Sandiaga Sebut "Mindset" Ibu-ibu Harga Bahan Pokok Selalu Naik meski Stabil

Kompas.com - 02/06/2018, 11:00 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno usai berbelanja di Pasar Pondok Indah, Sabtu (2/5/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno usai berbelanja di Pasar Pondok Indah, Sabtu (2/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menilai pola pikir warga umumnya secara otomatis akan menyebut harga bahan pokok menjelang Lebaran naik. Padahal, dia mengklaim harga-harga saat ini dalam kondisi stabil.

Hal itu dia buktikan ketika menanyakan kondisi harga ke sejumlah ibu-ibu saat meresmikan 'Smart Pasar', di Pasar Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (2/6/2018). 

"Ibu-ibu tetap saja kalau saya tanya harga naik enggak, jawabnya naik. Saya tes nih, harga-harga naik enggak, Bu?" tanya Sandiaga, di lokasi, Sabtu.


Ibu-ibu yang mendengar pertanyaan Sandiaga langsung menjawab bahwa harga bahan pokok naik. 

"Naik, Pak," jawab mereka. 

Baca juga: Gubernur DKI Sebut Harga Pangan di Pasar Induk Kramatjati Lebih Aman

"Tuh kan, padahal kenyataannya enggak, di Pasar Kramatjati harganya enggak naik, kan," ujar Sandiaga. 

Sandiaga mengatakan, harga beras kini malah turun. Harga ayam yang dikhawatirkan meroket karena nilai dollar naik, justru stabil. Sandiaga menilai, ibu-ibu tetap saja merasa bahwa harga bahan pokok naik. 

"Jadi, mindset-nya ini kalau sudah mau Lebaran, pasti naik," ujar Sandiaga. 

Meski demikian, memang ada saja bahan pokok yang harganya lebih tinggi di beberapa tempat. Sandiaga mengatakan, ini karena pedagang yang menaikan sendiri demi keuntungan buat mereka.

Dia pun mengimbau pedagang tidak asal menaikan harga jika stok barang tidak kurang.  "Begitu kita datangi dan bilang 'Pak, jangan dinaikin tinggi-tinggi, (mereka jawab) Pak, cuma setahun sekali'. Ya, akhirnya dampaknya kepada masyarakat di sini," kata dia. 

Baca juga: Kisah Para Pemungut Beras di Pasar Induk Cipinang...

Sandiaga mengatakan, pemikiran bahwa harga bahan pokok naik jelang Lebaran harus diubah. Sebab, Pemprov DKI Jakarta selalu berupaya menjaga stabilitas harga pangan di Jakarta.

Menurut dia, pengendalian inflasi Jakarta tahun ini juga lebih baik dari tahun lalu. 

"Mindset kita secara otomotis refleknya bilang naik. Nah, ini yang harus kita ubah pelan-pelan bahwa harga bahan baku, harga bahan pangan, tidak akan naik selama bulan suci Ramadhan dan menjelang Idul Fitri, ya," ujar Sandiaga.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X