Tim CAP Kampung Akuarium Bantah Pembongkaran Tenda Dilakukan Dadakan

Kompas.com - 31/05/2018, 12:14 WIB
Lahan di Kampung Akuarium, Jakarta Utara, yang sebelumnya menjadi tempat berdirinya tenda liar tampak sudah bersih, Rabu (30/5/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DLahan di Kampung Akuarium, Jakarta Utara, yang sebelumnya menjadi tempat berdirinya tenda liar tampak sudah bersih, Rabu (30/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Community Action Plan Kampung Akuarium di Jakarta Utara membantah pembongkaran tenda di Kampung Akuarium pada Selasa (29/5/2018) lalu dilakukan secara mendadak.

Koordinator Wilayah Warga Kampung Akuarium yang juga anggota Tim CAP Dharma Diani menyatakan, rencana pembongkaran tenda itu sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari tanpa ada respons positif dari penghuni tenda.

"Sudah jauh hari pihak kelurahan, kecamatan, dan kami sendiri sebagai pengurus sendiri untuk memberitahukan sampai kemarin eksekusi karena kami lihat tidak ada itikad baik sama sekali," kata Diani saat dihubungi, Kamis (31/5/2018).

Baca juga: Camat Bantah Penertiban Gubuk Liar di Kampung Akuarium karena Akan Dikunjungi Gubernur

Karena itu, ia membantah jika disebutkan bahwa pembongkaran tenda tersebut dilakukan secara mendadak atau semena-mena. Menurut dia, pembongkaran tenda itu sudah dilakukan sesuai prosedur.

Diani juga membantah pembongkaran dilakukan pada pagi buta sekira pukul 06.00. Ia mengatakan, pembongkaran baru dimulai sekira pukul 09.00.

"Jam 08.58 saja tenda masih utuh. Kita ada di situ semua jadi tahu banget lah, ada foto-foto yang menggambarkan kalau itu sudah terang banget," kata dia. 

Menurut Diani, warga-warga yang tinggal di tenda tersebut merupakan mereka yang sudah mempunyai selter, sudah ditempatkan di rusun, atau warga yang tak ber-KTP DKI Jakarta.

"Kami juga sudah ada komitmen yang di rusun tetap di rusun, yang di selter kami sedang perjuangkan macam-macam, kan begitu," kata dia.

Ia memastikan bahwa warga penghuni tenda yang sudah memiliki selter kini sudah tinggal di selter mereka masing-masing.

Baca juga: Jam 6 Pagi Warga Masih Terlelap Tidur, Tenda Sudah Dijebol...

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Konsep Mirip Stadion Premiere League, Begini Cara JIS Antisipasi Penonton Terjun ke Lapangan

Konsep Mirip Stadion Premiere League, Begini Cara JIS Antisipasi Penonton Terjun ke Lapangan

Megapolitan
Pemprov DKI Belum Batasi Jumlah Pedagang yang Jualan Saat CFD

Pemprov DKI Belum Batasi Jumlah Pedagang yang Jualan Saat CFD

Megapolitan
Sepekan Sebelum Bunuh Diri, Pilot Wings Air Kerap Mengurung Diri di Kamar Indekos

Sepekan Sebelum Bunuh Diri, Pilot Wings Air Kerap Mengurung Diri di Kamar Indekos

Megapolitan
Dihampiri Samsat dan BPRD, Tukang Bangunan Kaget Disebut Nunggak Pajak Mobil Mewah

Dihampiri Samsat dan BPRD, Tukang Bangunan Kaget Disebut Nunggak Pajak Mobil Mewah

Megapolitan
Rel Antara Stasiun Pasar Minggu dan UI Sempat Patah, KRL Sudah Bisa Melintas

Rel Antara Stasiun Pasar Minggu dan UI Sempat Patah, KRL Sudah Bisa Melintas

Megapolitan
KCI Siapkan KRL sebagai Feeder untuk Pangkas Waktu Tempuh Rangkasbitung-Tanah Abang dan Cikarang-Jakarta Kota

KCI Siapkan KRL sebagai Feeder untuk Pangkas Waktu Tempuh Rangkasbitung-Tanah Abang dan Cikarang-Jakarta Kota

Megapolitan
Jakarta Internasional Stadium Gunakan Rumput Hybrid Impor Untuk Tiga Lapangan

Jakarta Internasional Stadium Gunakan Rumput Hybrid Impor Untuk Tiga Lapangan

Megapolitan
Jakarta International Stadium Hanya Sediakan Parkir untuk 1.500 Kendaraan, Apa Alasannya?

Jakarta International Stadium Hanya Sediakan Parkir untuk 1.500 Kendaraan, Apa Alasannya?

Megapolitan
Polisi Tangkap Kelompok Pencopet Ponsel Saat Konser Musik

Polisi Tangkap Kelompok Pencopet Ponsel Saat Konser Musik

Megapolitan
LPSK Beri Perlindungan Remaja yang Diperkosa Ayah Tiri di Tangsel

LPSK Beri Perlindungan Remaja yang Diperkosa Ayah Tiri di Tangsel

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut Sepeda yang Melintas di Badan Jalan Tidak Kena Sanksi

Pemprov DKI Sebut Sepeda yang Melintas di Badan Jalan Tidak Kena Sanksi

Megapolitan
Setelah Uji Publik, LRT Jakarta Targetkan 7.000 Penumpang per Hari

Setelah Uji Publik, LRT Jakarta Targetkan 7.000 Penumpang per Hari

Megapolitan
Jakarta International Stadium Akan Dilengkapi Fasilitas Bungee Jumping

Jakarta International Stadium Akan Dilengkapi Fasilitas Bungee Jumping

Megapolitan
Tersangka Penyiraman Air Keras Racik Larutan Soda Api Sambil Ngopi di Samping Polsek

Tersangka Penyiraman Air Keras Racik Larutan Soda Api Sambil Ngopi di Samping Polsek

Megapolitan
Mantan Kapolsek Kebayoran Baru Akan Dipecat karena Konsumsi Narkoba

Mantan Kapolsek Kebayoran Baru Akan Dipecat karena Konsumsi Narkoba

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X