Bangun "Skybridge" Tanah Abang, Pemprov DKI Bantah Tak Koordinasi dengan PT KAI

Kompas.com - 13/06/2018, 17:18 WIB
Desain skybridge Tanah Abang, Jakarta Barat PD Pembangunan Sarana JayaDesain skybridge Tanah Abang, Jakarta Barat

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera membangun skybridge di atas Jalan Jatibaru, Jakarta Pusat, yang menghubungkan Stasiun Tanah Abang dengan Blok F.

Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, pihaknya sudah berusaha berkoordinasi dengan PT KAI.

"Siapa bilang? Kami sudah undang PT KAI untuk rapat, Dirlantas saja datang," kata Andri kepada Kompas.com, Rabu (13/6/2018).

Baca juga: DKI Mau Bangun Skybridge tetapi Belum Koordinasi dengan PT KAI

Andri mengatakan, PT KAI yang tidak menghadiri rapat.

Padahal instansi lain seperti Ombudsman dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sudah mau berkoordinasi dengan Pemprov DKI terkait pembangunan skybridge.

"Nanti saya bikin risalah, tanggal berapa saja kami undang dia rapat," ujarnya. 

Baca juga: Ada Pembangunan Skybridge, Jalan Jatibaru Bisa Ditutup 2,5 Bulan

Sebelumnya, Senior Manager Aset PT KAI Daerah Operasi I Jakarta Tanang mengatakan, pihaknya belum tahu desain skybridge yang akan bersinggungan dengan Stasiun Tanah Abang.

Ia mengaku DKI tidak pernah menyosialisasikan rencana matang ini ke PT KAI.

"Saya belum tahu, belum ada (sosialisasi ke PT KAI)," kata Tanang, Jumat (8/6/2018).

Baca juga: Pengerjaan Skybridge Tanah Abang Dilelang, Anggarannya Rp 35 Miliar

Tanang mengatakan, pihaknya mengetahui rencana pembangunan skybridge dari rapat beberapa bulan lalu dengan Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta.

Ia tidak mengetahui desain skybridge yang akan dibangun. Padahal, PT KAI juga berencana mengembangkan stasiun menjadi transit oriented development (TOD).

"Itu di-TOD-kan bersamaan, tidak boleh mengganggu (desain dan konstruksi)," ujar Tanang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dudung Abdurachman, Loper Koran Jadi Jenderal

Dudung Abdurachman, Loper Koran Jadi Jenderal

Megapolitan
UPDATE 24 November: Naik Terus, Jumlah Pasien Covid-19 di Depok 1.823 Orang

UPDATE 24 November: Naik Terus, Jumlah Pasien Covid-19 di Depok 1.823 Orang

Megapolitan
UPDATE 24 November: Bertambah 20 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 2.400

UPDATE 24 November: Bertambah 20 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 2.400

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Besar Jabodetabek Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Besar Jabodetabek Hujan Hari Ini

Megapolitan
Perkantoran Disebut Lokasi Rawan Pelanggaran Prokes

Perkantoran Disebut Lokasi Rawan Pelanggaran Prokes

Megapolitan
Anies: Rasio Tracing Covid-19 di Jakarta 1:12

Anies: Rasio Tracing Covid-19 di Jakarta 1:12

Megapolitan
Agustinus Panjat Tower Baliho Lagi, Polisi Sebut Itu Upaya Cari Sensasi

Agustinus Panjat Tower Baliho Lagi, Polisi Sebut Itu Upaya Cari Sensasi

Megapolitan
1 Camat dan 1 Kepala Dinas di Kota Bogor Positif Covid-19

1 Camat dan 1 Kepala Dinas di Kota Bogor Positif Covid-19

Megapolitan
Update 24 November: 273 Pasien Positif Covid-19 di Kota Tangerang Masih Dirawat

Update 24 November: 273 Pasien Positif Covid-19 di Kota Tangerang Masih Dirawat

Megapolitan
Anies: Pengerukan Waduk Pondok Ranggon Capai 80 Persen

Anies: Pengerukan Waduk Pondok Ranggon Capai 80 Persen

Megapolitan
Simpan Rp 800 Juta Uang Palsu Siap Edar, 2 Lansia Ditangkap

Simpan Rp 800 Juta Uang Palsu Siap Edar, 2 Lansia Ditangkap

Megapolitan
Satpol PP Jakbar Kumpulkan Rp 1,5 Miliar Denda dari Pelanggar Prokes

Satpol PP Jakbar Kumpulkan Rp 1,5 Miliar Denda dari Pelanggar Prokes

Megapolitan
Warga Tak Kooperatif, Polisi Sulit Cari Pelaku Tawuran di Johar Baru

Warga Tak Kooperatif, Polisi Sulit Cari Pelaku Tawuran di Johar Baru

Megapolitan
Ada Dugaan Pungli, Polisi-Satpol PP Turun Tangan Bagikan Bansos untuk Warga di Penjaringan

Ada Dugaan Pungli, Polisi-Satpol PP Turun Tangan Bagikan Bansos untuk Warga di Penjaringan

Megapolitan
23.000 Pelanggar Prokes Terjaring di Jakbar, 80 Persen Anak Muda

23.000 Pelanggar Prokes Terjaring di Jakbar, 80 Persen Anak Muda

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X