Quick Count KPUD, Calon Tunggal Kabupaten Tangerang Raih 83,83 Persen Suara

Kompas.com - 28/06/2018, 20:04 WIB
Calon Wakil Bupati Tangerang Mad Romli dan Calon Bupati Tangerang Ahmed Zaki di Kantor DPD Golkar Kabupaten Tangerang, Rabu (27/6/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARCalon Wakil Bupati Tangerang Mad Romli dan Calon Bupati Tangerang Ahmed Zaki di Kantor DPD Golkar Kabupaten Tangerang, Rabu (27/6/2018).


TANGERANG, KOMPAS.com - Hingga Kamis (28/6/2018) sore pukul 17.30 WIB, KPUD Kabupaten Tangerang telah mendata 97,05 persen formulir C1. Suara dari 4.380 TPS memenangkan calon tunggal Ahmed Zaki-Mad Romli.

"Perolehan suara pasangan calon Ahmed Zaki-Mad Romli 83,83 persen atau 917.012 suara," kata Ketua KPUD Kabupaten Tangerang M Ali Zaenal Abidin, kepada Kompas.com, Kamis (28/6/2018).

Baca juga: Ahmed Zaki-Mad Romli Siapkan Program Sanitasi dan Pertanian

Lawannya, kotak kosong, memperoleh 176.939 suara atau 16,17 persen. Dengan perhitungan sementara ini, Ahmed Zaki hampir dapat dipastikan akan kembali menjabat Bupati Tangerang untuk kedua kalinya.

Ali mengatakan, usai memasukkan formulir C1, pihaknya akan merekap suara di tingkat kecamatan sampai dengan tanggal 4 Juli 2018.

"Kemudian di tingkat kabupaten, kami nanti akan melakukan rekapitulasi dari tanggal 4 tanggal 6 Juli 2018," kata Ali.

Baca juga: Ahmed Zaki Klaim Raih 80 Persen Suara di Pilkada Kabupaten Tangerang

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pilkada Kabupaten Tangerang diikuti satu pasang calon yakni petahana Ahmed Zaki Iskandar dan Mad Romli. Keduanya didukung 12 parpol di Kabupaten Tangerang.

Kabupaten ini menjadi wilayah dengan daftar pemilih terbanyak di Provinsi Banten. Ada 1.843.188 pemilih dari 4.513 TPS yang tersebar di 246 kelurahan dan desa yang ada di 29 kecamatan.

Kompas TV Ganjar Pranowo diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Irvanto Hendra Prambudi dan Made Oka Masagung.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Megapolitan
Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Megapolitan
Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Megapolitan
Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Megapolitan
Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Megapolitan
Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Megapolitan
Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Megapolitan
229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

Megapolitan
RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

Megapolitan
Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Megapolitan
Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Megapolitan
Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Megapolitan
Bus Kecelakaan Berulang Kali, Dirut Transjakarta Minta Maaf

Bus Kecelakaan Berulang Kali, Dirut Transjakarta Minta Maaf

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.