Gubernur DKI Tegaskan Tidak Akan Hanya Copot 3 Kepala SKPD

Kompas.com - 10/06/2018, 17:14 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai ziarah ke makam pahlawan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jumat (8/6/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai ziarah ke makam pahlawan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jumat (8/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut akan kembali mencopot sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. 

Anies sebelumnya telah mencopot tiga kepala SKPD, yakni Sopan Adrianto dari jabatan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Agustino Dharmawan dari Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI, serta Indrastuty Rosari Okita dari jabatan Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta. 

"Ini (pencopotan kepala SKPD) sudah siklusnya dan ini adalah sebenernya bukan hanya tiga (kepala SKPD yang akan dicopot), nanti akan ada lagi (kepala SKPD yang akan dicopot)," ujar Anies di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Minggu (10/6/2018).

Baca juga: Copot 3 Kepala Dinas, Anies Bilang Ini Sudah Siklusnya


Meski demikian, Anies tidak menyebutkan siapa saja yang akan dicopot dari jabatannya. 

"Intinya ini adalah tempat tempat yang perlu kami tangani dengan lebih baik," katanya. 

Anies menyebut, pihaknya akan memilih pengganti untuk mengisi kekosongan jabatan di SKPD terkait.

Baca juga: Anies Copot Tiga Kepala Dinas di DKI

Hingga kini, pengganti para kepala SKPD masih berstatus pelaksana tugas.

"Semua yang sekarang menjadi pejabat mereka statusnya adalah Plt (pelaksana tugas) sampai nanti proses seleksi dengan panitia seleksi berjalan dengan tuntas. Jadi pada fase ini belum ada pejabat definitif, ini adalah pejabat Plt," ujar Anies.

Dengan demikian, pelantikan pejabat baru belum dapat dilakukan.

Ia mengatakan, para pejabat ini akan melalui proses seleksi terlebih dahulu dari panitia seleksi (pansel) yang telah dibentuk.



Terkini Lainnya

Anies Minta Kantor dan Toko yang Tututp karena Aksi 22 Mei Buka Lagi

Anies Minta Kantor dan Toko yang Tututp karena Aksi 22 Mei Buka Lagi

Megapolitan
Ambulans Berlogo Partai Gerindra Milik PT Arsari Pratama

Ambulans Berlogo Partai Gerindra Milik PT Arsari Pratama

Megapolitan
Sisa Gas Air Mata Kerusuhan 22 Mei Bikin Perih Mata Pengendara

Sisa Gas Air Mata Kerusuhan 22 Mei Bikin Perih Mata Pengendara

Megapolitan
Polisi: Ambulans Gerindra Dikirim ke Jakarta atas Perintah Ketua DPC Tasikmalaya

Polisi: Ambulans Gerindra Dikirim ke Jakarta atas Perintah Ketua DPC Tasikmalaya

Megapolitan
Anggota Brimob yang Viral Saat 'Video Call' Ditawari Liburan Gratis ke Bali

Anggota Brimob yang Viral Saat "Video Call" Ditawari Liburan Gratis ke Bali

Megapolitan
Siapa Perempuan Bercadar yang Diamankan di Depan Bawaslu Saat 22 Mei?

Siapa Perempuan Bercadar yang Diamankan di Depan Bawaslu Saat 22 Mei?

Megapolitan
Dalam Ambulans Berlogo Gerindra, Tak Ditemukan Perlengkapan Medis

Dalam Ambulans Berlogo Gerindra, Tak Ditemukan Perlengkapan Medis

Megapolitan
Anies Bersihkan Jalan MH Thamrin Pascakerusuhan 22 Mei

Anies Bersihkan Jalan MH Thamrin Pascakerusuhan 22 Mei

Megapolitan
Pasukan Oranye Angkut Sampah 72 Karung Seberat 3,6 Ton di KS Tubun

Pasukan Oranye Angkut Sampah 72 Karung Seberat 3,6 Ton di KS Tubun

Megapolitan
Anggota TGUPP, Bambang Widjojanto dan Rikrik Jadi Pengacara Prabowo

Anggota TGUPP, Bambang Widjojanto dan Rikrik Jadi Pengacara Prabowo

Megapolitan
Foto 'Video Call' Anggota Brimob dengan Anaknya Menginspirasi Ilustrasi Ini

Foto "Video Call" Anggota Brimob dengan Anaknya Menginspirasi Ilustrasi Ini

Megapolitan
Senyum Anggota Brimob di Bawaslu Saat Diberikan Bunga oleh Warga

Senyum Anggota Brimob di Bawaslu Saat Diberikan Bunga oleh Warga

Megapolitan
Cerita Usma soal Rokok Habis Dijarah Perusuh 22 Mei hingga Rugi Rp 20 Juta

Cerita Usma soal Rokok Habis Dijarah Perusuh 22 Mei hingga Rugi Rp 20 Juta

Megapolitan
Perempuan Bercadar dan Tas Hitam Diamankan di Depan Gedung Bawaslu

Perempuan Bercadar dan Tas Hitam Diamankan di Depan Gedung Bawaslu

Megapolitan
Pascakerusuhan 22 Mei, Pedagang di KS Tubun Kembali Buka Kiosnya

Pascakerusuhan 22 Mei, Pedagang di KS Tubun Kembali Buka Kiosnya

Megapolitan

Close Ads X