Pembangunan "Skybridge" Tanah Abang dan Kejar Mengejar Target Dibukanya Jalan Jatibaru

Kompas.com - 06/06/2018, 08:05 WIB
Penjual menawarkan dagangan kepada pembeli di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (4/6/2018). Jelang hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah sejumlah warga mulai memadati pasar Tanah Abang untuk membeli pakaian untuk dijual kembali atau digunakan. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIPenjual menawarkan dagangan kepada pembeli di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (4/6/2018). Jelang hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah sejumlah warga mulai memadati pasar Tanah Abang untuk membeli pakaian untuk dijual kembali atau digunakan.
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dikejar-kejar oleh Ombudsman yang meminta Jalan Jatibaru di Tanah Abang dibuka. Namun, Pemprov DKI tidak mau membukanya begitu saja.

Pemprov DKI ingin membangun skybridge terlebih dahulu sebelum membuka Jalan Jatibaru. Upaya untuk mewujudkannya pun dimulai. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan tahapannya saat ini sudah masuk proses lelang.

"Dapat kami berikan update bahwa proses pelelangan telah dimulai. Jadi kita harapkan bisa dikerjakaan setelah lebaran," ujar Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (4/6/2018).

Rencananya pemenang lelang akan didapatkan setelah lebaran. Kemudian, pembangunan skybridge pun bisa segera dilakukan.

Setidaknya, ini adalah langkah paling cepat yang bisa dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk membuka Jalan Jatibaru. Meskipun pada kenyataannya belum sesuai dengan yang diharapkan Ombudsman.

Baca juga: Ombudsman Desak Buka Jalan Jatibaru, DKI Masih Cari Uang untuk Bangun Skybridge

Janji pada Ombudsman

Ombudsman sempat memberi kelonggaran pada Pemprov DKI Jakarta. Pemprov DKI menyampaikan kepada Ombudsman bahwa anggaran pembangunan skybridge akan masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) DKI 2018.

Namun, ada hal yang tidak sesuai dengan harapan. Ketua Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya, Dominikus Dalu mengatakan mereka dijanjikan pembahasan APBD-P sudah bisa dimulai pada Mei.

Padahal kenyataannya DPRD DKI baru bisa memulai pembahasannya secepatnya Juni dan paling lambat September.

Baca juga: Bangun Skybridge di Tanah Abang, DKI Akan Lobi Polisi dan KAI

"Kemarin Pak Gubernur minta kelonggaran karena mau bangun skybridge di atas (Jalan Jatibaru), cuma skybridge tergantung APBD-P. Nah APBD-P baru September," kata Dominikus.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.280 Personel Gabungan Diterjunkan Cegah Takbir Keliling di Jakbar

1.280 Personel Gabungan Diterjunkan Cegah Takbir Keliling di Jakbar

Megapolitan
Hari Ketujuh Larangan Mudik, 3.474 Penumpang Berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta

Hari Ketujuh Larangan Mudik, 3.474 Penumpang Berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Cegah Kerumunan, Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup Akses Tempat Wisata

Cegah Kerumunan, Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup Akses Tempat Wisata

Megapolitan
Ziarah Kubur Dilarang, TPU Karet Bivak, Menteng Pulo, dan Karet Tengsin Sepi

Ziarah Kubur Dilarang, TPU Karet Bivak, Menteng Pulo, dan Karet Tengsin Sepi

Megapolitan
Ketua DPR: Kebijakan Tunda Kedatangan WNA Selama Larangan Mudik demi Rasa Keadilan Masyarakat

Ketua DPR: Kebijakan Tunda Kedatangan WNA Selama Larangan Mudik demi Rasa Keadilan Masyarakat

Megapolitan
Kapolri Minta Bandara Soekarno-Hatta Tingkatkan Pengawasan terhadap WNA dan WNI yang Masuk

Kapolri Minta Bandara Soekarno-Hatta Tingkatkan Pengawasan terhadap WNA dan WNI yang Masuk

Megapolitan
Masjid Kubah Emas Depok Siap Gelar Shalat Id Besok Pagi, Gerbang Ditutup jika Kapasitas Sudah 50 Persen

Masjid Kubah Emas Depok Siap Gelar Shalat Id Besok Pagi, Gerbang Ditutup jika Kapasitas Sudah 50 Persen

Megapolitan
Walau Dinyatakan Ditutup Sementara, TPU Semper Masih Didatangi Peziarah

Walau Dinyatakan Ditutup Sementara, TPU Semper Masih Didatangi Peziarah

Megapolitan
Masjid Raya KH Hasyim Asyari Tetap Adakan Shalat Id, Kapasitas Hanya Boleh 50 Persen

Masjid Raya KH Hasyim Asyari Tetap Adakan Shalat Id, Kapasitas Hanya Boleh 50 Persen

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Tangerang Raya Hari Ini, 12 Mei 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Tangerang Raya Hari Ini, 12 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Depok Hari Ini, 12 Mei 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Depok Hari Ini, 12 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bogor Hari Ini, 12 Mei 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bogor Hari Ini, 12 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bekasi Hari Ini, 12 Mei 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bekasi Hari Ini, 12 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Jakarta Hari Ini, 12 Mei 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Jakarta Hari Ini, 12 Mei 2021

Megapolitan
Polisi Tangkap Satu Preman yang Minta THR ke Pedagang di Pasar Ciputat

Polisi Tangkap Satu Preman yang Minta THR ke Pedagang di Pasar Ciputat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X