PT KCI Upayakan Perjalanan KA Tak Ganggu Rangkaian KRL Jabodetabek

Kompas.com - 07/06/2018, 19:55 WIB
Direktur Utama PT KCI Wiwik Widayanti KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBADirektur Utama PT KCI Wiwik Widayanti

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan berkoordinasi dengan PT KAI Daerah Operasional (Daop) I demi kelancaran arus lintas antara kereta jarak jauh dan kereta rel listrik (KRL).

Direktur Utama PT KCI Wiwik Widayanti mengatakan, sulit menghindari tidak terjadinya keterlambatan ketika nanti kereta jarak jauh melintasi sejumlah lintasan yang juga dilewati KRL. Terlebih saat rangkaian kereta jarak jauh yang dioperasikan selama libur lebaran lebih banyak dibanding hari biasanya.

Namun, manajemen KCI tetap akan mengusahakan untuk memperkecil keterlambatan dengan mengatur jalur masuk kereta jarak jauh dengan waktu lintasan KRL.

Baca juga: PT KCI Prediksi Penumpang Naik 8 Persen Selama Lebaran


"Kami tetap koordinasi dengan Daop 1. Kami koordinasi, mengupayakan supaya tidak terjadi keterlambatan yang terlalu tinggi. Biasanya keterlambatan pada pagi dan malam hari, kalau siang masih bisa diatasi," kata Wiwik saat konfrensi pers di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/6/2018).

Secara terpisah, Vice President Corporate Communication PT KCI Eva Chairunisa mengatakan, pihaknya memiliki sejumlah cara jika nantinya keterlambatan KRL terjadi. Salah satunya dengan pemotongan relasi. Misalnya, jika terjadi keterlambatan rangkaian kereta dari Bogor menuju Jakarta Kota, maka akan dilakukan pemotongan relasi di Stasiun Manggarai.

"Tapi secara pola operasi kami perhatikan pada saat dia berhenti di Manggarai, ini sebentar lagi akan datang kereta yang dari Bekasi-Jakarta Kota. Jadi pada saat di-run-kan mereka akan naik kereta dari Bekasi," ujar Eva.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nenek Arpah Tak Pernah Menyangka Kehilangan Tanah karena Ditipu Tetangga

Nenek Arpah Tak Pernah Menyangka Kehilangan Tanah karena Ditipu Tetangga

Megapolitan
Dishub DKI Akui Belum Maksimal Tegakkan Aturan Kepemilikan Garasi bagi Pemilik Mobil

Dishub DKI Akui Belum Maksimal Tegakkan Aturan Kepemilikan Garasi bagi Pemilik Mobil

Megapolitan
Ada Jembatan Instagramable Berbentuk Kerang Hijau di Tugu Selatan

Ada Jembatan Instagramable Berbentuk Kerang Hijau di Tugu Selatan

Megapolitan
Mahasiswa Tewas Ditabrak Truk, Pemkot Tangsel Akan Revisi Aturan Operasional Truk

Mahasiswa Tewas Ditabrak Truk, Pemkot Tangsel Akan Revisi Aturan Operasional Truk

Megapolitan
Polisi: Dosen Nonaktif IPB Abdul Basith Terlibat Peledakan Bom Molotov Saat Kerusuhan di Jakarta

Polisi: Dosen Nonaktif IPB Abdul Basith Terlibat Peledakan Bom Molotov Saat Kerusuhan di Jakarta

Megapolitan
Hasil Survei, Lebih Banyak Warga DKI yang Setuju Bekasi Gabung Jakarta

Hasil Survei, Lebih Banyak Warga DKI yang Setuju Bekasi Gabung Jakarta

Megapolitan
Dishub DKI: Warga Tak Perlu Ragu Naik Bus Zhongtong

Dishub DKI: Warga Tak Perlu Ragu Naik Bus Zhongtong

Megapolitan
Satu Bulan Jadi Penyedia Jasa Sepeda Listrik, Wawan Untung Rp 1 Juta

Satu Bulan Jadi Penyedia Jasa Sepeda Listrik, Wawan Untung Rp 1 Juta

Megapolitan
Fans K-pop Sempat Kaget Setelah Billboard Berisi Tampangnya Viral

Fans K-pop Sempat Kaget Setelah Billboard Berisi Tampangnya Viral

Megapolitan
Pemagaran Pelintasan Kereta Dekat Stasiun Palmerah Tak Ada Hubungannya dengan Pelantikan Presiden

Pemagaran Pelintasan Kereta Dekat Stasiun Palmerah Tak Ada Hubungannya dengan Pelantikan Presiden

Megapolitan
Mahasiswa Akan Lapor Ke Ombudsman jika Somasi Tak Digubris Pemkot Tangsel

Mahasiswa Akan Lapor Ke Ombudsman jika Somasi Tak Digubris Pemkot Tangsel

Megapolitan
Banyak Pagar Pelintasan Kereta Api yang Kerap Dijebol Warga, Ini Kata Polisi

Banyak Pagar Pelintasan Kereta Api yang Kerap Dijebol Warga, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Bocah 8 Tahun yang Dicabuli Tetangga Alami Trauma hingga Tak Mau Sekolah

Bocah 8 Tahun yang Dicabuli Tetangga Alami Trauma hingga Tak Mau Sekolah

Megapolitan
Pria 42 Tahun Dituduh Cabuli Bocah 8 Tahun di Jakarta Timur

Pria 42 Tahun Dituduh Cabuli Bocah 8 Tahun di Jakarta Timur

Megapolitan
Menjajal Bus Zhong Tong yang Telah Beroperasi Sepekan

Menjajal Bus Zhong Tong yang Telah Beroperasi Sepekan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X