Kompas.com - 28/05/2018, 20:22 WIB
Sebuah mobil Daihatsu Xenia berpelat B 1304 BFW terperosok ke dalam lubang galian resapan air di depan rumah Jalan Susilo I Nomor 26, Grogol, Tanjung Duren, Jakarta Barat pada Minggu (27/5/2018) sekitar pukul 08.30 WIB. (Dok. Satlantas Jakarta Barat)Sebuah mobil Daihatsu Xenia berpelat B 1304 BFW terperosok ke dalam lubang galian resapan air di depan rumah Jalan Susilo I Nomor 26, Grogol, Tanjung Duren, Jakarta Barat pada Minggu (27/5/2018) sekitar pukul 08.30 WIB.


JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satuan Reserse Kriminal Polsek Tanjung Duren AKP Rensa Aktadivia mengatakan, lokasi galian tempat mobil milik Januar Nurman (71) terperosok sebenarnya memiliki pita tanda peringatan.

Sebelumnya, polisi menyebut kakek pengemudi Daihatsu Xenia dengan nomor polisi B 1304 BFW itu terperosok karena tidak hati-hati dalam memarkirkan kendaraannya.

"Ada kok (pembatas). Garis pita kuning hitam kayak police line," kata Rensa, saat dihubungi Kompas.com, Senin (28/5/2018).

Baca juga: Penyebab Mobil Terperosok Galian di Tanjung Duren akibat Pengemudi Tak Hati-hati

Garis pita kuning hitam di lokasi proyek biasa bermakna tanda peringatan atau penghalang.

Berdasarkan hasil penyelidikan terhadap pemborong, Rensa mengatakan galian itu merupakan proyek dari pemerintah daerah untuk pemasangan pipa kabel listrik dan gas kedepannya.

Proyek baru berjalan sekitar satu bulan terakhir. Galian tak hanya dilakukan di tempat kejadian perkara (TKP), melainkan di sepanjang Jalan Susilo dan Jalan Mawardi setiap 25 meter sekali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mereka setiap sore atau menjelang maghrib balik (kerja) itu pasti dipasangin (dan) dicek lagi tanda (pembatas) nya. Karena bukan cuma 1 lubang di situ, ada beberapa lubang yang mereka gali. (Setiap lubang) Sama, mereka dipasang tanda," terang dia.

Baca juga: Akibat Galian Resapan Air Tanpa Pembatas, Mobil Terperosok ke Lubang

Sebelumnya, Kepala Satuan Lalu Lintas Jakarta Barat AKBP Ganet Sukoco menyebutkan penyebab terperosoknya mobil akibat lubang galian tidak diberi pembatas dan dalam kondisi terbuka.

"(Itu) lubang galian resapan air yang tidak tertutup akibatnya kendaraan mengalami kerusakan di bagian bodi depan ringsek kaca pecah," kata Ganes, Minggu.

Pengemudi kendaraan selamat setelah dievakuasi dari dalam mobil. 



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI: Sekalipun Sudah Vaksin, Bukan Berarti Bebas Tak Jalankan Prokes

Wagub DKI: Sekalipun Sudah Vaksin, Bukan Berarti Bebas Tak Jalankan Prokes

Megapolitan
Bagaimana Harimau Tino dan Hari di Ragunan Tertular Covid-19? Ini Kata Dokter Hewan

Bagaimana Harimau Tino dan Hari di Ragunan Tertular Covid-19? Ini Kata Dokter Hewan

Megapolitan
Hasil Penjualan Sapi 23 Pedagang di Depok Dibawa Kabur, Kerugian Ditaksir Rp 1,4 Miliar

Hasil Penjualan Sapi 23 Pedagang di Depok Dibawa Kabur, Kerugian Ditaksir Rp 1,4 Miliar

Megapolitan
Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19, Anies: Sudah Ada Tanda-tanda Kesembuhan

Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19, Anies: Sudah Ada Tanda-tanda Kesembuhan

Megapolitan
Video Tawuran Pemuda di Bintaro Viral, Saksi Sebut Ada yang Bawa Sajam

Video Tawuran Pemuda di Bintaro Viral, Saksi Sebut Ada yang Bawa Sajam

Megapolitan
UPDATE 1 Agustus: Tambah 2.701 Kasus Covid-19 di Jakarta, 15.884 Orang Kini Berjuang Sembuh

UPDATE 1 Agustus: Tambah 2.701 Kasus Covid-19 di Jakarta, 15.884 Orang Kini Berjuang Sembuh

Megapolitan
Makan Harus Tunjukkan Surat Vaksin, Pengusaha Warteg: Kebijakan yang Mengada-ada

Makan Harus Tunjukkan Surat Vaksin, Pengusaha Warteg: Kebijakan yang Mengada-ada

Megapolitan
Ketua Pengusaha Warteg: Kebijakan Makan 20 Menit Tak Tepat, Menu Kami Kan Bervariasi...

Ketua Pengusaha Warteg: Kebijakan Makan 20 Menit Tak Tepat, Menu Kami Kan Bervariasi...

Megapolitan
Ada Aduan Pungli Bansos Kemensos, Ombudsman Minta Pemkot Tangerang Ikut Pantau Penyalurannya

Ada Aduan Pungli Bansos Kemensos, Ombudsman Minta Pemkot Tangerang Ikut Pantau Penyalurannya

Megapolitan
Efek Pandemi Covid-19, Banyak Pengusaha Warteg Pulang Kampung ke Tegal dan Brebes

Efek Pandemi Covid-19, Banyak Pengusaha Warteg Pulang Kampung ke Tegal dan Brebes

Megapolitan
Sejak Awal Pandemi, Ada 13.912 Anak Terpapar Covid-19 di Kota Bekasi

Sejak Awal Pandemi, Ada 13.912 Anak Terpapar Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Anies Paparkan Bukti PPKM Darurat di Jakarta Berhasil Turunkan Kasus Covid-19

Anies Paparkan Bukti PPKM Darurat di Jakarta Berhasil Turunkan Kasus Covid-19

Megapolitan
Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Cisadane

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Cisadane

Megapolitan
Pengendara Moge Tabrak Pemotor Honda Beat hingga Tewas, Polisi: Itu Konvoi, Mereka Sunmori...

Pengendara Moge Tabrak Pemotor Honda Beat hingga Tewas, Polisi: Itu Konvoi, Mereka Sunmori...

Megapolitan
Anies: Alasan Tidak Bisa Vaksin di Jakarta Sulit Diterima, Anda Bisa Akses di Mana Saja

Anies: Alasan Tidak Bisa Vaksin di Jakarta Sulit Diterima, Anda Bisa Akses di Mana Saja

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X