H+2 Lebaran, Volume Kendaraan di Gerbang Tol Cikarang Utama Meningkat 61 Persen

Kompas.com - 18/06/2018, 19:54 WIB
Gerbang Tol Cikarang Utama pada Kamis (14/6/2018) siang. Tampak kondisi lalu lintas lancar. Dokumentasi PT Jasa Marga (Persero) Tbk Gerbang Tol Cikarang Utama pada Kamis (14/6/2018) siang. Tampak kondisi lalu lintas lancar.

JAKARTA, KOMPAS.com - Customer & Employee Relations Assistant Manager PT Jasa Marga, Panji Satriya menyebutkan terjadi peningkatan lalu lintas arus balik di gerbang Tol Cikarang Utama pada H+2 Lebaran Hari Raya Idul Fitri, Senin (18/6/2018).

"Hari ini, pada H+2 perayaan Hari Raya Idul Fitri 1439 H diperkirakan terjadi peningkatan yang cukup signifikan pada volume lalu lintas yang melewati GT Cikarang Utama arah Jakarta, yaitu mencapai 99.000 kendaraan," kata Panji dalam keterangannya, Senin.

Peningkatan terpantau hingga pukul 13.00 WIB dengan 35.000 kendaraan yang melintas hingga 61 persen dari volume lalu lintas normal yakni 22.000 kendaraan.

Sementara berdasarkan pantauan gabungan dari 17-18 Juni 2018 pukul 05.00 WIB, terdapat 90.000 kendaraan melintas di gerbang Tol Cikarang Utama. Jumlah kendaraan meningkat 12,91 persen dari volume lalu lintas normal.

Baca juga: Polisi Terapkan Contraflow di KM 47 Tol Cikampek Arah Jakarta

"Peningkatan ini menggambarkan bahwa masyarakat secara bertahap telah kembali menuju Jakarta dan sekitarnya," kata Panji.

PT Jasa Marga menilai persebaran volume lalu lintas diprediksi karena libur Hari Raya Idul Fitri akan segera berakhir. Libur para pekerja kantoran umumnya berakhir pada 20 Juni, sedangkan libur sekolah pada 24 Juni.

"Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol yang hendak melakukan perjalanan balik untuk mengatur waktu keberangkatan guna menghindari kepadatan lalu lintas," tambahnya.

Baca juga: 25 Mesin Pengisian Saldo E-Tol Disediakan di Pintu Tol Cikarang Utama

Selain itu, pengguna jalan disarankan untuk memastikan kecukupan saldo kartu uang elektronik sebelum memasuki gerbang tol. Layanan top up terdapat di gerbang Tol Cikarang Utama dengan 25 alat yang telah disediakan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

Megapolitan
Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Megapolitan
Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Megapolitan
Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Megapolitan
Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Megapolitan
Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Megapolitan
Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Megapolitan
FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

Megapolitan
Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Megapolitan
MER-C Sebut Rizieq Shihab Dapat Perlakuan Tak Beretika dari Bima Arya

MER-C Sebut Rizieq Shihab Dapat Perlakuan Tak Beretika dari Bima Arya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X