Satpol PP Tertibkan PKL di Trotoar di Jatinegara

Kompas.com - 31/05/2018, 09:23 WIB
Satpol PP lakukan imbauan dan teguran terhadap sejumlah PKL yang tidak tertib di Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (31/5/2018) STANLY RAVELSatpol PP lakukan imbauan dan teguran terhadap sejumlah PKL yang tidak tertib di Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (31/5/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Keluhan warga terhadap para pedagang kaki lima (PKL) yang makin banyak di trotoar di wilayah Pasar Bali Mester, Jatinegara, Jakarta Timur, belakangan ini direspons Satpol PP Kecamatan Jatinegara.

"Kami sudah lakukan teguran dan pengarahan pada sejumlah PKL yang berjualan hingga menutup trotoar atas laporan warga," ujar Kasatpol PP Kecamatan Jatinegara, Sadikin, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (31/5/2018).

Sadikin mengatakan, sekitar 10 sampai 15 PKL yang sebelumnya mengokupasi trotoar dekat pintu masuk Pasar Bali Mester diarahkan untuk menempatkan dagangan mereka tidak melebihi lajur difabel.

Baca juga: Camat dan Kasatpol PP Tanggapi PKL yang Makin Menjamur di Trotoar Jatinegara

Rata-rata pedagang tersebut berjualan makanan kecil dan buah-buahan. Ada juga pedagang musiman yang berjualan saat Ramadan.

"Kami imbau mereka untuk berjualan di belakang lajur disabel atau garis kuning. Selanjutnya petugas kami akan terus mengawasi agara PKL tersebut tidak lagi mengokupasi seluruh ruas trotoar," kata dia.

Sejumlah warga mengeluhkan jumlah PKL di kawasan Jatinegara yang terus bertambah. Rabu kemarin, PKL yang berjualan memang tampak makin banyak. Kondisi itu membuat para pejalan kaki kesulitan saat akan melintas di selasar pertokoan.

Baca juga: PKL dan Pakir Liar Makin Menjamur di Trotoar Jatinegara



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Megapolitan
DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

Megapolitan
KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

Megapolitan
Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Megapolitan
Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Megapolitan
Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Megapolitan
Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Megapolitan
Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Megapolitan
Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Megapolitan
Cuitan Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Cuitan Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Megapolitan
Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Megapolitan
Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Megapolitan
UPDATE 18 September: Bertambah 41 Kasus Positif dan 15 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

UPDATE 18 September: Bertambah 41 Kasus Positif dan 15 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Jalur Pedestrian di Seputar Istana Bogor Ditutup pada Akhir Pekan untuk Hindari Keramaian

Jalur Pedestrian di Seputar Istana Bogor Ditutup pada Akhir Pekan untuk Hindari Keramaian

Megapolitan
Ojol di Kota Tangerang Didenda Rp 100.000 jika Langgar Protokol Kesehatan

Ojol di Kota Tangerang Didenda Rp 100.000 jika Langgar Protokol Kesehatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X