THR Pasukan Oranye Cair Paling Lambat 5 Juni

Kompas.com - 30/05/2018, 12:14 WIB
Petugas PPSU yang masih bekerja ketika di hari pertama Lebaran Rabu (6/7/2016). KOMPAS.COM/DAVID OLIVER PURBAPetugas PPSU yang masih bekerja ketika di hari pertama Lebaran Rabu (6/7/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Ali Maulana Hakim mengatakan, gaji untuk pegawai harian lepas (PHL) atau pasukan oranye segera cair.

Ali mengatakan, THR akan cair bersamaan dengan gaji mereka.

"Pokoknya sebelum libur tanggal 11 Juni. Biasanya sih mereka (dapatnya) tidak lebih dari tanggal 5. Kami urus berbarengan dengan gaji yang mereka terima," ujar Ali di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (30/5/2018).

Baca juga: Pemprov DKI Sudah Siapkan Anggaran THR untuk PHL dan PPSU

Ali mengatakan, besaran THR yang akan mereka terima sama dengan take home pay mereka satu bulan.

Hitungannya, beban kerja masing-masing pegawai dikali dengan upah minimum provinsi (UMP).

"Nah, besaran yang dia terima THR ini juga tertuang di gaji ke-13 gitu. Besarannya sama dengan gaji yang diterima setiap bulan," katanya.

Baca juga: Berita Populer: Pembuka Pintu Darurat Terancam Delik Perusakan hingga THR

Ada sekitar 10.200 pasukan oranye yang bekerja di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup.

PHL ini berbeda dengan petugas penanganan prasarana dan sarana umum ( PPSU).

Meski pakaiannya sama-sama oranye, PPSU berada di bawah wewenang pemerintah kota administrasi.

Baca juga: Begini Ketentuan Perhitungan Besaran THR untuk Pekerja

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Michael Rolandi sebelumnya sudah memastikan bahwa PPSU juga akan mendapat THR.

PPSU termasuk ke dalam penyedia jasa lainnya perorangan (PJLP) dalam struktur anggaran Pemprov DKI.

"Kalau di Pemprov DKI, kan, adanya pegawai PJLP ya, di alokasi anggarannya sudah ada anggaran gaji ke-13, itu sudah ada," ujar Michael.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tetangga Novel Baswedan Minta Polisi Segera Tuntaskan Kasus Penyiraman Air Keras

Tetangga Novel Baswedan Minta Polisi Segera Tuntaskan Kasus Penyiraman Air Keras

Megapolitan
'Novel Baswedan Beberapa Kali Operasi, Kok Masih Dituduh Rekayasa...'

"Novel Baswedan Beberapa Kali Operasi, Kok Masih Dituduh Rekayasa..."

Megapolitan
Tetangga Novel Baswedan Laporkan Dewi Tanjung atas Tuduhan Laporan Palsu

Tetangga Novel Baswedan Laporkan Dewi Tanjung atas Tuduhan Laporan Palsu

Megapolitan
Rela Rogoh Kocek Jutaan Rupiah demi Hobi Cosplay...

Rela Rogoh Kocek Jutaan Rupiah demi Hobi Cosplay...

Megapolitan
Dua Ormas Bentrok di Bekasi, Satu Orang Terluka

Dua Ormas Bentrok di Bekasi, Satu Orang Terluka

Megapolitan
Keluarga Pengguna GrabWheels yang Tewas Ditabrak Gelar Tabur Bunga

Keluarga Pengguna GrabWheels yang Tewas Ditabrak Gelar Tabur Bunga

Megapolitan
Sudah Lebih Sepekan, Sekda DKI Belum Dihubungi Gerindra soal Usulan Wagub

Sudah Lebih Sepekan, Sekda DKI Belum Dihubungi Gerindra soal Usulan Wagub

Megapolitan
Nenek Sebut Amel Luput dari Penyiraman Air Keras

Nenek Sebut Amel Luput dari Penyiraman Air Keras

Megapolitan
Radio Sonora, Garda Oto, Yellow Hotel, dan Harris Convention Hall Bekasi Gelar Fun Rally 2019

Radio Sonora, Garda Oto, Yellow Hotel, dan Harris Convention Hall Bekasi Gelar Fun Rally 2019

Megapolitan
Mengadu Nasib di Kawasan Kota Tua, PKL: Kalau Enggak Dagang, Mau Makan Apa?

Mengadu Nasib di Kawasan Kota Tua, PKL: Kalau Enggak Dagang, Mau Makan Apa?

Megapolitan
Korban Penggusuran Sunter Agung Minta Pemprov DKI Sediakan Tempat Usaha

Korban Penggusuran Sunter Agung Minta Pemprov DKI Sediakan Tempat Usaha

Megapolitan
Camat: Penggusuran di Sunter Agung Sesuai Aturan

Camat: Penggusuran di Sunter Agung Sesuai Aturan

Megapolitan
Korban Penggusuran di Sunter Masih Bertahan di Antara Puing

Korban Penggusuran di Sunter Masih Bertahan di Antara Puing

Megapolitan
Korban Penggusuran Sunter: Kami Semua Pendukung Anies, tapi Kenapa Digusur?

Korban Penggusuran Sunter: Kami Semua Pendukung Anies, tapi Kenapa Digusur?

Megapolitan
Penonton Terpukau Saksikan Pertunjukan Musik hingga Sirkus di JakIPA Monas

Penonton Terpukau Saksikan Pertunjukan Musik hingga Sirkus di JakIPA Monas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X