Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/06/2018, 11:42 WIB
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi pesan kepada sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk menghadapi arus mudik dan arus balik.

Untuk Dinas Perhubungan, Anies meminta angkutan Lebaran disiapkan sebaik-baiknya.

"Terminal, kepala stasiun, kepala pelabuhan, pastikan untuk memonitor dan mengendalikan angkutan Lebaran. Pastikan bekerja sama dengan Dinkes agar keselamatan terjamin karena para operator para pengemudi, teruji kesehatannya," ujar Anies saat memimpin apel arus mudik dan balik di Terminal Terpadu Pulogebang, Rabu (6/6/2018).

Baca juga: Panglima TNI Minta Tentara dan Polisi Kerja Keras Amankan Lebaran dan Pilkada

Kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Anies meminta mereka mendata dan membina warga pendatang. Warga pendatang harus melengkapi persyaratan kependudukannya.

Untuk Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Anies meminta mereka memastikan warga pendatang yang ingin mencari kerja di Jakarta memahami peraturan daerah terkait ketenagakerjaan.

Sementara itu, untuk Dinas Kesehatan, mereka diminta menyiagakan puskesmas 24 jam.

"Kita semua bekerja untuk memastikan warga Jakarta yang ingin melaksanakan mudik kembali dengan keadaan sehat, di kampung halaman dalam keadaan sehat, dan kelak kembali ke Jakarta dalam keadaan sehat," kata dia.

Anies juga memberi pesan kepada satuan polisi pamong praja untuk berkoordinasi dengan TNI dan Polri. Koordinasi diperlukan untuk menjaga keamanan Jakarta selama musim mudik Lebaran.

Sementara itu, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diminta waspada atas kemungkinan bencana.

"Khususnya pada saat warga sedang kembali ke kampung halaman. Kita semua ingin mereka kembali ke kampung halaman dengan tenang dengan tidak muncul masalah di tempat tinggal mereka di Jakarta," ujar Anies.

Baca juga: Jelang Libur Lebaran, Pemkab Kulon Progo Cek Jasa Angkutan Wisata Jeep

Wali kota dan bupati juga diminta memastikan layanan masyarakat tetap tetap tersedia.

Anies tidak hanya memberi pesan kepada jajarannya. Dia meminta petugas yang ada di lapangan memastikan kendaraan mudik mereka dalam keadaan aman.

"Pastikan 3A benar-benar diterapkan. Aman saat berangkat, aman sampai tujuan, dan aman kembali ke Jakarta," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangan Digenggam Paksa, Anak SD di Pondok Kelapa Hampir Jadi Korban Penculikan

Tangan Digenggam Paksa, Anak SD di Pondok Kelapa Hampir Jadi Korban Penculikan

Megapolitan
Dua Pembacok Remaja hingga Tewas di Cibitung Ditangkap Polisi

Dua Pembacok Remaja hingga Tewas di Cibitung Ditangkap Polisi

Megapolitan
AKBP (Purn) Eko Setia Budi Ganti Warna Mobil Menjadi Putih, Psikolog Forensik: Jangan Disepelekan!

AKBP (Purn) Eko Setia Budi Ganti Warna Mobil Menjadi Putih, Psikolog Forensik: Jangan Disepelekan!

Megapolitan
Kapolres Jaksel: Ketahanan Keluarga Pengaruhi Aktivitas Tawuran di Manggarai

Kapolres Jaksel: Ketahanan Keluarga Pengaruhi Aktivitas Tawuran di Manggarai

Megapolitan
Tahan Tangis, Bripka Madih: Mohon Maaf Bapak Kapolri, Saya Masih Cinta Polisi

Tahan Tangis, Bripka Madih: Mohon Maaf Bapak Kapolri, Saya Masih Cinta Polisi

Megapolitan
Tukang Pijat di Cikarang Ditemukan Tewas Tertelungkup di Kontrakannya

Tukang Pijat di Cikarang Ditemukan Tewas Tertelungkup di Kontrakannya

Megapolitan
Bripka Madih disebut Sering Meneror Warga, Ketua RW: Kami Tak Bisa Lawan karena Dia Polisi

Bripka Madih disebut Sering Meneror Warga, Ketua RW: Kami Tak Bisa Lawan karena Dia Polisi

Megapolitan
Polisi Klaim Tak Ada Lagi Tawuran di Manggarai Usai Satgas Anti-Tawuran Dibentuk

Polisi Klaim Tak Ada Lagi Tawuran di Manggarai Usai Satgas Anti-Tawuran Dibentuk

Megapolitan
Pawai Cap Go Meh Berlangsung Meriah, Kelenteng Hok Lay Kiong: Ini Pesta Rakyat

Pawai Cap Go Meh Berlangsung Meriah, Kelenteng Hok Lay Kiong: Ini Pesta Rakyat

Megapolitan
Kapolres Jaksel Sebut Warga tetap Bisa Melapor Meski Pos Polisi Kosong, Begini Caranya

Kapolres Jaksel Sebut Warga tetap Bisa Melapor Meski Pos Polisi Kosong, Begini Caranya

Megapolitan
Ratusan Kasus Kejahatan di Jaksel Sepanjang 2022, dari Curanmor hingga Tawuran

Ratusan Kasus Kejahatan di Jaksel Sepanjang 2022, dari Curanmor hingga Tawuran

Megapolitan
Ketua RW Ungkap Sosok Bripka Madih yang Ngaku Diperas Polisi: Dia Suka Bikin Onar

Ketua RW Ungkap Sosok Bripka Madih yang Ngaku Diperas Polisi: Dia Suka Bikin Onar

Megapolitan
Periksa Bripka Madih yang Ngaku Diperas Penyidik, Polda Metro: Keterangannya Tak Konsisten

Periksa Bripka Madih yang Ngaku Diperas Penyidik, Polda Metro: Keterangannya Tak Konsisten

Megapolitan
Bripka Madih, Polisi yang Diperas Polisi, Ajukan Pengunduran Diri dari Polri

Bripka Madih, Polisi yang Diperas Polisi, Ajukan Pengunduran Diri dari Polri

Megapolitan
Perayaan Cap Go Meh di Kota Bekasi, Ribuan Orang Tumpah ke Jalan

Perayaan Cap Go Meh di Kota Bekasi, Ribuan Orang Tumpah ke Jalan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.