Ditemukan Ratusan Ranjau Paku di Kawasan Grogol

Kompas.com - 05/06/2018, 19:37 WIB
Suku Dinas Perhubungan bersama Satpelhub Kecamatan Grogol Petamburan melalukan operasi ranjau paku di kawasan Grogol pada Selasa (5/6/2018). (Dok Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat). Dokumentasi Suku Dinas Perhubungan Jakarta BaratSuku Dinas Perhubungan bersama Satpelhub Kecamatan Grogol Petamburan melalukan operasi ranjau paku di kawasan Grogol pada Selasa (5/6/2018). (Dok Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat).

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat bersama Satuan Pelaksana Kecamatan Grogol menemukan ranjau paku dalam penyisiran jalan yang dilakukan pada Selasa (5/6/2018).

"Kita lakukan berdasarkan laporan masyarakat, hasilnya ratusan lebih ranjau paku berhasil kami amankan," kata Kasatpelhub Grogol Surahman dalam keterangannya, Selasa.

Penyisiran dilakukan mulai dari Terminal Grogol. Titik penyisiran di sepanjang traffic light Grogol ke ara  belokan jembatan, depan terminal Grogol, depan ITC Roxy Jalan Kyai Tapa, Kampus Trisakti, dan kembali ke lampu merah Grogol.

Baca juga: Hati-hati, Lokasi-lokasi di Jakarta Barat Ini Rawan Ranjau Paku

Surahman mengatakan, pihaknya melakukan pengamanan lalu lintas sekaligus penertiban ranjau paku setiap pagi dan sore hari.

Rencananya, kegiatan ini dilakukan secara rutin untuk membuat pengguna jalan nyaman.

"Kita akan melakukan penyisiran lagi ke daerah yang dianggap banyak terdapat ranjau paku," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Megapolitan
Video Pengemudi Bus dan Mobil Pribadi Adu Mulut di Jalan Viral

Video Pengemudi Bus dan Mobil Pribadi Adu Mulut di Jalan Viral

Megapolitan
11 Pasien Covid-19 di The Green Hotel Dipindahkan ke RS Darurat Stadion Patriot Bekasi

11 Pasien Covid-19 di The Green Hotel Dipindahkan ke RS Darurat Stadion Patriot Bekasi

Megapolitan
Pengunjung Kota Tua Mencapai 2.412 Orang pada Jumat Kemarin

Pengunjung Kota Tua Mencapai 2.412 Orang pada Jumat Kemarin

Megapolitan
Kongres Sumpah Pemuda Ternyata Pernah Digelar di Area Gereja Katedral

Kongres Sumpah Pemuda Ternyata Pernah Digelar di Area Gereja Katedral

Megapolitan
Duka Tukang Gali Harian di Tengah Pandemi, Bertahan dengan Rp 250.000 Sebulan

Duka Tukang Gali Harian di Tengah Pandemi, Bertahan dengan Rp 250.000 Sebulan

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Warga Pakistan karena Kesal Diklakson

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Warga Pakistan karena Kesal Diklakson

Megapolitan
5 Wisatawan Diminta Pulang Usai Jalani Rapid Test di Stasiun Bogor

5 Wisatawan Diminta Pulang Usai Jalani Rapid Test di Stasiun Bogor

Megapolitan
Update 30 Oktober: Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.159, Bertambah 19 Kasus

Update 30 Oktober: Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.159, Bertambah 19 Kasus

Megapolitan
BNPB Minta Depok Segera Isolasi OTG Covid-19 di Lokasi Khusus

BNPB Minta Depok Segera Isolasi OTG Covid-19 di Lokasi Khusus

Megapolitan
KPU Tetapkan Jadwal Debat Kandidat Pilkada Tangsel: 22 November dan 3 Desember 2020

KPU Tetapkan Jadwal Debat Kandidat Pilkada Tangsel: 22 November dan 3 Desember 2020

Megapolitan
Libur Panjang, 509.140 kendaraan Tinggalkan Jakarta

Libur Panjang, 509.140 kendaraan Tinggalkan Jakarta

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 30 Oktober: Total 7.116 Kasus di Depok

[UPDATE] Grafik Covid-19 30 Oktober: Total 7.116 Kasus di Depok

Megapolitan
Polemik Lokasi Khusus Isolasi OTG Covid-19 di Depok, Kini BNPB Sebut Wisma Makara UI Boleh Dipakai

Polemik Lokasi Khusus Isolasi OTG Covid-19 di Depok, Kini BNPB Sebut Wisma Makara UI Boleh Dipakai

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X