Polisi Sita Puluhan Amunisi Senjata dari Penumpang Bus di Aceh Utara - Kompas.com

Polisi Sita Puluhan Amunisi Senjata dari Penumpang Bus di Aceh Utara

Kompas.com - 14/06/2018, 16:47 WIB
Ilustrasi peluruRockatansky Ilustrasi peluru

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Tim Polres Aceh Utara menangkap seorang pria berinisial M (43) dalam sebuah razia kendaraan bermotor di Kompleks Terminal Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (13/6//2018) malam.

Pria asal Desa Paya Gajah, Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur itu membawa 17 proyektil senjata api dan 29 buah slonsong dan amunisi aktif.

Kasat Lantas Polres Aceh Utara, Iptu Sandy Titah Nugraha, Kamis, menyebutkan, razia tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan tes urine terhadap para sopir angkutan Lebaran tahun ini di terminal itu.

“Awalnya kami periksa sopir mobil angkutan penumpang L300, RS (43), di Terminal Lhoksukon. Setelah itu, kami periksa seluruh barang bawaan penumpang, seorang penumpang duduk paling belakang diketahui membawa amunisi,” kata Iptu Titah.

Baca juga: Hendak ke Mako Brimob, 4 Terduga Teroris di Tambun Bawa Sangkur, Golok, Paku Tembak, hingga Amunisi

Belum diketahui motif pria yang membawa amunisi tersebut. Saat ini, pria tersebut ditahan di Mapolres Aceh Utara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Barang bukti lain yang disita dari pria itu yakni tas ransel hitam, dompet dan handphone.

Dalam razia itu, ditemukan juga seorang sopir angkutan berinisial HF (39), sopir L300, asal Desa Baro, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur yang positif mengonsumsi narkoba.

“Tes urine pada 50 sopir, satu diantaranya positif mengonsumsi narkoba jenis sabu. Khusus untuk ini ditangani oleh reserse narkoba, dan dia kami larang mengemudikan mobil. Jadi pengusaha bus mengganti sopirnya malam itu juga,” kata dia.


Komentar

Terkini Lainnya

PDI-P: SBY 'Playing Victim', Dihantui Cara Berpikirnya Sendiri

PDI-P: SBY "Playing Victim", Dihantui Cara Berpikirnya Sendiri

Nasional
Bertolak ke AS, Sandiaga Uno Akan Tinjau Teknologi Atasi Kemacetan

Bertolak ke AS, Sandiaga Uno Akan Tinjau Teknologi Atasi Kemacetan

Megapolitan
Kemenkumham: KPU Tak Berwenang Larang Eks Koruptor Jadi Caleg

Kemenkumham: KPU Tak Berwenang Larang Eks Koruptor Jadi Caleg

Nasional
Kembali Jadi Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil Kampanyekan Jangan Golput

Kembali Jadi Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil Kampanyekan Jangan Golput

Regional
Kemenkumham: PKPU Larangan Eks Koruptor Jadi Caleg Tak Berlaku jika Belum Diundangkan

Kemenkumham: PKPU Larangan Eks Koruptor Jadi Caleg Tak Berlaku jika Belum Diundangkan

Nasional
Ridwan Kamil dan Oded Kembali Pimpin Kota Bandung

Ridwan Kamil dan Oded Kembali Pimpin Kota Bandung

Regional
Polisi Serahkan ke Imigrasi 7 WNA Asal China yang Ditangkap di Perairan Kupang

Polisi Serahkan ke Imigrasi 7 WNA Asal China yang Ditangkap di Perairan Kupang

Regional
PNS Mabes Polri yang Selundupkan Sabu ke Rutan Suaminya Terlibat Kasus Ekstasi Jumbo

PNS Mabes Polri yang Selundupkan Sabu ke Rutan Suaminya Terlibat Kasus Ekstasi Jumbo

Megapolitan
Kemenhub Akan Bagikan 5000 Jaket Keselamatan untuk Operator Kapal di Danau Toba

Kemenhub Akan Bagikan 5000 Jaket Keselamatan untuk Operator Kapal di Danau Toba

Nasional
Mencari Pihak yang Bertanggung Jawab Atas Kaburnya 2 Tahanan Polres Jaktim...

Mencari Pihak yang Bertanggung Jawab Atas Kaburnya 2 Tahanan Polres Jaktim...

Megapolitan
Guru Asal Mesir Ditemukan Meninggal Dunia di Ponpes Pabelan Magelang

Guru Asal Mesir Ditemukan Meninggal Dunia di Ponpes Pabelan Magelang

Regional
Gerindra Soroti Pengurus Projo Terpilih Jadi Komisioner KPUD Padang Pariaman

Gerindra Soroti Pengurus Projo Terpilih Jadi Komisioner KPUD Padang Pariaman

Nasional
Sabu yang Diselundupkan PNS Mabes Polri Diduga Akan Digunakan Suaminya dan Tahanan Lain

Sabu yang Diselundupkan PNS Mabes Polri Diduga Akan Digunakan Suaminya dan Tahanan Lain

Megapolitan
PNS Mabes Polri yang Selundupkan Sabu ke Rutan Polda Metro Jadi Tersangka

PNS Mabes Polri yang Selundupkan Sabu ke Rutan Polda Metro Jadi Tersangka

Megapolitan
Mengetahui Asal-usul Nama Daerah di Jakarta Lewat Pameran di Ancol

Mengetahui Asal-usul Nama Daerah di Jakarta Lewat Pameran di Ancol

Megapolitan

Close Ads X