Todong Remaja di Bus Kopaja, Tiga Preman Diamankan - Kompas.com

Todong Remaja di Bus Kopaja, Tiga Preman Diamankan

Kompas.com - 13/06/2018, 13:02 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, Jakarta (31/5/2018) STANLY RAVEL Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, Jakarta (31/5/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga orang preman diamankan di kawasan Bundaran Patung Senayan, Jakarta Selatan karena kedapatan menodong penumpang di dalam bus Kopaja pada Selasa (12/6/2018) sekitar pukul 19.00 WIB.

"Korban ini berinisial R (15). Jadi masih di bawah umur ya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Rabu (13/6/2018).

Argo melanjutkan, kejadian ini bermula ketika korban menaiki bus Kopaja. Tiba-tiba, tiga pria memanggil dan menodongkan pisau lipat ke arah korban.

Baca juga: Tangkap 12 Preman di Blok M, Polisi Temukan Sabu dan Senjata Tajam

"Tiga tersangka mengancam untuk meminta uang dan ponsel korban sehingga korban menyerahkan uang dan ponselnya," lanjut Argo.

Ketiga tersangka kemudian mencoba melarikan diri. Namun, sebelum melarikan diri, korban sempat terkena pukulan di bagian pipi kiri oleh tersangka. Kemudian, saat tersangka melarikan diri, korban berteriak meminta bantuan.

"Beruntung ada anggota polisi sedang melewati TKP dan mendengar ada yang meminta bantuan kemudian berbalik arah dan mengejar tersangka. Tidak jauh dari TKP terdapat pos lantas dan anggota yang berjaga di sana membantu menangkap satu pelaku," tutur Argo.

Baca juga: Kelakuan Anwari, Todong Satpam RS Pakai Pistol dan Pukuli Ketua RT

Pengejaran pelaku masih berlanjut hingga ke dalam komplek perumahan di sekitar TKP. Satu tersangka ternyata bersembunyi di dalam gorong-gorong perumahan tersebut.

" Polisi mengambil bambu panjang untuk mengeluarkan tersangka dari gorong-gorong. Kemudian tersangka yang bernama Agus tersebut menyerahkan diri," sebutnya.

Polisi pun menangkap satu tersangka lainnya. Caranya cukup unik, salah satu tersangka tersebut menelpon tersangka terakhir sehingga polisi berhasil melacak keberadaan tersangka tersebut.

"Ketiga teraangka kemudian diserahkan ke Polsek Metro Kebayoran Baru untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," tututrnya.


Komentar

Terkini Lainnya

PDI-P: SBY 'Playing Victim', Dihantui Cara Berpikirnya Sendiri

PDI-P: SBY "Playing Victim", Dihantui Cara Berpikirnya Sendiri

Nasional
Bertolak ke AS, Sandiaga Uno Akan Tinjau Teknologi Atasi Kemacetan

Bertolak ke AS, Sandiaga Uno Akan Tinjau Teknologi Atasi Kemacetan

Megapolitan
Kemenkumham: KPU Tak Berwenang Larang Eks Koruptor Jadi Caleg

Kemenkumham: KPU Tak Berwenang Larang Eks Koruptor Jadi Caleg

Nasional
Kembali Jadi Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil Kampanyekan Jangan Golput

Kembali Jadi Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil Kampanyekan Jangan Golput

Regional
Kemenkumham: PKPU Larangan Eks Koruptor Jadi Caleg Tak Berlaku jika Belum Diundangkan

Kemenkumham: PKPU Larangan Eks Koruptor Jadi Caleg Tak Berlaku jika Belum Diundangkan

Nasional
Ridwan Kamil dan Oded Kembali Pimpin Kota Bandung

Ridwan Kamil dan Oded Kembali Pimpin Kota Bandung

Regional
Polisi Serahkan ke Imigrasi 7 WNA Asal China yang Ditangkap di Perairan Kupang

Polisi Serahkan ke Imigrasi 7 WNA Asal China yang Ditangkap di Perairan Kupang

Regional
PNS Mabes Polri yang Selundupkan Sabu ke Rutan Suaminya Terlibat Kasus Ekstasi Jumbo

PNS Mabes Polri yang Selundupkan Sabu ke Rutan Suaminya Terlibat Kasus Ekstasi Jumbo

Megapolitan
Kemenhub Akan Bagikan 5000 Jaket Keselamatan untuk Operator Kapal di Danau Toba

Kemenhub Akan Bagikan 5000 Jaket Keselamatan untuk Operator Kapal di Danau Toba

Nasional
Mencari Pihak yang Bertanggung Jawab Atas Kaburnya 2 Tahanan Polres Jaktim...

Mencari Pihak yang Bertanggung Jawab Atas Kaburnya 2 Tahanan Polres Jaktim...

Megapolitan
Guru Asal Mesir Ditemukan Meninggal Dunia di Ponpes Pabelan Magelang

Guru Asal Mesir Ditemukan Meninggal Dunia di Ponpes Pabelan Magelang

Regional
Gerindra Soroti Pengurus Projo Terpilih Jadi Komisioner KPUD Padang Pariaman

Gerindra Soroti Pengurus Projo Terpilih Jadi Komisioner KPUD Padang Pariaman

Nasional
Sabu yang Diselundupkan PNS Mabes Polri Diduga Akan Digunakan Suaminya dan Tahanan Lain

Sabu yang Diselundupkan PNS Mabes Polri Diduga Akan Digunakan Suaminya dan Tahanan Lain

Megapolitan
PNS Mabes Polri yang Selundupkan Sabu ke Rutan Polda Metro Jadi Tersangka

PNS Mabes Polri yang Selundupkan Sabu ke Rutan Polda Metro Jadi Tersangka

Megapolitan
Mengetahui Asal-usul Nama Daerah di Jakarta Lewat Pameran di Ancol

Mengetahui Asal-usul Nama Daerah di Jakarta Lewat Pameran di Ancol

Megapolitan

Close Ads X