Gedung DPRD DKI Steril pada HUT DKI, Trotoar Jadi Tempat Parkir

Kompas.com - 22/06/2018, 11:45 WIB
Motor diparkir di trotoar karena tidak bisa masuk ke dalam Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (22/6/2018). Area parkir Gedung DPRD DKI dibuat steril untuk kebutuhan parkir tamu undangan dalam sidang paripurna istimewa HUT ke-491 Jakarta. KOMPAS.com/JESSI CARINA Motor diparkir di trotoar karena tidak bisa masuk ke dalam Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (22/6/2018). Area parkir Gedung DPRD DKI dibuat steril untuk kebutuhan parkir tamu undangan dalam sidang paripurna istimewa HUT ke-491 Jakarta.
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak Jumat (22/6/2018) pagi, sepeda motor tidak bisa parkir di dalam Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih.

Hal ini karena lahan parkir di dalam gedung itu disterilkan untuk acara sidang paripurna istimewa peringatan Hari Ulang Tahun ke-491 DKI Jakarta, siang ini. 

"Karena kan banyak undangan, undangan harus diutamakan untuk parkirnya. Ada Pangdam, ada Kapolda, ada pejabat pejabat lain," ujar Sekretaris Dewan DKI Jakarta Muhammad Yuliadi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (22/6/2018).

Baca juga: Lahan Parkir Tak Cukup Tampung Mobil Pribadi Para Pengunjung, Area TMII Macet

Yuliadi mengatakan, ada 983 undangan yang akan hadir pada sidang paripurna itu.

Area parkir yang ada pun akhirnya diprioritaskan untuk tamu undangan nanti.

Akibatnya, motor-motor diparkir di trotoar DPRD DKI Jakarta.

Trotoar yang biasanya steril itu langsung berubah seperti parkir liar.

Baca juga: Parkir Liar dan Angkot Ngetem Dinilai Jadi Penyebab Kemacetan di Jatinegara

Seorang warga, Vira, memilih parkir di trotoar karena bingung mencari tempat.

"Tadi mau parkir di dalam enggak boleh, jadi ya parkir di sini saja. Motor lain juga pada di sini," kata dia.

Namun, motor-motor tersebut tidak bisa bebas parkir di sana.

Siang ini, petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta menderek motor-motor yang parkir sembarangan itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nekat Buka Selama PPKM, Kolam Renang hingga Tempat Fitnes di Kota Tangerang Ditutup

Nekat Buka Selama PPKM, Kolam Renang hingga Tempat Fitnes di Kota Tangerang Ditutup

Megapolitan
Wagub DKI Klaim Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik sehingga Angka Kematian Turun, Ini Faktanya

Wagub DKI Klaim Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik sehingga Angka Kematian Turun, Ini Faktanya

Megapolitan
Update Covid-19 di Kota Tangerang: Ada 72 Kasus Baru, Totalnya 5.793

Update Covid-19 di Kota Tangerang: Ada 72 Kasus Baru, Totalnya 5.793

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Siapkan 6 Lokasi Baru untuk Tampung Jenazah Pasien Covid-19

Pemprov DKI Jakarta Siapkan 6 Lokasi Baru untuk Tampung Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
IDI Tangsel Sebut Proses Penambahan Kapasitas Rumah Lawan Covid-19 Harus Dikebut

IDI Tangsel Sebut Proses Penambahan Kapasitas Rumah Lawan Covid-19 Harus Dikebut

Megapolitan
Kisah Penyintas Covid-19, Kehilangan Kakak hingga Puji Syukur Bisa Bernapas

Kisah Penyintas Covid-19, Kehilangan Kakak hingga Puji Syukur Bisa Bernapas

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Ada 1.836 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 22.301 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 27 Januari: Ada 1.836 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 22.301 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Ada 100 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 2 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Januari: Ada 100 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 2 Pasien Meninggal

Megapolitan
Dinkes DKI Temukan 592 Klaster Keluarga Pascalibur Natal-Tahun Baru, 1.265 Orang Positif Covid-19

Dinkes DKI Temukan 592 Klaster Keluarga Pascalibur Natal-Tahun Baru, 1.265 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Alat Medis Belum Ada, Pemanfaatan RSU Pakulonan Tangsel untuk Pasien Covid-19 Molor hingga Februari

Alat Medis Belum Ada, Pemanfaatan RSU Pakulonan Tangsel untuk Pasien Covid-19 Molor hingga Februari

Megapolitan
Vaksinasi Tahap Kedua Dimulai Besok, 9.150 Nakes di Kota Bogor Siap Disuntik

Vaksinasi Tahap Kedua Dimulai Besok, 9.150 Nakes di Kota Bogor Siap Disuntik

Megapolitan
Kasus Prostitusi di Sunter, 4 Anak 'Dijual' Rp 20 Juta

Kasus Prostitusi di Sunter, 4 Anak "Dijual" Rp 20 Juta

Megapolitan
Selama PPKM Jilid I, 95 Orang dan 4 Usaha di Kota Tangerang Didenda karena Langgar Prokes

Selama PPKM Jilid I, 95 Orang dan 4 Usaha di Kota Tangerang Didenda karena Langgar Prokes

Megapolitan
Kapolri Sebut Polantas Tak Lagi Menilang, Warga: Tilang Elektronik Lebih Menakutkan

Kapolri Sebut Polantas Tak Lagi Menilang, Warga: Tilang Elektronik Lebih Menakutkan

Megapolitan
Beda Cara Anies dan Riza Patria Pandang Angka Kematian akibat Covid-19 di Jakarta...

Beda Cara Anies dan Riza Patria Pandang Angka Kematian akibat Covid-19 di Jakarta...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X