Ada Indikasi Pelanggaran

Soal Tayangan Visi Jokowi dan Pidato Prabowo, KPI Sebut Ada Indikasi Pelanggaran

Nasional
Cari Umpan untuk Ikan, Seorang Anak Malah Temukan Granat Aktif

Cari Umpan untuk Ikan, Seorang Anak Malah Temukan Granat Aktif

Regional
PKL Okupasi Trotoar Depan Proyek Terminal Depok, Pejalan Kaki Takut Terserempet Motor

PKL Okupasi Trotoar Depan Proyek Terminal Depok, Pejalan Kaki Takut Terserempet Motor

Megapolitan

Close Ads X