Kompas.com - 10/06/2018, 13:18 WIB
Pedagang bunga dan air bunga di TPU Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat saat berjualan di bulan puasa pada Minggu (10/6/2018). KOMPAS.com/RIMA WAHYUNINGRUMPedagang bunga dan air bunga di TPU Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat saat berjualan di bulan puasa pada Minggu (10/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Nurminah, pedagang bunga di TPU Karet Bivak bercerita tentang kehadiran pedagang bunga musiman yang datang pada jelang Hari Raya Idul Fitri. Ia menyebutkan para pedagang musiman datang ke lokasi pada siang hari dan ramai pada hari lebaran.

"Aslinya di sini cuma tiga kios itu yang di dalam. Yang musiman tuh nanti ramenya pas mau lebaran (dan) lebaran juga. Mereka orang luar," kata Nurminah, Minggu (10/6/2018).

Ia mengatakan telah belasan tahun berjualan bunga di kawasan TPU Karet Bivak. Dengan kehadiran pedagang musiman tak membuatnya kesal karena harus berbagi rezeki.

"Ya rezeki udah ada yang ngatur. Yang penting kan tahu kita orang lama di sini,"katanya.

Pemanfaatan momen puasa dan lebaran juga olehnya untuk membagi dua kios dagangan mengingat ramainya peziarah.

Baca juga: Puncak Keramaian Peziarah TPU Karet Bivak Diprediksi H-2 Lebaran

"Ini (kios tambahan) punya saya juga. Kalau lagi ramai saya buka di luar juga," katanya.

Sementara pedagang lainnya, Sri, mengatakan tidak keberatan dengan kehadiran pedagang bunga musiman.

"Saya di sini udah lama bantuin punyanya orang tua. Enggak bersaing sih, cuma mereka datangnya kalau ramai aja, kitanya jadi harus berbagi rejeki, mau enggak mau," katanya sambil melayani pembeli.

Sri menilai puncak keramaian pedagang musiman datang pada hari Lebaran. Mereka menjajakan dagangan dengan membuat tempat kecil di tempat parkir makam atau berkeliling.

Ia bersama dua orang pedagang lain tak hanya menjual bunga tabur dan air bunga untuk kebutuhan peziarah. Ada pula bunga mawar tangkai utuh, bunga rangkai buket, kenanga dan melati.

Kompas TV Hari Raya Idul Fitri, Peziarah Padati TPU Karet Bivak



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesona Masjid Asmaul Husna, Rumah Ibadah Berselimut Kaligrafi Kufi di Tangerang...

Pesona Masjid Asmaul Husna, Rumah Ibadah Berselimut Kaligrafi Kufi di Tangerang...

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 23 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 23 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Jumat 23 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Jumat 23 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 23 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 23 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 23 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 23 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Depok Hari Ini, 23 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Depok Hari Ini, 23 April 2021

Megapolitan
UPDATE 22 April: Ada 1.266 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 7.045 Pasien Dirawat

UPDATE 22 April: Ada 1.266 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 7.045 Pasien Dirawat

Megapolitan
Jenazah Radhar Panca Dahana Akan Dimakamkan di TPU Tanah Kusir

Jenazah Radhar Panca Dahana Akan Dimakamkan di TPU Tanah Kusir

Megapolitan
Budayawan Radhar Panca Dahana Meninggal Dunia akibat Serangan Jantung

Budayawan Radhar Panca Dahana Meninggal Dunia akibat Serangan Jantung

Megapolitan
UPDATE 22 April: Ada 615 Pasien Covid-19 di Tangsel

UPDATE 22 April: Ada 615 Pasien Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Obituari Radhar Panca Dahana: Berjuang untuk Seni dan Budaya Indonesia hingga Napas Terakhir

Obituari Radhar Panca Dahana: Berjuang untuk Seni dan Budaya Indonesia hingga Napas Terakhir

Megapolitan
Radhar Panca Dahana Bertahun-tahun Berjuang Lawan Gagal Ginjal, Seminggu 3 Kali Cuci Darah

Radhar Panca Dahana Bertahun-tahun Berjuang Lawan Gagal Ginjal, Seminggu 3 Kali Cuci Darah

Megapolitan
Budayawan Radhar Panca Dahana Meninggal Dunia

Budayawan Radhar Panca Dahana Meninggal Dunia

Megapolitan
Dimulai 2019, Penanaman 200.000 Pohon di Jakarta Ditargetkan Terpenuhi pada 2022

Dimulai 2019, Penanaman 200.000 Pohon di Jakarta Ditargetkan Terpenuhi pada 2022

Megapolitan
Saat Rizieq Shihab 'Ngamuk': Kesal karena Sidang Online, Cap Bima Arya Pembohong, Bentak Jaksa dan Satpol PP

Saat Rizieq Shihab "Ngamuk": Kesal karena Sidang Online, Cap Bima Arya Pembohong, Bentak Jaksa dan Satpol PP

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X