Sandiaga: Pohon-pohon di Sudirman Tidak Dibuang, Sebagian Dipindah ke Wisma Atlet

Kompas.com - 02/06/2018, 17:22 WIB
Pohon plastik menyerupai bambu di Jalan Medan Merdeka Barat KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARPohon plastik menyerupai bambu di Jalan Medan Merdeka Barat

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan bahwa pohon-pohon asli yang semula ada Jalan Sudirman tidak dibuang begitu saja setelah dicabut dari tempatnya.

Hal ini untuk menjawab kritikan Koalisi Pejalan Kaki yang menyesalkan bahwa pohon-pohon di tepi Jalan Sudirman-Thamrin asli ditebang lalu digantikan oleh pohon imitasi.

"Itu semua pohonnya dipindahkan ke tempat-tempat yang ditentukan oleh Dinas Kehutanan, sebagian akan direlokasi di Wisma Atlet di Kemayoran," ujar Sandiaga di Pasar Pondok Indah, Sabtu (2/6/2018).

Baca juga: Sandiaga: Harusnya Koalisi Pejalan Kaki Juga Kritik Pohon Plastik yang Muncul Tahun Lalu

Sebelumnya, Ketua Koalisi Pejalan Kaki Alfred Sitorus menjelaskan alasan pihaknya mempermasalahkan lampu hias berbentuk pohon di trotoar Sudirman-Thamrin. Mereka merasa miris karena pohon asli ditebang, tetapi pohon imitasi justru bermunculan.

"Kenapa kami angkat isu ini, sebenarnya ini perjalanan panjang ketika kami melakukan aksi peluk pohon di Sudirman.  Pohon asli di Jalan Sudirman ditebangi dan kini yang muncul pohon imitasi," ujar Alfred.

Baca juga: Kisah Tukang Sampah Kembalikan Rp 20 Juta yang Ditemukannya di Jalan

Pohon-pohon di Jalan Sudirman dan Jalan MH Thamrin dipindahkan sejak ada rencana revitalisasi trotoar. Alfred kecewa karena Pemprov DKI tidak pernah mengumumkan lokasi pohon-pohon itu dipindahkan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rencana Melonggarkan PSBB demi Selamatkan Perekonomian Kota Tangerang

Rencana Melonggarkan PSBB demi Selamatkan Perekonomian Kota Tangerang

Megapolitan
PSBB Transisi di Jakarta, Grafik Kasus Baru Covid-19 Makin Menanjak

PSBB Transisi di Jakarta, Grafik Kasus Baru Covid-19 Makin Menanjak

Megapolitan
Atasi Krisis Pangan Akibat Pandemi, IPB Minta Diversifikasi Pangan Diperkuat

Atasi Krisis Pangan Akibat Pandemi, IPB Minta Diversifikasi Pangan Diperkuat

Megapolitan
Keluarga Korban Peluru Nyasar di Pademangan, Berharap Kasus Segera Terungkap

Keluarga Korban Peluru Nyasar di Pademangan, Berharap Kasus Segera Terungkap

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Herannya Ahok soal Reklamasi Ancol | 30 RW Zona Merah Covid-19 di Jakarta

[POPULER JABODETABEK] Herannya Ahok soal Reklamasi Ancol | 30 RW Zona Merah Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
UPDATE 13 Juli: Bertambah 3, Total 437 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 13 Juli: Bertambah 3, Total 437 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Fakta-fakta Predator Seksual 305 Anak asal Prancis Meninggal karena Percobaan Bunuh Diri

Fakta-fakta Predator Seksual 305 Anak asal Prancis Meninggal karena Percobaan Bunuh Diri

Megapolitan
Dishub DKI Akan Tiadakan Jalur Khusus Pesepeda di Sudirman-Thamrin Setiap Hari Minggu

Dishub DKI Akan Tiadakan Jalur Khusus Pesepeda di Sudirman-Thamrin Setiap Hari Minggu

Megapolitan
Ayah Korban Pencabulan Pejabat Gereja di Depok: Anak Saya Dicabuli 4 Kali

Ayah Korban Pencabulan Pejabat Gereja di Depok: Anak Saya Dicabuli 4 Kali

Megapolitan
UPDATE 13 Juli: Ada 14 RW dan 11 Kelurahan Masuk Zona Merah di Kota Bekasi

UPDATE 13 Juli: Ada 14 RW dan 11 Kelurahan Masuk Zona Merah di Kota Bekasi

Megapolitan
Kini Ada 273 Pedagang di 43 Pasar Jakarta Positif Covid-19, Berikut Daftarnya

Kini Ada 273 Pedagang di 43 Pasar Jakarta Positif Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
BPTJ: Pengguna Bus Gratis Lebih dari 1.000 Orang, Hanya 70-an Unit Terpakai

BPTJ: Pengguna Bus Gratis Lebih dari 1.000 Orang, Hanya 70-an Unit Terpakai

Megapolitan
Kemarin Kumpulkan Murid, SMAN 2 Depok Dipastikan Belajar Online Hari Ini

Kemarin Kumpulkan Murid, SMAN 2 Depok Dipastikan Belajar Online Hari Ini

Megapolitan
Risih dan Aneh, Cerita Siswa Ikut Pengenalan Sekolah pada Hari Pertama

Risih dan Aneh, Cerita Siswa Ikut Pengenalan Sekolah pada Hari Pertama

Megapolitan
UPDATE Covid-19 13 Juli: Pasien Pulih di Depok Tambah 25 Orang

UPDATE Covid-19 13 Juli: Pasien Pulih di Depok Tambah 25 Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X