Cegah Terorisme pada Hari Waisak, Polres Jakut Siagakan 300 Personel

Kompas.com - 28/05/2018, 17:35 WIB
Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Adi Vivid Bachtiar memberikan keterangan kepada wartawan usai memipin apel pengamanan Hari Raya Waisak di Lapangan Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (28/5/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DWakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Adi Vivid Bachtiar memberikan keterangan kepada wartawan usai memipin apel pengamanan Hari Raya Waisak di Lapangan Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (28/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara menyiagakan sebanyak 300 personel untuk mengamankan Hari Raya Waisak yang akan jatuh pada Selasa (29/5/2018) besok.

Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Adi Vivid Bachtiar menyampaikan, pihaknya akan mengerahkan segala kemampuan untuk mengamankan Hari Raya Waisak, seperti mengantisipasi aksi terorisme.

Baca juga: 1.617 Polisi Amankan Perayaan Waisak 2018 di Candi Borobudur

"Kita tidak ingin adanya ancaman-ancaman yang terjadi seperti yang beberapa waktu lalu terjadi di Surabaya yaitu sebagai bentuk antisipasi dan kesiapan kita. Tentunya ancaman teroris ini bisa terjadi di mana pun dan kapan pun," kata Vivid, Senin (28/5/2018).

Vivid menuturkan, akan ada 20 vihara yang diamankan di wilayah Jakarta Utara. Ia menegaskan, pihaknya tidak mau kecolongan dengan adanya aksi terorisme di wilayahnya.

"Sampai saat ini belum ada info intelijen ataupun ancaman-ancaman teroris. Namun demikian, kami tetap all out. Artinya, kami tidak mau underestimate, kami tidak mau kecolongan," ujar Vivid.

Baca juga: Jelang Waisak, Ratusan Biksu Pindapata di Sepanjang Jalan Pecinan Magelang

Untuk itu, lanjut Vivid, setiap pengunjung vihara juga akan diperiksa menggunakan metal detector. Ia menyebut, hal tersebut sudah menjadi standar pengamanan.

Selain aparat kepolisian, aparat Satpol PP, Dishub, Pemadam Kebakaran dan Kodim juga akan diterjunkan untuk mengawal perayaan Hari Raya Waisak.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Jualan Mulai Hari Ini, Apa Alasannya?

Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Jualan Mulai Hari Ini, Apa Alasannya?

Megapolitan
Polisi Tengah Usut Pengeroyokan Sopir Ojol di Kebayoran Lama

Polisi Tengah Usut Pengeroyokan Sopir Ojol di Kebayoran Lama

Megapolitan
Kisah Perjuangan Masuk ICU Ibu dan Bayi Positif Covid-19, Sempat Telepon 60 RS di Jabodetabek

Kisah Perjuangan Masuk ICU Ibu dan Bayi Positif Covid-19, Sempat Telepon 60 RS di Jabodetabek

Megapolitan
Kasus Harian Covid Tembus di Angka 120, Rekor Tertinggi Sejak Pandemi di Kota Bogor

Kasus Harian Covid Tembus di Angka 120, Rekor Tertinggi Sejak Pandemi di Kota Bogor

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Membandingkan Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab vs Raffi Ahmad-Ahok | Kisah Ibu dan Bayi Positif Covid-19 yang Tak Kunjung Dapat RS

[POPULER JABODETABEK] Membandingkan Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab vs Raffi Ahmad-Ahok | Kisah Ibu dan Bayi Positif Covid-19 yang Tak Kunjung Dapat RS

Megapolitan
Tawuran di Manggarai Dipicu Pelemparan Air Kencing dan Pemukulan Pedagang Angkringan

Tawuran di Manggarai Dipicu Pelemparan Air Kencing dan Pemukulan Pedagang Angkringan

Megapolitan
14 Pegawai PDAM Kota Bogor Positif Covid, Aktivitas Pelayanan Tutup Sementara

14 Pegawai PDAM Kota Bogor Positif Covid, Aktivitas Pelayanan Tutup Sementara

Megapolitan
[UPDATE 19 Januari]: 66 Kasus Baru di Tangerang, Total Kasus Covid-19 Tembus 5.280 Kasus

[UPDATE 19 Januari]: 66 Kasus Baru di Tangerang, Total Kasus Covid-19 Tembus 5.280 Kasus

Megapolitan
Pasien dan Perawat yang Mesum di Wisma Atlet Saling Kenal Lewat Aplikasi

Pasien dan Perawat yang Mesum di Wisma Atlet Saling Kenal Lewat Aplikasi

Megapolitan
Jenazah Didik Gunardi Sang Pilot yang Jadi Penumpang Sriwijaya Air Akan Diserahkan ke Keluarga.

Jenazah Didik Gunardi Sang Pilot yang Jadi Penumpang Sriwijaya Air Akan Diserahkan ke Keluarga.

Megapolitan
UPDATE 19 Januari: Bertambah 69, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 4.396

UPDATE 19 Januari: Bertambah 69, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 4.396

Megapolitan
Ikappi Minta Pedagang Daging Sapi Tidak Mogok

Ikappi Minta Pedagang Daging Sapi Tidak Mogok

Megapolitan
BPBD Jakarta Pastikan Tinggi Air di Katulampa Normal

BPBD Jakarta Pastikan Tinggi Air di Katulampa Normal

Megapolitan
Mantan Ketua HMI dan Anaknya Jadi Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi

Mantan Ketua HMI dan Anaknya Jadi Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi

Megapolitan
AG Diidentifikasi sebagai Provokator Tawuran di Manggarai

AG Diidentifikasi sebagai Provokator Tawuran di Manggarai

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X