Kompas.com - 24/05/2018, 13:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan permukiman penduduk di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, akan ditata sedemikian rupa untuk dijadikan salah satu destinasi wisata di pulau tersebut.

Bupati Kepulauan Seribu Irmansyah menyatakan, perkampungan wisata di Pulau Pari akan menjadi proyek percontohan untuk pulau-pulau lain di Kepulauan Seribu.

"Pulau Pari itu nanti di tempat relokasi itu juga akan menjadi model kampung wisata yang representatif di Kepulauan Seribu," kata Irmansyah di kantornya, Kamis (24/5/2018).

Irmansyah ingin agar kampung wisata tersebut bisa memberikan kenyamanan bagi para turis dengan menyediakan sajian makanan yang higienis dan menonjolkan keramahtamahan penduduk.

Baca juga: Semua Warga Pulau Pari Akan Diajak Dengarkan Rencana Pembangunan

Ia menambahkan, penataan kampung tetap harus dilakukan walau Pulau Pari selama ini identik dengan wisata bahari atau maritim.

"Kalau kita contoh di Bali, mungkin orang datang ke Kuta atau Seminyak. Tetapi, orang juga datang ke kampung-kampungnya kan ke Ubud segala macam. Oleh karena itu kami akan bangun sedemikian rupa," kata Irman.

Selain penataan kampung wisata, Irman juga berencana membangun gedung pertunjukan yang akan menampilkan berbagai kesenian tradisional seperti seni tari.

Irman berharap, para turis dapat menyaksikan pertunjukan kesenian di sana sementara masyarakat setempat dapat mempelajari kesenian tersebut.

"Kami akan siapkan tempatnya, sehingga masyarakat di sana bisa kami latih, orang bisa nonton. Travelnya akan kami paketkan ketika datang ke sana wajib untuk nonton," kata dia.

Irmansyah juga ingin warga sekitar mendapat pelatihan supaya bisa memproduksi cinderamata yang dapat dijual kepada turis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kampung Bayam Audiensi dengan Pemprov DKI, tetapi Tak Temui Kata Sepakat

Warga Kampung Bayam Audiensi dengan Pemprov DKI, tetapi Tak Temui Kata Sepakat

Megapolitan
Pengamat Dorong Pemprov DKI Manfaatkan Lumpur Hasil Program Gerebek Lumpur

Pengamat Dorong Pemprov DKI Manfaatkan Lumpur Hasil Program Gerebek Lumpur

Megapolitan
Ketua DPRD DKI dan Heru Budi Bakal Tinjau Kondisi Warga Kampung Bayam

Ketua DPRD DKI dan Heru Budi Bakal Tinjau Kondisi Warga Kampung Bayam

Megapolitan
Pemkot Jakbar Ancam Sanksi Perusahaan yang Tak Berikan Hak Pekerja Sesuai UMP Tahun 2023

Pemkot Jakbar Ancam Sanksi Perusahaan yang Tak Berikan Hak Pekerja Sesuai UMP Tahun 2023

Megapolitan
Heru Budi Hadiri Acara Bagi-bagi Sertifikat Tanah oleh Jokowi

Heru Budi Hadiri Acara Bagi-bagi Sertifikat Tanah oleh Jokowi

Megapolitan
Ahli Duga Keluarga di Kalideres Ingin Meninggal dalam Damai secara Terencana

Ahli Duga Keluarga di Kalideres Ingin Meninggal dalam Damai secara Terencana

Megapolitan
Warga Kampung Bayam Protes soal Tarif Sewa Rusun, Heru Budi: Harus Dibicarakan dengan Jakpro

Warga Kampung Bayam Protes soal Tarif Sewa Rusun, Heru Budi: Harus Dibicarakan dengan Jakpro

Megapolitan
3 Pekan Berlalu, Hasil Visum Korban yang Diduga Dianiaya Anak Kombes Baru Diterima Polisi

3 Pekan Berlalu, Hasil Visum Korban yang Diduga Dianiaya Anak Kombes Baru Diterima Polisi

Megapolitan
Ketika Bus Transjakarta Jadi 'Kanvas' Lukis, Anak Disabilitas Gambar Ondel-ondel hingga Monas

Ketika Bus Transjakarta Jadi "Kanvas" Lukis, Anak Disabilitas Gambar Ondel-ondel hingga Monas

Megapolitan
Polisi Periksa 28 Saksi Terkait Keluarga Tewas di Kalideres, Ini yang Ditemukan

Polisi Periksa 28 Saksi Terkait Keluarga Tewas di Kalideres, Ini yang Ditemukan

Megapolitan
Polisi Targetkan Hasil Penyelidikan Kasus Sekeluarga Tewas di Kalideres Diungkap Pekan Depan

Polisi Targetkan Hasil Penyelidikan Kasus Sekeluarga Tewas di Kalideres Diungkap Pekan Depan

Megapolitan
Puluhan Orang Demo di Balai Kota DKI Tolak Pelaksanaan Reuni 212 di Masjid At-Tin

Puluhan Orang Demo di Balai Kota DKI Tolak Pelaksanaan Reuni 212 di Masjid At-Tin

Megapolitan
Minta Kembali Uang Suapnya Saat Gagal jadi Ketua LPM, Tatang Johari: Saya Akan Basmi Kemunafikan!

Minta Kembali Uang Suapnya Saat Gagal jadi Ketua LPM, Tatang Johari: Saya Akan Basmi Kemunafikan!

Megapolitan
Penumpang Keluhkan Sopir Transjakarta Main HP Saat Menyetir hingga Bus Oleng

Penumpang Keluhkan Sopir Transjakarta Main HP Saat Menyetir hingga Bus Oleng

Megapolitan
Bang Bangor Merasa 'Dikhianati', Para RW Tak Pilihnya Jadi Ketua LPM Bedahan meski Sudah Diberi Amplop

Bang Bangor Merasa "Dikhianati", Para RW Tak Pilihnya Jadi Ketua LPM Bedahan meski Sudah Diberi Amplop

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.