Jadwal KA Bandara dari Bekasi Ditambah bila Jalur Dwi-Ganda Selesai

Kompas.com - 19/06/2018, 14:25 WIB
Direktur Utama PT Railink Heru Kuswanto memberikan keterangan kepada pers di Stasiun Bekasi, Selasa (19/6/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DDirektur Utama PT Railink Heru Kuswanto memberikan keterangan kepada pers di Stasiun Bekasi, Selasa (19/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Railink membuka peluang ditambahnya jadwal keberangkatan dan kedatangan KA Bandara dari Stasiun Bekasi yang kini baru ada empat jadwal keberangkatan dan kedatangan.

Direktur Utama PT Railink Heru Kuswanto mengatakan, penambahan tersebut dapat dilakukan bila proyek double-double track atau jalur dwi-ganda hingga Stasiun Manggarai selesai.

"Ini kan sedang proses pembangunan untuk proyek double-double track. Kalau sudah jadi akan lebih bagus. Artinya kapasitas meningkat dan kami ada kesempatan untuk menambah," kata Heru di Stasiun Bekasi, Selasa (19/6/2018).

Baca juga: KA Bandara Incar Pangsa Pasar Bekasi dan Penumpang KA Jarak Jauh

Menurut Heru, bila proyek double-double track telah selesai KA Bandara juga dipastikan tidak akan menganggu perjalanan KRL Commuter Line. Sebab, KA Bandara akan melewati jalur yang digunakan oleh KA Jarak Jauh yang notabene frekuensinya jauh lebih rendah ketimbang KRL Commuter Line.

"Kalau pun nanti diizinkan nanti kikami ta pakai jalur KA Jarak Jauh karena tidak sepadat KRL kan, kitkami a pakai sisa-sisanya karena KRL akan terus tumbuh," kata dia.

Proyek double-double track membentang sepanjang Bekasi hingga Manggarai. Proyek tersebut dikerjakan oleh Kementerian Perhubungan dan ditargetkan selesai pada 2019.

Hari ini, operasional KA Bandara resmi diperpanjang hingga Stasiun Bekasi. Perjalanan dari Stasiun Bekasi ke Stasiun Bandara Soekarno-Hatta dan sebaliknya diperkirakan memakan waktu 80 menit.

Baca juga: Railink Pastikan KA Bandara Tak Ganggu Jalur Stasiun Bekasi



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Daftar Kekayaan Para Kandidat di Pilkada Depok, Ada yang Mengaku Tak Punya Mobil

Ini Daftar Kekayaan Para Kandidat di Pilkada Depok, Ada yang Mengaku Tak Punya Mobil

Megapolitan
Insentif Tenaga Medis di Bekasi Dijanjikan Cair Awal Oktober

Insentif Tenaga Medis di Bekasi Dijanjikan Cair Awal Oktober

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

Megapolitan
Bogor Dilanda Hujan Es, Warga Kaget karena Mengira Batu Jatuh dari Langit

Bogor Dilanda Hujan Es, Warga Kaget karena Mengira Batu Jatuh dari Langit

Megapolitan
Maju di Pilkada Tangsel, Harta Kekayaan Pilar Saga Ichsan Lebih dari Rp 28 Miliar

Maju di Pilkada Tangsel, Harta Kekayaan Pilar Saga Ichsan Lebih dari Rp 28 Miliar

Megapolitan
Anggaran Dinas SDA DKI Dipangkas untuk Covid-19, Pembebasan Lahan untuk Penanganan Banjir Terhambat

Anggaran Dinas SDA DKI Dipangkas untuk Covid-19, Pembebasan Lahan untuk Penanganan Banjir Terhambat

Megapolitan
Pohon Tumbang di Bogor, 4 Sepeda Motor Milik Ojol Rusak

Pohon Tumbang di Bogor, 4 Sepeda Motor Milik Ojol Rusak

Megapolitan
Praktik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat Dilakukan Dokter Abal-abal

Praktik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat Dilakukan Dokter Abal-abal

Megapolitan
Pemkot Jakut Siapkan 10 Pompa Jelang Musim Hujan

Pemkot Jakut Siapkan 10 Pompa Jelang Musim Hujan

Megapolitan
Raup Untung Rp 10 Juta Sehari, Begini Pembagian Komisi Pelaku Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat

Raup Untung Rp 10 Juta Sehari, Begini Pembagian Komisi Pelaku Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat

Megapolitan
Dua Motor Tabrakan di Fatmawati, Seorang Pengendara Patah Tulang

Dua Motor Tabrakan di Fatmawati, Seorang Pengendara Patah Tulang

Megapolitan
Selama Pandemi, Grab Layani Lebih dari 26 Juta Kilometer Perjalanan

Selama Pandemi, Grab Layani Lebih dari 26 Juta Kilometer Perjalanan

Megapolitan
Pasien Sembuh dari Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.105 Orang

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.105 Orang

Megapolitan
Warga Bogor Temukan Mayat di Emperan Warung, Diduga Tunawisma

Warga Bogor Temukan Mayat di Emperan Warung, Diduga Tunawisma

Megapolitan
Pilkada Tangsel di Tengah Pandemi Covid-19, Benyamin-Pilar Maksimalkan Kampanye Secara Online

Pilkada Tangsel di Tengah Pandemi Covid-19, Benyamin-Pilar Maksimalkan Kampanye Secara Online

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X