Polisi: Buaya Muara Baru Muncul di Dermaga Pondok Dayung, Belum Ada Laporan di Tempat Lain

Kompas.com - 20/06/2018, 16:20 WIB
Ditpolair Polri gelar patroli cari buaya muara di Pondok Dayung dan Ancol, Minggu (17/6/2018) STANLY RAVELDitpolair Polri gelar patroli cari buaya muara di Pondok Dayung dan Ancol, Minggu (17/6/2018)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Polisi Air Baharkam Polri membantah kabar yang menyebut buaya muara muncul di sejumlah tempat di pesisir Teluk Jakarta.

Kepala Seksi Pertolongan dan Penyelamatan Ditpolair Baharkam Polri Kompol Faried menyatakan, pihaknya belum menerima laporan mengenai adanya buaya di kawasan Pantai Mutiara dan Muara Gembong.

"Itu baru berita-berita saja, kita juga belum memastikan ada di sana. Memang berita beredar di mana-mana, tetapi belum ada laporan dari masyarakat ke kita juga mengenai kemunculan di daerah-daerah itu," kata Faried saat dihubungi, Rabu (20/6/2018).

Baca juga: Dinas KPKP Siapkan Obat Bius untuk Tangkap Buaya di Teluk Jakarta

Faried menyampaikan, pihaknya juga belum bisa memastikan kabar kemunculan buaya di Pintu Air Weir 3 Banjir Kanal Timur Marunda pada Senin (18/6/2018) lalu.

Menurut dia, video amatir mengenai kemunculan buaya yang tersebar melalui media sosial belum teruji validitasnya.

Ia pun memastikan bahwa buaya tersebut baru muncul di sekitar Dermaga Pondok Dayung saja.

Kendati demikian, kata Faried, polisi terus melaksanakan patroli di perairan Teluk Jakarta. "Ada buaya atau tidak kita akan tetap patroli untuk pengamanan," kata dia. 

Baca juga: Perburuan Buaya Belum Berujung di Teluk Jakarta

Sebelumnya beredar kabar di sejumlah media massa yang menyebutkan buaya tersebut muncul di perairan Pantai Mutiara dan Muara Gembong pada Juni 2018.

Adapun video amatir kemunculan buaya di Pintu Air Weir 3 Marunda yang tersebar lewat YouTube menggambarkan sejumlah warga menimpuk buaya yang muncul pada malam hari itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

CPNS Pemprov DKI, Dua Formasi Ini Masih Belum Ada Pelamar

CPNS Pemprov DKI, Dua Formasi Ini Masih Belum Ada Pelamar

Megapolitan
Hingga 20 November 2019, 18.876 Orang Daftar CPNS Pemprov DKI

Hingga 20 November 2019, 18.876 Orang Daftar CPNS Pemprov DKI

Megapolitan
Polisi Tetapkan Seorang Tersangka Bentrok FBR dan PP

Polisi Tetapkan Seorang Tersangka Bentrok FBR dan PP

Megapolitan
Jelang Kampanye Pilkades, Kapolresta Tangerang Ancam Bakal Proses Hukum Pelaku Kampanye Hitam

Jelang Kampanye Pilkades, Kapolresta Tangerang Ancam Bakal Proses Hukum Pelaku Kampanye Hitam

Megapolitan
Nunung kepada Majelis Hakim: Saya Sangat Salah dan Menyesali Perbuatan

Nunung kepada Majelis Hakim: Saya Sangat Salah dan Menyesali Perbuatan

Megapolitan
Mikrotrans Jak Lingko 80 Layani Rute Rawa Buaya sampai Rawa Kompeni

Mikrotrans Jak Lingko 80 Layani Rute Rawa Buaya sampai Rawa Kompeni

Megapolitan
Bobol Showroom Motor, Dua Pencuri Ditangkap Polisi

Bobol Showroom Motor, Dua Pencuri Ditangkap Polisi

Megapolitan
Tahun 2019 Sisa 40 Hari, PAD Kota Bekasi Masih Minus Rp 1 Triliun

Tahun 2019 Sisa 40 Hari, PAD Kota Bekasi Masih Minus Rp 1 Triliun

Megapolitan
Setu Sawangan akan Dinormalisasi, Pedagang Pasrah Warungnya Digusur

Setu Sawangan akan Dinormalisasi, Pedagang Pasrah Warungnya Digusur

Megapolitan
Agar Tak Dilintasi Motor, Pejalan Kaki Saran Pasang Penghalang di JPO Dekat Sudinhub Jakut

Agar Tak Dilintasi Motor, Pejalan Kaki Saran Pasang Penghalang di JPO Dekat Sudinhub Jakut

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Lebih Dulu Berhitung Sebelum Siapkan APAR di Sekolah-sekolah

Wali Kota Bekasi Lebih Dulu Berhitung Sebelum Siapkan APAR di Sekolah-sekolah

Megapolitan
Kata Walkot Jaktim, Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Kewenangan Pemerintah Pusat

Kata Walkot Jaktim, Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Kewenangan Pemerintah Pusat

Megapolitan
Badan Pembentukan Perda: 52 Raperda yang Diusulkan Terlalu Banyak

Badan Pembentukan Perda: 52 Raperda yang Diusulkan Terlalu Banyak

Megapolitan
Pemkot Tangerang Luncurkan Aplikasi Gampang Ngurus Berkas

Pemkot Tangerang Luncurkan Aplikasi Gampang Ngurus Berkas

Megapolitan
Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Akan Dipasang Bronjong

Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Akan Dipasang Bronjong

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X