Korban Kebakaran Pondok Bambu Memulung Puing yang Masih Bisa Dipakai

Kompas.com - 23/05/2018, 16:52 WIB
Warga cari dan kumpulkan sisa barang kebakaran di Jakarta Timur, Rabu (23/5/2018) STANLY RAVELWarga cari dan kumpulkan sisa barang kebakaran di Jakarta Timur, Rabu (23/5/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sukarto (58) bersama beberapa warga lainnya dibantu petugas PPSU Kelurahan Pondok Bambu, Jakarta Timur, nampak sibuk mengais puing sisa kebakaran, Rabu (23/5/2018).

Ia membersihkan dan mencari beberapa barang yang diangapnya masih berguna, dari sisa-sisa kebakaran yang melanda pemukiman tempat tinggalnya, Senin (21/5/2018) lalu.

"Bongkar dan cari-cari yang masih bisa dipakai saja. Karena saat malam pertama banyak barang sisaan kebakaran yang tiba-tiba hilang," kata Sukarto, saat ditemui Kompas.com, di lokasi kebakaran, di RT 09 RW 03, Kelurahan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Rabu sore.

Di rumahnya yang tidak terlalu besar itu, terlihat hanya tembok bangunan saja yang masih tegak berdiri. Atap, pintu, dan semua harta bendanya, telah habis akibat amukan si jago merah.

Baca juga: Duka Warga Pondok Bambu yang Jadi Korban Kebakaran...

Sukarto mengatakan, banyak puing rumahnya yang tersisa setelah kebakaran lebih dulu diambil oleh pemulung. 

"Kan banyak tuh besi-besi bekas pagar, tralis jendela, dan lainnya. Hari pertama kita lihat masih ada, malamnya sudah beberapa enggak ada. Jadi kita coba kumpulin sekalian cari yang masih bisa di pakai saja," ujar Sukarto.

Sama dengan Sukarto, Deri warga lainnya juga terlihat sedang mengorek-mengorek serpihan tumpukan kebakaran. Ia berharap menemukan sesuatu yang masih utuh dari sisa kebakaran di rumahnya.

Baca juga: Suasana Pengungsian Korban Kebakaran Pondok Bambu dan Cipinang Muara

"Kali aja ada yang sisa sekalian cek mana yang masih bisa digunakan lagi," sahut dia ketika ditanya.

Warga cari dan kumpulkan sisa barang kebakaran di Jakarta Timur, Rabu (23/5/2018)STANLY RAVEL Warga cari dan kumpulkan sisa barang kebakaran di Jakarta Timur, Rabu (23/5/2018)

Harta benda Deri juga habis terbakar, yang tersisa hanya ponsel dan baju yang dipakainya saat lari menyelamatkan diri.

"Sebelum bantuan datang kita sampai beli celana dalam sendiri buat ganti. Bener-bener enggak sisa, kebakar semuanya," ujar Deri.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update 8 Juli: Kasus Covid-19 di Jakarta Tambah 344, 54 di Antaranya WNI yang Pulang dari Luar Negeri

Update 8 Juli: Kasus Covid-19 di Jakarta Tambah 344, 54 di Antaranya WNI yang Pulang dari Luar Negeri

Megapolitan
Polisi Periksa 5 Saksi Peristiwa Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel di Tanah Abang

Polisi Periksa 5 Saksi Peristiwa Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel di Tanah Abang

Megapolitan
Kronologi Ilham Bintang Kehilangan Ratusan Juta Rupiah akibat Pembobolan Rekening

Kronologi Ilham Bintang Kehilangan Ratusan Juta Rupiah akibat Pembobolan Rekening

Megapolitan
CFD Bekasi Kembali Digelar Pekan Ini, Pemkot Akan Rapid Test 500 Pengunjung

CFD Bekasi Kembali Digelar Pekan Ini, Pemkot Akan Rapid Test 500 Pengunjung

Megapolitan
PPSU Rusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang Prapatan, Tiga Orang Luka-luka

PPSU Rusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang Prapatan, Tiga Orang Luka-luka

Megapolitan
Hasil Swab Test Keluar, 30 Petugas Puskesmas Sukapura Dinyatakan Negatif Covid-19

Hasil Swab Test Keluar, 30 Petugas Puskesmas Sukapura Dinyatakan Negatif Covid-19

Megapolitan
Kesal karena Direkam Saat Berkaraoke, 6 Anggota PPSU Merusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang

Kesal karena Direkam Saat Berkaraoke, 6 Anggota PPSU Merusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang

Megapolitan
Depo MRT Fase 2B Bakal Dibangun di Ancol Barat, Butuh Anggaran Rp 1,5 Triliun

Depo MRT Fase 2B Bakal Dibangun di Ancol Barat, Butuh Anggaran Rp 1,5 Triliun

Megapolitan
Pemprov DKI Izinkan Lapangan Golf hingga Pusat Kebugaran Beroperasi Kembali Mulai 12 Juli

Pemprov DKI Izinkan Lapangan Golf hingga Pusat Kebugaran Beroperasi Kembali Mulai 12 Juli

Megapolitan
Jam Operasional Transportasi Umum di Kota Tangerang Mulai Diperpanjang

Jam Operasional Transportasi Umum di Kota Tangerang Mulai Diperpanjang

Megapolitan
Ini yang Harus Dilakukan jika Lihat Seseorang Dililit Ular

Ini yang Harus Dilakukan jika Lihat Seseorang Dililit Ular

Megapolitan
[UPDATE] 8 Juli: 8 RW di Kota Bekasi Masih Zona Merah Covid-19

[UPDATE] 8 Juli: 8 RW di Kota Bekasi Masih Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Tidak Boleh Antar Jemput Penumpang di Zona Merah, Ojol Bekasi Malah Diberi Kelonggaran

Tidak Boleh Antar Jemput Penumpang di Zona Merah, Ojol Bekasi Malah Diberi Kelonggaran

Megapolitan
Kisah Anak Tukang AC Berprestasi tapi Gagal PPDB Tangerang, 'Dipaksa' Cari Sekolah Swasta

Kisah Anak Tukang AC Berprestasi tapi Gagal PPDB Tangerang, "Dipaksa" Cari Sekolah Swasta

Megapolitan
Pemotongan Hewan Kurban Saat Pandemi, Daging Diantar ke Rumah

Pemotongan Hewan Kurban Saat Pandemi, Daging Diantar ke Rumah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X