Seorang Warga Sobek Undangan Saat Antre Bersama Syaikhu di TPS 76

Kompas.com - 27/06/2018, 13:19 WIB
Syaikhu melakukan pencoblosan di TPS 76 yang berlokasi di Jalan Antara, Bekasi Kota, Rabu (27/6/2018) STANLY RAVELSyaikhu melakukan pencoblosan di TPS 76 yang berlokasi di Jalan Antara, Bekasi Kota, Rabu (27/6/2018)

BEKASI, KOMPAS.com - Seorang warga menyobek surat undangan pencoblosan pilkada untuk daerah Bekasi dan Jawa Barat di TPS 76, tempat calon wakil gubernur Jawa Barat nomor urut 3 Ahmad Syaikhu memberikan suaranya.

Kejadian tersebut tepat saat Syaikhu dan istri sedang mengantre memasuki ruang TPS, sekitar pukul 08.00 WIB, Rabu (27/6/2018).

Usai menyobek undangan, warga yang diketahui berinisal AF ini langsung pergi meninggalkan TPS.

Seorang petugas TPS 76, Sutowo, membenarkan bahwa AF adalah warga di TPS tersebut.

"Saya tidak tahu persis sebabnya kenapa dia (AF) begitu, tapi memang betul dia warga sini. Kejadian itu tepat saat Pak Syaikhu sedang mau masuk ke TPS," katanya ketika ditanya sejumlah wartawan, Rabu (27/6/2018).

Sutowo mengaku sempat memarahi AF karena berbuat kurang ajar menyobek kertas undangan tanpa memberikan penjelasan.

"Enggak tau kenapa dia (AF) begitu, apa kesal karena harus antre atau sedang buru-buru. Sempat saya tegor maksud apa, dia langsung jalan aja, pergi," ucapnya.

Ketua KPPS 76 Suroso mengatakan, dia akan meminta klarifikasi AF setelah perhitugan selesai.

"Memang ada kejadian, tapi surat undangan itu sifatnya hak masing-masing warga. Mau pakai atau tidak kami kembalikan lagi ke warga."

"Untuk cara seperti tadi, akan kami klarifikasi lagi dengan orangnya, kita fokus kepelaksanaan ini dulu," ujarnya.

Syaikhu yang dimintai tanggapannya mengatakan, kejadian tadi sepenuhnya menjadi urusan petugas TPS dan KPPS.

Dia tidak ingin cepat mengambil kesimpulan bahwa tindakan AF sebagai tindakan sabotase dalan pilkada.

Meski begitu, Syaikhu menyatakan, menyobek kertas undagan sama saja menghina pihak yang menggundang.

"Bagi saya yang terpenting proses pilkada ini tidak tercederai dengan hal seperti itu yang berupaya memperkeruh suasana," katanya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Politisi Gerindra Nilai Ganjil Genap di Jakarta Kontra Produktif

Politisi Gerindra Nilai Ganjil Genap di Jakarta Kontra Produktif

Megapolitan
Polisi Buru Kawanan yang Merampok di Warung Sembako Ciracas

Polisi Buru Kawanan yang Merampok di Warung Sembako Ciracas

Megapolitan
Nasdem Tangsel Tunggu Arahan DPP Susun Strategi Pemenangan Muhamad-Sara

Nasdem Tangsel Tunggu Arahan DPP Susun Strategi Pemenangan Muhamad-Sara

Megapolitan
KAI Beri Diskon Tiket Kereta Api Jarak Jauh Sambut HUT ke-75 RI

KAI Beri Diskon Tiket Kereta Api Jarak Jauh Sambut HUT ke-75 RI

Megapolitan
Seorang Pegawai Positif Covid-19, PN Jakbar Tutup hingga 10 Agustus

Seorang Pegawai Positif Covid-19, PN Jakbar Tutup hingga 10 Agustus

Megapolitan
Polisi Panggil Ahli Bahasa dan TI untuk Usut Kasus Anji dan Hadi Pranoto

Polisi Panggil Ahli Bahasa dan TI untuk Usut Kasus Anji dan Hadi Pranoto

Megapolitan
RSPI Sulianti Saroso Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

RSPI Sulianti Saroso Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

Megapolitan
Anies Targetkan Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Beroperasi 2021

Anies Targetkan Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Beroperasi 2021

Megapolitan
Dilaporkan Menipu, Oknum ASN Kota Tangerang Mengaku Hanya Bantu Korban

Dilaporkan Menipu, Oknum ASN Kota Tangerang Mengaku Hanya Bantu Korban

Megapolitan
Perempuan Ditemukan Tewas di Margonda Residence, Diduga Dibunuh

Perempuan Ditemukan Tewas di Margonda Residence, Diduga Dibunuh

Megapolitan
Disnaker DKI Minta Kantor Pemerintahan Tutup Sementara bila Ada Pegawai Positif Covid-19

Disnaker DKI Minta Kantor Pemerintahan Tutup Sementara bila Ada Pegawai Positif Covid-19

Megapolitan
Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bakal Selesai November 2020

Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bakal Selesai November 2020

Megapolitan
29 Kantor Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Terpapar Covid-19

29 Kantor Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Terpapar Covid-19

Megapolitan
Tambah 43 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Kabupaten Bekasi, Rata-rata Kerja di Jakarta

Tambah 43 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Kabupaten Bekasi, Rata-rata Kerja di Jakarta

Megapolitan
Sejumlah Wartawan Positif Covid-19, Ini Imbauan AJI

Sejumlah Wartawan Positif Covid-19, Ini Imbauan AJI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X