Pembangunan "Skybridge" Tanah Abang dan Kejar Mengejar Target Dibukanya Jalan Jatibaru

Kompas.com - 06/06/2018, 08:05 WIB
Puluhan pedagang kaki lima (PKL) mengokupansi trotoar di sepanjang Gedung Blok F Tanah Abang hingga menuju ke simpang Jalan Jatibaru Raya, Jakarta Pusat. Pantauan Kompas.com di lokasi, pukul 11.00 Jumat (25/5/2018), puluhan PKL tampak santai menjajakan barang dagangannya dimulai dari simpang Jalan Jatibaru Raya. KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBAPuluhan pedagang kaki lima (PKL) mengokupansi trotoar di sepanjang Gedung Blok F Tanah Abang hingga menuju ke simpang Jalan Jatibaru Raya, Jakarta Pusat. Pantauan Kompas.com di lokasi, pukul 11.00 Jumat (25/5/2018), puluhan PKL tampak santai menjajakan barang dagangannya dimulai dari simpang Jalan Jatibaru Raya.
Penulis Jessi Carina
|

Oleh karena itu, Ombudsman berkesimpulan pembukaan Jalan Jatibaru belum bisa dilakukan dalam waktu dekat ini. Sebab kepastian mengenai pembahasan APBD-P belum bisa didapatkan.

Ombudsman pun menegaskan hanya akan memberi kelonggaran sampai setelah Lebaran.

"Informasi pembahasan masih belum ada kepastian maka kami minta ya udahlah targetnya kami abis lebaran udah bersihlah. Itu kompromi kami," ujar Dominikus.

Baca juga: Skybridge Tanah Abang Dibangun Usai Lebaran, Sandiaga Janji Rampung 2,5 Bulan

Talangi dari sumber dana lain

Meskipun APBD-P dipastikan belum akan cair usai lebaran, Sandiaga tetap ingin pembangunan dimulai usai lebaran. PD Pembangunan Sarana Jaya pun diminta berpikir out of the box  menyelesaikan masalah ini.

Mereka diminta mencari dana talangan sambil menunggu anggaran pembangunan skybridge cair usai penetapan APBD-P.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karena dananya nanti pasti masuk dari PMD mereka, ya, mereka (sekarang) bisa menggunakan dana yang mereka kelola sendiri maupun dana talangan," katanya. 

Pedagang kaki lima okupasi trotoar di sepanjang Blok F, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (31/5/2018).Kompas.com/David Oliver Purba Pedagang kaki lima okupasi trotoar di sepanjang Blok F, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (31/5/2018).

Belum bisa dibuka

Dengan rencana-rencana itu, Jalan Jatibaru belum bisa dibuka usai lebaran nanti. Sandiaga mengatakan jalan tersebut akan tetap ditutup termasuk ketika pembangunan skybridge berlangsung.

Baca juga: Dishub Koordinasi dengan Polisi Saat Skybridge Dibangun di Tanah Abang

Sebab pengerjaan skybridge berada di atas Jalan Jatibaru. Sandiaga mengatakan berbahaya jika Jalan Jatibaru dibuka saat ada pembangunan skybridge.

"Sangat berbahaya mobil lewat, sementara di atasnya ada pekerjaan," kata dia.

Dinas Perhubungan pun menyampaikan rencana-rencana ini kepada polisi. Kepala Dinas Perhubungan Andri Yansyah mengatakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sudah setuju dengan rangkaian rencana pembangunan skybridge oleh Pemprov DKI. Termasuk dengan kondisi Jalan Jatibaru yang belum bisa dibuka usai lebaran.

"Dirlantas setuju," ujar Andri.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Adik yang Bunuh dan Kubur Kakaknya di Bawah Ubin Kontrakan di Depok Dituntut Mati

Adik yang Bunuh dan Kubur Kakaknya di Bawah Ubin Kontrakan di Depok Dituntut Mati

Megapolitan
Polisi Buka Kemungkinan Percepat Penyekatan 10 Jalan Mulai Pukul 20.00 WIB

Polisi Buka Kemungkinan Percepat Penyekatan 10 Jalan Mulai Pukul 20.00 WIB

Megapolitan
Update Klaster Covid-19 dalam Satu RT di Kayu Putih Jaktim, Seluruh Warga Dinyatakan Sembuh

Update Klaster Covid-19 dalam Satu RT di Kayu Putih Jaktim, Seluruh Warga Dinyatakan Sembuh

Megapolitan
Hari Pertama Tes Acak di 4 Stasiun KRL, 5 Orang Reaktif Covid-19

Hari Pertama Tes Acak di 4 Stasiun KRL, 5 Orang Reaktif Covid-19

Megapolitan
Kapasitas Rumah Sakit Menipis, Anies: Lonjakan Covid-19 Terlalu Cepat

Kapasitas Rumah Sakit Menipis, Anies: Lonjakan Covid-19 Terlalu Cepat

Megapolitan
Seorang ASN Sudin Perumahan Jakpus Meninggal karena Covid-19

Seorang ASN Sudin Perumahan Jakpus Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Kontroversi Pajak Judi Ali Sadikin dan Manfaatnya bagi Pembangunan Kota

Kontroversi Pajak Judi Ali Sadikin dan Manfaatnya bagi Pembangunan Kota

Megapolitan
Bertambah Lagi, Total Pasien di RS Wisma Atlet Jadi 7.797 Orang

Bertambah Lagi, Total Pasien di RS Wisma Atlet Jadi 7.797 Orang

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Anies: Jangan Tempatkan Persoalan Sekadar Statistik

Kasus Covid-19 Melonjak, Anies: Jangan Tempatkan Persoalan Sekadar Statistik

Megapolitan
Menyeberang di Jalan Latumenten, Seorang Bocah Tewas Tertabrak Truk Trailer

Menyeberang di Jalan Latumenten, Seorang Bocah Tewas Tertabrak Truk Trailer

Megapolitan
Foto Viral Jenazah Pasien Covid-19 Diangkut Pakai Truk, Pemprov DKI: Itu Simulasi

Foto Viral Jenazah Pasien Covid-19 Diangkut Pakai Truk, Pemprov DKI: Itu Simulasi

Megapolitan
Gubernur DKI Jakarta dan Kontroversinya: Riwayat Penggusuran pada Era Gubernur Wiyogo, Jokowi, dan Ahok

Gubernur DKI Jakarta dan Kontroversinya: Riwayat Penggusuran pada Era Gubernur Wiyogo, Jokowi, dan Ahok

Megapolitan
RS Wisma Atlet yang Terus Penuh meski Kapasitas Telah Ditambah...

RS Wisma Atlet yang Terus Penuh meski Kapasitas Telah Ditambah...

Megapolitan
Wajib Tahu, 7 Pembatasan yang Dilakukan di Jakarta untuk Tekan Covid-19

Wajib Tahu, 7 Pembatasan yang Dilakukan di Jakarta untuk Tekan Covid-19

Megapolitan
Hari Ini, Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas di Kota Bogor Dimulai

Hari Ini, Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas di Kota Bogor Dimulai

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X