Berpura-pura Ingin Beli Motor, WN Algeria dan Maroko Sekap Penjual hingga 15 Jam

Kompas.com - 31/05/2018, 15:21 WIB
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar saat merilis kasus pencurian dengan penyekapan yang dilakukan warga negara Algeria Abdelouahab Aouassa (28) dan warga negara Maroko Hisham Limkeseri (30) di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (31/5/2018). KOMPAS.com/NURSITA SARIKapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar saat merilis kasus pencurian dengan penyekapan yang dilakukan warga negara Algeria Abdelouahab Aouassa (28) dan warga negara Maroko Hisham Limkeseri (30) di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (31/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga negara Algeria Abdelouahab Aouassa (28) dan warga negara Maroko Hisham Limkeseri (30) menyekap Fauzi Firdaus (31) selama 15 jam di sebuah hotel di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Keduanya berpura-pura hendak membeli motor Vespa milik korban.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan, kejadian itu bermula saat korban mengunggah foto Vespa yang hendak dijualnya melalui Instagram pada Jumat (25/5/2018), pukul 18.00.

Baca juga: Menhub Sayangkan Operator Taksi Online Tak Punya Empati ke Korban Penyekapan

Abdelouahab kemudian mengirim pesan melalui Instagram dan mengajak bertemu membeli motor tersebut.

Sekitar pukul 21.45, korban tiba di hotel tempat mereka membuat janji bertemu.

Abdelouahab mengajak korban masuk ke kamar nomor 318 di hotel tersebut.

Baca juga: Keluarga Korban Penyekapan Kecewa dengan Grab

Korban mengikutinya karena menganggap pembayaran sepeda motornya akan dilakukan di kamar.

Pelaku lainnya, Hisham, sudah berada di dalam kamar tersebut.

"Dia (korban) datang, kemudian sempat berbicara. Salah satu pelaku ke toilet, kemudian dia membawa sebilah pisau dan mengancam korban. Selama 15 jam korban disekap," ujar Indra saat merilis kasus tersebut di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (31/5/2018).

Baca juga: Ada Penyekapan dan Perampokan di Taksi Online, Ini Komentar Menhub

Indra menjelaskan, kedua pelaku mengikat kaki, tangan serta menutup mulut korban dengan lakban. 

Kedua pelaku lalu mengeluarkan seluruh isi dompet korban, termasuk kartu ATM dan memaksa korban memberitahukan nomor pinnya.

"Para pelaku memanfaatkan semua barang-barang milik si korban, (kartu) ATM sudah digunakan beberapa kali selama kurun waktu itu," kata Indra.

Baca juga: Polisi Periksa 5 Anak Adopsi CW Terkait Dugaan Penyekapan di Hotel

Polisi yang mendapat laporan tersebut langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap kedua pelaku pada Senin (28/5/2018) malam.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X