Pasar Seni Ancol Akan Disulap Jadi Kampung Betawi

Kompas.com - 13/06/2018, 17:59 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memberikan sambutan pada peresmian Pusat Oleh-oleh Kebudayaan Betawi di Pasar Seni, Ancol, Rabu (13/6/2018).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memberikan sambutan pada peresmian Pusat Oleh-oleh Kebudayaan Betawi di Pasar Seni, Ancol, Rabu (13/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar Seni di kawasan wisata Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, akan disulap menjadi pusat kebudayaan Betawi yang bernama Kampung Betawi.

"Kami ingin nanti membuat Rumah Betawi yang bagus di sini. Jadi menjadi pusatnya untuk berbagai macam kegiatan yang sifatnya mengangkat budaya Betawi," kata Direktur Utama PT Pembagunan Jaya Ancol Paul Tehusijarana di Pasar Seni, Rabu (13/6/2018).

Paul menuturkan, rencana pembangunan Kampung Betawi muncul karena tidak adanya destinasi wisata di kawasan Ancol yang mengangkat kebudayaan Betawi.

Atraksi seni dan kebudayaan yang akan dipamerkan di Kampung Betawi antara lai musik khas Betawi, Palang Pintu, dan Batik Betawi.

Baca juga: Seru! Main Bola sampai Ondel-ondel Dalam Air di Sea World Ancol

"Kalian tahu gak, batik betawi itu ada 30 lebih motif. Batik betawi kan orang banyak gak tahu. Nah kami ingin di sini ada, buat mengenalkan," kata Paul.

Menurut Paul, pembangunan Kampung Betawi akan dilakukan secara mandiri oleh Ancol tanpa bantuan Pemprov DKI Jakarta.

Ia menargetkan, Kampung Betawi dapat terealisasi pada semester pertama 2019 dan kini sedang dalam tahap perencanaaan.

"Sekarang kami lagi tuntaskan desain arsitekturnya seperti apa. Kan kami juga pengen atur flow-nya, ada cerita supaya orang tertarik datang ke sini," kata Paul.


Ia mengatakan, kawasan Pasar Seni dalam beberapa tahun terakhir terasa sepi. Karena itu, konsep Kampung Betawi diharapkan dapat kembali menggairahkan aktivitas di Pasar Seni.


Terkini Lainnya

Boeing 737 MAX Milik Southwest Airlines Mendarat Darurat di Orlando

Boeing 737 MAX Milik Southwest Airlines Mendarat Darurat di Orlando

Internasional
Lawan Korupsi, Parpol Bisa Apa?

Lawan Korupsi, Parpol Bisa Apa?

Nasional
Wagub Sumut: Ekspor Jangan Hanya Menguntungkan Eksportir

Wagub Sumut: Ekspor Jangan Hanya Menguntungkan Eksportir

Regional
Copot Baju dan Baret, Relawan Prabowo-Sandi Beralih Dukung Jokowi

Copot Baju dan Baret, Relawan Prabowo-Sandi Beralih Dukung Jokowi

Regional
Teriakan Bocah 9 Tahun yang Lolos dari Pembunuh Calon Pendeta di OKI: Tolong Tante Diculik

Teriakan Bocah 9 Tahun yang Lolos dari Pembunuh Calon Pendeta di OKI: Tolong Tante Diculik

Regional
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin di Jaksel dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin di Jaksel dan Jaktim

Megapolitan
Fadli Zon: Jokowi Merasa Difitnah, Padahal yang Lebih Banyak Dituduh Prabowo

Fadli Zon: Jokowi Merasa Difitnah, Padahal yang Lebih Banyak Dituduh Prabowo

Nasional
[POPULER INTERNASIONAL] ISIS Tembak Mati SDF | Israel Serang Hamas

[POPULER INTERNASIONAL] ISIS Tembak Mati SDF | Israel Serang Hamas

Internasional
Peneliti LSI Denny JA: Dinamika Politik hingga 'Error' Jadi Penyebab Hasil Survei Berbeda-beda

Peneliti LSI Denny JA: Dinamika Politik hingga "Error" Jadi Penyebab Hasil Survei Berbeda-beda

Nasional
Risma: Kita Harus Datang ke TPS dan Tentukan Pilihan Kita

Risma: Kita Harus Datang ke TPS dan Tentukan Pilihan Kita

Regional
Peneliti Litbang Kompas: Hasil Survei Masih dalam Rentang 'Margin of Error' Lembaga Lain

Peneliti Litbang Kompas: Hasil Survei Masih dalam Rentang "Margin of Error" Lembaga Lain

Nasional
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembacokan Sejumlah Warga Sawah Besar

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembacokan Sejumlah Warga Sawah Besar

Megapolitan
Menkominfo: Sebagian Pegawai Desa Gunakan Internet untuk Main Game

Menkominfo: Sebagian Pegawai Desa Gunakan Internet untuk Main Game

Regional
Bawaslu: Pemantau Asing Bukan Hal yang Luar Biasa

Bawaslu: Pemantau Asing Bukan Hal yang Luar Biasa

Nasional
Ternyata, Ada Bungker yang Tembus ke Stasiun Tambun di Gedung Juang

Ternyata, Ada Bungker yang Tembus ke Stasiun Tambun di Gedung Juang

Megapolitan

Close Ads X