Ibu Kandung Berperan Jadi Pengintai bagi Komplotan Pencurian Rumah Kosong

Kompas.com - 25/06/2018, 20:03 WIB
Ilustrasi pencuri rumah. Ilustrasi pencuri rumah.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasat Reskrim Jakarta Barat AKBP Edy Suranta Sitepu menyampaikan, dua dari empat tersangka pencuri spesialis rumah kosong yang ditangkap polisi ternyata ibu dan anak.

"Pertama kami amankan SN (17) di wilayah Kramatjati, Jakarta Timur, dari keterangannya kami kembangkan lagi dan berhasil kami amankan seorang ibu berinsial SI (48) dan anaknya OA (23) di Kalideres," kata dia kepada media di RS Polri, Senin (25/6/2018).

"SI (48) ini ternyata ibu kandung daei OA (23)," ujar dia.

Baca juga: Polisi Tembak Buron Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Jakbar

Menurut Edy, SI berperan untuk mengintai rumah calon korbanya yang merupakan tetangganya sendiri.

Setelah dipantau kondisi rumah aman dan tidak ada CCTV, komplotan itu datang untuk menggasak barang berharga korban.

"Korban pertama adalah tetangganya sendiri, rumahnya berhadapan dengan dia (SI)," ucap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jajaran Polres Jakbar berhasil mengamankan empat komplotan spesialis rumah kosong yang ditinggal mudik oleh pemiliknya.

Baca juga: Polisi Tangkap 3 Pencuri Rumah Kosong di Kalideres, 2 Orang DPO

Dari empat pelaku tadi, satu tersangka, U, yang merupakan residivis, ditembak dan meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit.

"U kami berikan tindakan tegas karena mencoba menembak petugas saat penangkapan. Saat ini tinggal satu tersangka lagi yang masih kami buru dengan inisial MA," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Megapolitan
RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos 'Lulung Dibuat Koma' Setelah Serangan Jantung

RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos "Lulung Dibuat Koma" Setelah Serangan Jantung

Megapolitan
Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Megapolitan
Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Megapolitan
Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Megapolitan
Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Megapolitan
Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Megapolitan
Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Megapolitan
Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Megapolitan
Kumpul di Bogor, 40 Kepala Daerah Bahas Isu Budaya

Kumpul di Bogor, 40 Kepala Daerah Bahas Isu Budaya

Megapolitan
Diminta Jokowi Tak Sowan ke Ormas, Polda Metro: Kami Sudah Laksanakan Jauh-jauh Hari

Diminta Jokowi Tak Sowan ke Ormas, Polda Metro: Kami Sudah Laksanakan Jauh-jauh Hari

Megapolitan
Polisi yang Tembak Dua Orang Belum Jadi Tersangka dan Ditahan

Polisi yang Tembak Dua Orang Belum Jadi Tersangka dan Ditahan

Megapolitan
19 WNA Dilarang Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

19 WNA Dilarang Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.