Pengunjung Membeludak, Pengelola RagunanTempatkan Petugas di Setiap Kandang Satwa

Kompas.com - 18/06/2018, 19:13 WIB
Pengunjung padati Taman Margasatwa Ragunan, Senin (18/6/2018) KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELAPengunjung padati Taman Margasatwa Ragunan, Senin (18/6/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Taman Margasatwa Ragunan dipadati pengunjung selama libur Lebaran. Banyaknya pengunjung membuat pihak pengelola lebih ekstra menjaga setiap kandang satwa.

"Untuk keamanan satwa, ditugaskan petugas di setiap kandang untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Ketut Widasana, Kepala Satuan Pelaksana Promosi dan Pengembangan Masyarakat Taman Margasatwa Ragunan saat ditemui Kompas.com, Senin (18/6/2018).

Ketut melanjutkan, penjagaan tersebut untuk mengantisipasi adanya pengunjung yang nakal, seperti memberi makanan kepada satwa, mengganggu satwa, atau melempar benda-benda ke dalam kandang.

Baca juga: Ramainya Ragunan pada Libur Lebaran, Warga Piknik di Bawah Pohon


Ketut menambahkan, satwa yang paling banyak diminati pengunjung pada libur Lebaran ini adalah kandang jerapah, Gajah, gorila, dan pusat primata. 

"Itu titik keramaian. Tapi hampir setiap area, setiap titik, ramai pengunjungnya," tambah Ketut.

Objek Wisata Ragunan, Senin (18/6/2018)KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELA Objek Wisata Ragunan, Senin (18/6/2018)

Berdasarkan pantauan Kompas.com Senin (18/6/2018), antrean pengunjung yang ingin masuk ke Ragunan telah terlihat dari Halte Transjakarta Departemen Pertanian hingga pintu masuk Ragunan.

Baca juga: Pengunjung Meningkat, Sampah Berserakan di Taman Margasatwa Ragunan

Saat memasuki area wisata Ragunan, kepadatan wisatawan terlihat hampir di setiap titik seperti area taman di mana para pengunjung memilih beristirahat menggunakan alas atau tikar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harus Rampung Pertengahan Desember, Proyek Saluran Air di Jaktim Capai 85 Persen

Harus Rampung Pertengahan Desember, Proyek Saluran Air di Jaktim Capai 85 Persen

Megapolitan
Petugas Damkar Masih Berupaya Padamkan Api di Lantai 5 Mal Lokasari Square

Petugas Damkar Masih Berupaya Padamkan Api di Lantai 5 Mal Lokasari Square

Megapolitan
Soal Temuan Ganja Dalam Koper di Ruang UKM, Universitas Pancasila Akui Kecolongan

Soal Temuan Ganja Dalam Koper di Ruang UKM, Universitas Pancasila Akui Kecolongan

Megapolitan
Dituding Ada Upaya Penyelundupan karena Banjir Proyek, Dirut Jakpro Minta Pembuktian

Dituding Ada Upaya Penyelundupan karena Banjir Proyek, Dirut Jakpro Minta Pembuktian

Megapolitan
Tahun Depan MRT Ditargetkan Akan Terintegrasi dengan Transjakarta

Tahun Depan MRT Ditargetkan Akan Terintegrasi dengan Transjakarta

Megapolitan
Kebakaran Mal Lokasari Square Jadi Tontonan Warga Sekitar

Kebakaran Mal Lokasari Square Jadi Tontonan Warga Sekitar

Megapolitan
Polisi Sebut Saksi Alami Efek Samping Pascaoperasi Ilegal di Salon PIK

Polisi Sebut Saksi Alami Efek Samping Pascaoperasi Ilegal di Salon PIK

Megapolitan
Ganja Dalam Koper Ditemukan di Ruang UKM Kesehatan Universitas Pancasila

Ganja Dalam Koper Ditemukan di Ruang UKM Kesehatan Universitas Pancasila

Megapolitan
BERITA FOTO: Ngeri, Perlintasan Tanpa Palang di Stasiun Ancol

BERITA FOTO: Ngeri, Perlintasan Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Berita Foto
Mulai Besok Tol Kunciran-Serpong Bisa Dilintasi Gratis Selama 2 Minggu

Mulai Besok Tol Kunciran-Serpong Bisa Dilintasi Gratis Selama 2 Minggu

Megapolitan
Bukan Pemprov, Mengapa Komisi C DPRD DKI Bela Anggaran Komputer yang Dipertanyakan PSI?

Bukan Pemprov, Mengapa Komisi C DPRD DKI Bela Anggaran Komputer yang Dipertanyakan PSI?

Megapolitan
Selain Ivan Gunawan, Polisi Telah Periksa Empat Pelanggan Salon Ilegal di PIK

Selain Ivan Gunawan, Polisi Telah Periksa Empat Pelanggan Salon Ilegal di PIK

Megapolitan
PT MRT Jakarta Luncurkan 300.000 Multi Trip Ticket

PT MRT Jakarta Luncurkan 300.000 Multi Trip Ticket

Megapolitan
40 Persen Kontraktor yang Tangani Proyek Saluran Air di Jaktim Dapat Rapor Merah

40 Persen Kontraktor yang Tangani Proyek Saluran Air di Jaktim Dapat Rapor Merah

Megapolitan
Polisi Sebut Tidak Ada Tanda Pencurian Kabel PLN pada Kasus Bocah Tewas Tersetrum

Polisi Sebut Tidak Ada Tanda Pencurian Kabel PLN pada Kasus Bocah Tewas Tersetrum

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X