Kompas.com - 27/06/2018, 20:33 WIB
Calon Wakil Bupati Tangerang Mad Romli dan Calon Bupati Tangerang Ahmed Zaki di Kantor DPD Golkar Kabupaten Tangerang, Rabu (27/6/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARCalon Wakil Bupati Tangerang Mad Romli dan Calon Bupati Tangerang Ahmed Zaki di Kantor DPD Golkar Kabupaten Tangerang, Rabu (27/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengucap syukur dan menyampaikan terima kasihnya atas kemenangan di quick count. Ia mengklaim meraih 80 persen suara berdasarkan hasil hitung cepat yang digelar pihaknya.

"Pertama kami mengucapkan kepada Allah SWT rasa syukur, kemudian kepada masyarakat Kabupaten Tangerang karena pilkada kali ini berlangsung secara aman, damai, tertib, demokratis," kata Zaki di Kantor DPD Golkar Kabupaten Tangerang di Tigaraksa, Rabu (27/6/2018).

Selain itu, Zaki juga menyampaikan terima kasihnya kepada KPUD dan Panwas selaku penyelenggara. Begitu juga kepada para pendukungnya.

Baca juga: Ahmed Zaki Klaim Raih 80 Persen Suara di Pilkada Kabupaten Tangerang

"Kemudian kepada seluruh parpol, kemudian juga masyarakat relawan dan simpatisan yang sudah bekerja dengan baik untuk mensukseskan Pilkada Kabupaten Tangerang," ujar dia.

Pilkada Kabupaten Tangerang diikuti satu pasang calon yakni petahana Ahmed Zaki Iskandar dan Mad Romli. Keduanya didukung 12 parpol di Kabupaten Tangerang.

Kabupaten ini menjadi wilayah dengan daftar pemilih terbanyak di Provinsi Banten. Ada 1.843.188 pemilih di 246 kelurahan dan desa yang ada di 29 kecamatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RT di Cimanggis Disebut Ancam Warga yang Tolak Bansos Disunat, Lurah: Tidak Bisa Dibenarkan

RT di Cimanggis Disebut Ancam Warga yang Tolak Bansos Disunat, Lurah: Tidak Bisa Dibenarkan

Megapolitan
Disdik DKI: Peluang Sekolah Cepat Dibuka jika Anak Usia 12-17 Sudah Divaksin Covid-19

Disdik DKI: Peluang Sekolah Cepat Dibuka jika Anak Usia 12-17 Sudah Divaksin Covid-19

Megapolitan
Polisi Sita 2 Ponsel yang Digunakan Rekam Aksi Dinar Candy Berbikini di Pinggir Jalan

Polisi Sita 2 Ponsel yang Digunakan Rekam Aksi Dinar Candy Berbikini di Pinggir Jalan

Megapolitan
Cuma Satu Dokter yang Bertugas, Vaksinasi di SDN 25 Kramatjati Hanya Layani 100 Orang Per Hari

Cuma Satu Dokter yang Bertugas, Vaksinasi di SDN 25 Kramatjati Hanya Layani 100 Orang Per Hari

Megapolitan
Video Viral Toko Sembako di Jelambar Kemalingan, Korban Mengaku Rugi Rp 60 Juta

Video Viral Toko Sembako di Jelambar Kemalingan, Korban Mengaku Rugi Rp 60 Juta

Megapolitan
Adik Dinar Candy Diperiksa Polisi karena Rekam Aksi Kakaknya Pakai Bikini di Pinggir Jalan

Adik Dinar Candy Diperiksa Polisi karena Rekam Aksi Kakaknya Pakai Bikini di Pinggir Jalan

Megapolitan
Video Viral Adu Jotos Siswi SMP, Begini Kronologi Versi Polisi

Video Viral Adu Jotos Siswi SMP, Begini Kronologi Versi Polisi

Megapolitan
Cerita Dokter Internship Bergaji Rp 3 Juta Saat Pandemi: Beli APD Sendiri, Kerja Bisa 24 Jam

Cerita Dokter Internship Bergaji Rp 3 Juta Saat Pandemi: Beli APD Sendiri, Kerja Bisa 24 Jam

Megapolitan
Pemprov DKI Targetkan 17 Agustus Semua Anak Usia 12-17 Sudah Divaksin Covid-19

Pemprov DKI Targetkan 17 Agustus Semua Anak Usia 12-17 Sudah Divaksin Covid-19

Megapolitan
Polisi Gelar Perkara buat Tentukan Status Hukum Dinar Candy karena Pakai Bikini di Jalan

Polisi Gelar Perkara buat Tentukan Status Hukum Dinar Candy karena Pakai Bikini di Jalan

Megapolitan
Cegah Banjir, Waduk dan Kolam Retensi Dibangun di TPU Rorotan

Cegah Banjir, Waduk dan Kolam Retensi Dibangun di TPU Rorotan

Megapolitan
Polisi Pastikan Video Viral Sejumlah Gadis Adu Jotos Bukan di Depok, tapi Bogor

Polisi Pastikan Video Viral Sejumlah Gadis Adu Jotos Bukan di Depok, tapi Bogor

Megapolitan
Tukang Fotokopi Mendadak Kebanjiran Order Cetak Sertifikat Vaksinasi Seukuran KTP

Tukang Fotokopi Mendadak Kebanjiran Order Cetak Sertifikat Vaksinasi Seukuran KTP

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Gelar Vaksinasi di Pasar, Target 300 Pedagang Sehari

Pemkot Bekasi Akan Gelar Vaksinasi di Pasar, Target 300 Pedagang Sehari

Megapolitan
Kekurangan Vaksinator di Desa-desa, Pemkab Bekasi Rekrut Relawan Nakes

Kekurangan Vaksinator di Desa-desa, Pemkab Bekasi Rekrut Relawan Nakes

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X