Sandiaga: Pemasangan Lampu di Koridor 13 Sudah 90 Persen Selesai

Kompas.com - 20/06/2018, 21:42 WIB
Lampu di koridor 13 Transjakarta mulai dipasang, Senin (11/6/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARLampu di koridor 13 Transjakarta mulai dipasang, Senin (11/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, hampir 90 persen lampu penerangan jalan umum (PJU) di jalan layang khusus transjakarta atau Koridor 13 rute Tendean-Ciledug telah dipasang.

Sandiaga mengaku ditantang untuk menyelesaikan pemasangan lampu PJU itu bulan depan, sebelum Asian Games 2018 berlangsung.

"Sudah hampir selesai 90 persen. Saya ditantang untuk melakukan inagurasi bulan Juli ini di mana sekarang total 9 kilometer, bolak-balik jadi 18 kilometer, lampunya sudah terpasang," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (20/6/2018).

Sandiaga menjelaskan, nanti ada 341 lampu yang akan menerangi jalan di sepanjang Koridor 13. Setelah semua lampu PJU itu dipasang, bus-bus pemandu pada malam hari akan dikembalikan fungsinya untuk mengangkut penumpang.

Baca juga: Lampu Busway Koridor 13 Mulai Dipasang

Dengan demikian, target 1 juta penumpang transjakarta per hari akan terealisasi.

"Kami targetnya tahun ini bisa 1 juta ridership di transjakarta," kata Sandiaga.

Jalan layang khusus transjakarta koridor 13 Ciledug-Tendean mulai dipasangi lampu beberapa waktu lalu.

Dari pantauan Kompas.com, Senin dua pekan lalu, puluhan tiang lampu berdiri tegak di sisi pembatas ke arah Tendean. Tiang-tiang itu berbentuk agak melengkung di tangkai lampunya. Kemudian, ada ornamen gigi balang berwarna hijau-kuning senada dengan gigi balang di sepanjang pembatas jalan layang.

Kendati lampu telah berdiri tegak di sela-sela pembatas, kabel-kabel di bawahnya belum dipasang. Ini terlihat dari panel yang menganga tanpa isi. Belasan tiang dan ornamen lain yang belum dipasang diletakkan di pojokan halte.

Penerangan di koridor 13 dikerjakan PT Mega Bintang Abadi dengan anggaran Rp 8,7 miliar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Megapolitan
Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Megapolitan
Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Megapolitan
Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Megapolitan
FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

Megapolitan
Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Megapolitan
MER-C Sebut Rizieq Shihab Dapat Perlakuan Tak Beretika dari Bima Arya

MER-C Sebut Rizieq Shihab Dapat Perlakuan Tak Beretika dari Bima Arya

Megapolitan
Kasus Meningkat, Pusat Karantina Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Hampir Penuh

Kasus Meningkat, Pusat Karantina Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Hampir Penuh

Megapolitan
RS Ummi Dapat Teguran Keras, MER-C: Seharusnya Bima Arya Percaya Penuh pada RS

RS Ummi Dapat Teguran Keras, MER-C: Seharusnya Bima Arya Percaya Penuh pada RS

Megapolitan
Di Tengah Polemik Tes Swab, Rizieq Shihab Pergi Tinggalkan RS Ummi

Di Tengah Polemik Tes Swab, Rizieq Shihab Pergi Tinggalkan RS Ummi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X