Kompas.com - 20/06/2018, 07:31 WIB
KA Bandara Soekarno-Hatta tiba di Stasiun Bekasi, Selasa (19/8/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKA Bandara Soekarno-Hatta tiba di Stasiun Bekasi, Selasa (19/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - KA Bandara Soekarno-Hatta beroperasi hingga Stasiun Bekasi, Jawa Barat, mulai Selasa (19/6/2018).

Setiap hari, akan ada empat jadwal keberangkatan dari Stasiun Bekasi menuju begitu pula sebaliknya. Waktu tempuh perjalanan diperkirakan hanya memakan 80 menit dengan tarif sebesar Rp 70.000.

Baca juga: Naik Kereta Bandara, dari Bekasi ke Soekarno-Hatta Hanya 1,5 Jam

Direktur Utama PT Railink Heru Kuswanto menyatakan, perpanjangan operasional KA Bandara hingga Stasiun Bekasi dilakukan guna menyasar pasar warga Bekasi dan pengguna KA Jarak Jauh.

"Kita harapkan bisa menjadi tambahan alternatif bagi masyarakat Bekasi dan penumpang KA Jarak Jauh untuk mengakses ke Bandara Soetta dengan angkutan publik berbasis rel," kata Heru di Stasiun Bekasi, Selasa (19/6/2018).

Seorang penumpang tengah membeli tiket KA Bandara melalui mesin penjual di Stasiun Bekasi, Selasa (19/6/2018).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Seorang penumpang tengah membeli tiket KA Bandara melalui mesin penjual di Stasiun Bekasi, Selasa (19/6/2018).
Heru menuturkan, hingga kemarin belum ada moda transportasi berbasis rel yang menghubungkan Bekasi dan Bandara Soekarno-Hatta. Akibatnya, masyarakat mesti melewati tol dalam kota yang lalu lintasnya sulit ditebak.

Oleh karena itu, perpanjangan operasional KA Bandada pun disambut positif oleh sejumlah warga.

Baca juga: Ini Jadwal KA Bandara Soetta dari Stasiun Bekasi

Windi, salah seorang penumpang, mengaku gembira dengan kehadiran KA Bandara ini karena perjalanan ke bandara akan lebih cepat dan efisien ketimbang melalui jalan tol.

"Saya senang sekali karena kami suka ke bandara naik kereta daripada naik taksi online atau taksi. Kami bisa dari rumah dekat sini langsung deh ke bandara, jadi lebih efisien," kata Windi.

Tak ganggu jadwal Commuter Line

Perpanjangan operasional KA Bandara hingga Stasiun Bekasi sempat dikhawatirkan mengganggu perjalanan KRL Commuter Line.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran 9 Kios di Pasar Rebo, Bermula dari Pedagang Tinggalkan Warung Saat Kompor Menyala

Kebakaran 9 Kios di Pasar Rebo, Bermula dari Pedagang Tinggalkan Warung Saat Kompor Menyala

Megapolitan
88 dari 90 Sekolah yang Ditutup akibat Temuan Kasus Covid-19 Sudah Dibuka Kembali

88 dari 90 Sekolah yang Ditutup akibat Temuan Kasus Covid-19 Sudah Dibuka Kembali

Megapolitan
Polda Metro Jaya Pulangkan 98 Karyawan Pinjol Ilegal di PIK

Polda Metro Jaya Pulangkan 98 Karyawan Pinjol Ilegal di PIK

Megapolitan
Wagub DKI Anggap Wajar Studi Banding Panitia Formula E ke Arab Saudi

Wagub DKI Anggap Wajar Studi Banding Panitia Formula E ke Arab Saudi

Megapolitan
Trotoar di Kebayoran Baru Diduga Diubah Tanpa Izin

Trotoar di Kebayoran Baru Diduga Diubah Tanpa Izin

Megapolitan
Ikan Bandeng di Pasar Malam Rawa Belong Dipanen Khusus untuk Perayaan Imlek

Ikan Bandeng di Pasar Malam Rawa Belong Dipanen Khusus untuk Perayaan Imlek

Megapolitan
Tradisi Keluarga Betawi Saat Imlek, Berikan Ikan Bandeng ke Orangtua dan Mertua

Tradisi Keluarga Betawi Saat Imlek, Berikan Ikan Bandeng ke Orangtua dan Mertua

Megapolitan
UPDATE 28 Januari: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 653

UPDATE 28 Januari: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 653

Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Penyebaran Berita Bohong Terkait Kasus Dua Penjambret Tewas Ditabrak

Polisi Selidiki Dugaan Penyebaran Berita Bohong Terkait Kasus Dua Penjambret Tewas Ditabrak

Megapolitan
Polisi Cari Pria yang Pura-pura Tertabrak dan Adang Mobil di Pasar Rebo

Polisi Cari Pria yang Pura-pura Tertabrak dan Adang Mobil di Pasar Rebo

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Sebut Studi Banding Formula E Tak Perlu ke Arab Saudi, Cukup ke Mandalika

Anggota DPRD DKI Sebut Studi Banding Formula E Tak Perlu ke Arab Saudi, Cukup ke Mandalika

Megapolitan
Polisi Selidiki Video Pria Pura-pura Tertabrak Mobil, Diduga Hendak Memeras

Polisi Selidiki Video Pria Pura-pura Tertabrak Mobil, Diduga Hendak Memeras

Megapolitan
Pasar Malam Ikan Bandeng di Rawa Belong Diserbu Warga Jelang Imlek

Pasar Malam Ikan Bandeng di Rawa Belong Diserbu Warga Jelang Imlek

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Epidemiolog: Jakarta Harusnya Terapkan PPKM Lebih Ketat

Kasus Covid-19 Melonjak, Epidemiolog: Jakarta Harusnya Terapkan PPKM Lebih Ketat

Megapolitan
Polisi Hentikan Penyidikan Penjambretan di Tebet karena Pelaku Tewas Ditabrak Korban

Polisi Hentikan Penyidikan Penjambretan di Tebet karena Pelaku Tewas Ditabrak Korban

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.