Proyek Skybridge Tanah Abang Mulai Dilelang, Nilainya Rp 35,1 Miliar

Kompas.com - 13/06/2018, 17:46 WIB
Desain skybridge Tanah AbangDokumentasi PD Pembangunan Sarana Jaya Desain skybridge Tanah Abang

JAKARTA, KOMPAS.com - PD Pembangunan Sarana Jaya tengah melelang pembangunan skybridge atau jembatan penghubung antara gedung Tanah Abang. Laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sarana Jaya menyebutkan, pekerjaan konstruksi design & build dilelang dengan nilai paket Rp 35,1 miliar.

Hingga Rabu (13/6/2018) siang, terlihat sudah ada tujuh peserta lelang yang namanya disembunyikan.

Selain paket pekerjaan konstruksi, Sarana Jaya juga melelang jasa konsultan pengawasan konstruksi dengan nilai Rp 993 juta. Syaratnya, harus sudah berpengalaman, mengantongi Sertifikat Manajemen Mutu ISO 9001:2008 dan Sertifikat Manajemen Keselamatan Kerja (SMK3) atau OHSAS 18001:2007.

Baca juga: Bangun Skybridge Tanah Abang, Pemprov DKI Bantah Tak Koordinasi dengan PT KAI

Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory Pinontoan mengatakan, lelang akan dibuka hingga 24 Juni 2018.

"Diharapkan setelah Lebaran sudah dapat pemenangnya. Target kami tanggal 3 Agustus bisa dilakukan pengerjaan, persiapan secara fisik. Target kami juga 15 Oktober sudah bisa selesai," kata Yoory, Jumat lalu.

Skybridge yang dirancang membentang di atas Jalan Jatibaru merupakan bagian dari program penataan tahap dua kawasan Tanah Abang. Skybridge itu juga menjadi solusi atas penataan tahap pertama Pemprov DKI yang menutup Jalan Jatibaru.

Penutupan jalan itu sempat menuai protes dari Polda Metro Jaya dan Ombudsman RI. Kedua instansi itu memberi kelonggaran kepada Pemprov setelah dipastikan skybridge akan dibangun dan Jalan Jatibaru dibuka kembali.

Pendanaan skybridge akan ditalangi oleh kas PD Pembangunan Sarana Jaya. DKI akan menggantinya lewat penyertaan modal ke Sarana Jaya di APBD Perubahan 2018.


Terkini Lainnya

Boeing 737 MAX Milik Southwest Airlines Mendarat Darurat di Orlando

Boeing 737 MAX Milik Southwest Airlines Mendarat Darurat di Orlando

Internasional
Lawan Korupsi, Parpol Bisa Apa?

Lawan Korupsi, Parpol Bisa Apa?

Nasional
Wagub Sumut: Ekspor Jangan Hanya Menguntungkan Eksportir

Wagub Sumut: Ekspor Jangan Hanya Menguntungkan Eksportir

Regional
Copot Baju dan Baret, Relawan Prabowo-Sandi Beralih Dukung Jokowi

Copot Baju dan Baret, Relawan Prabowo-Sandi Beralih Dukung Jokowi

Regional
Teriakan Bocah 9 Tahun yang Lolos dari Pembunuh Calon Pendeta di OKI: Tolong Tante Diculik

Teriakan Bocah 9 Tahun yang Lolos dari Pembunuh Calon Pendeta di OKI: Tolong Tante Diculik

Regional
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin di Jaksel dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin di Jaksel dan Jaktim

Megapolitan
Fadli Zon: Jokowi Merasa Difitnah, Padahal yang Lebih Banyak Dituduh Prabowo

Fadli Zon: Jokowi Merasa Difitnah, Padahal yang Lebih Banyak Dituduh Prabowo

Nasional
[POPULER INTERNASIONAL] ISIS Tembak Mati SDF | Israel Serang Hamas

[POPULER INTERNASIONAL] ISIS Tembak Mati SDF | Israel Serang Hamas

Internasional
Peneliti LSI Denny JA: Dinamika Politik hingga 'Error' Jadi Penyebab Hasil Survei Berbeda-beda

Peneliti LSI Denny JA: Dinamika Politik hingga "Error" Jadi Penyebab Hasil Survei Berbeda-beda

Nasional
Risma: Kita Harus Datang ke TPS dan Tentukan Pilihan Kita

Risma: Kita Harus Datang ke TPS dan Tentukan Pilihan Kita

Regional
Peneliti Litbang Kompas: Hasil Survei Masih dalam Rentang 'Margin of Error' Lembaga Lain

Peneliti Litbang Kompas: Hasil Survei Masih dalam Rentang "Margin of Error" Lembaga Lain

Nasional
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembacokan Sejumlah Warga Sawah Besar

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembacokan Sejumlah Warga Sawah Besar

Megapolitan
Menkominfo: Sebagian Pegawai Desa Gunakan Internet untuk Main Game

Menkominfo: Sebagian Pegawai Desa Gunakan Internet untuk Main Game

Regional
Bawaslu: Pemantau Asing Bukan Hal yang Luar Biasa

Bawaslu: Pemantau Asing Bukan Hal yang Luar Biasa

Nasional
Ternyata, Ada Bungker yang Tembus ke Stasiun Tambun di Gedung Juang

Ternyata, Ada Bungker yang Tembus ke Stasiun Tambun di Gedung Juang

Megapolitan

Close Ads X