Polisi: Panitia Telah Terbitkan Surat Pernyataan Siap Tanggung Risiko Acara "Untukmu Indonesia"

Kompas.com - 22/05/2018, 21:40 WIB
Panit I Unit I Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Niko Purba ketika ditemui awak media di Mapolda Metro Jaya, Selasa (22/5/2018). Kompas.com/Sherly PuspitaPanit I Unit I Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Niko Purba ketika ditemui awak media di Mapolda Metro Jaya, Selasa (22/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas Mundjirin telah menjalani pemeriksaan perdananya sebagai saksi kasus tewasnya dua bocah di Monas dalam acara bertajuk "Untukmu Indonesia" pada Sabtu (28/4/2018).

Kepada polisi, Mundjirin mengatakan, panitia telah menerbitkan surat pernyataan bersedia menanggung risiko yang timbul akibat acara pembagian bahan pokok gratis tersebut. 

"Iya, ada surat pernyataan yang ditandatangani panitia itu sendiri, sepihak. Isinya kurang lebih, bahwa jika terjadi sesuatu pihak Monas dan Pemprov (DKI Jakarta) tidak bertanggungjawab," ujar Panit I Unit I Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Niko Purba, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (22/5/2018).

Baca juga: Bocah MR Disebut Tak Ada di Antrean Sembako Untukmu Indonesia

Ia melanjutkan, dalam pemeriksaan selama tujuh jam tersebut, Mundjirin juga menjelaskan tahapan perizinan penggunaan kawasan Monas.

Kepada polisi, Mundjirin mengatakan, panitia sempat mengajukan izin acara penjualan bahan pokok murah untuk warga yang telah menerima kupon.

"Memang tadi dijelaskan ada beberapa tahap yang harus dilewati dan dijelaskan dari Mundjirin, mereka (panitia) dalam proses tahapan itu melakukan beberapa kali rapat koordinasi dengan pihak Monas, kurang lebih 4 kali rapat," katanya. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Disanksi Pemprov DKI, Begini Tanggapan Panitia Untukmu Indonesia...

Dalam rapat tersebut dijelaskan bahwa menurut peraturan gubernur tidak diperbolehkan mengadakan acara dengan konsep jual beli di Monas.

Karena kupon telah dibagikan, panitia berinisiatif menggratiskan bahan pokok tersebut.

Pihaknya belum dapat mengambil kesimpulan apakah izin acara ini valid.

Baca juga: Panitia Untukmu Indonesia Sebut Pemprov DKI Izinkan Pembagian Sembako

Pada Kamis (24/5/2018) pihaknya akan memanggil Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Tinia Budiati untuk menggali tahapan lengkap terkait perizinan ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jasad Pria di Taman Kota Bekasi, Polisi: Wajah Hancur dan Tangan Terikat

Jasad Pria di Taman Kota Bekasi, Polisi: Wajah Hancur dan Tangan Terikat

Megapolitan
3 Taman Tematik di Kota Tangerang Dibuka Lagi Mulai 30 Oktober, Pengunjung Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi

3 Taman Tematik di Kota Tangerang Dibuka Lagi Mulai 30 Oktober, Pengunjung Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Megapolitan
Sedang Istirahat di Hutan Kota Bekasi, Petugas Dishub Temukan Jasad Pria dengan Wajah Rusak

Sedang Istirahat di Hutan Kota Bekasi, Petugas Dishub Temukan Jasad Pria dengan Wajah Rusak

Megapolitan
Harga Minya Goreng di Pasar Slipi Jaya Melambung Tinggi Sejak Dua Bulan Lalu

Harga Minya Goreng di Pasar Slipi Jaya Melambung Tinggi Sejak Dua Bulan Lalu

Megapolitan
Berbeda dengan Keterangan Wali Kota, Dinas LH Tangsel Sebut Pengiriman Sampah ke TPA Cilowong Dihentikan Sementara

Berbeda dengan Keterangan Wali Kota, Dinas LH Tangsel Sebut Pengiriman Sampah ke TPA Cilowong Dihentikan Sementara

Megapolitan
Orangtua Korban Tewas Kecelakaan Transjakarta Menyayangkan Baru Dapat Info Pukul 17.00 WIB

Orangtua Korban Tewas Kecelakaan Transjakarta Menyayangkan Baru Dapat Info Pukul 17.00 WIB

Megapolitan
KNKT Selidiki Kasus Kecelakaan LRT di Jakarta Timur, Polisi Siap Bantu

KNKT Selidiki Kasus Kecelakaan LRT di Jakarta Timur, Polisi Siap Bantu

Megapolitan
Keluarga Korban Kecelakaan Minta Transjakarta Perketat Perekrutan Sopir Bus

Keluarga Korban Kecelakaan Minta Transjakarta Perketat Perekrutan Sopir Bus

Megapolitan
Anak-anak Jadikan Lokasi Banjir di Jalan Tegal Parang V sebagai Tempat Bermain

Anak-anak Jadikan Lokasi Banjir di Jalan Tegal Parang V sebagai Tempat Bermain

Megapolitan
Perbaikan Jembatan GDC Depok yang Ambles Ditargetkan Rampung 2 Bulan Lagi

Perbaikan Jembatan GDC Depok yang Ambles Ditargetkan Rampung 2 Bulan Lagi

Megapolitan
Ini Lokasi Bengkel Uji Emisi di Jakarta Selatan

Ini Lokasi Bengkel Uji Emisi di Jakarta Selatan

Megapolitan
Satu Jam Diguyur Hujan, Jalan Tegal Parang V Langsung Terendam Banjir

Satu Jam Diguyur Hujan, Jalan Tegal Parang V Langsung Terendam Banjir

Megapolitan
Antisipasi Banjir, Puluhan Petugas PPSU Bersihkan Empat Saluran Air di Pademangan

Antisipasi Banjir, Puluhan Petugas PPSU Bersihkan Empat Saluran Air di Pademangan

Megapolitan
Syarat PCR buat Naik Kereta, Warga: Enggak Masalah kalau di Bawah Rp 100.000

Syarat PCR buat Naik Kereta, Warga: Enggak Masalah kalau di Bawah Rp 100.000

Megapolitan
Cegah Kecelakaan Kembali Terjadi, Transjakarta Diminta Pastikan Kesehatan Sopir

Cegah Kecelakaan Kembali Terjadi, Transjakarta Diminta Pastikan Kesehatan Sopir

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.