Cerita Ojek "Online" Turun dari Lantai 30 Gedung untuk Cari Uang Kembalian

Kompas.com - 29/06/2018, 06:00 WIB
Shelter Ojek Online di Stasiun Depok Baru menjadi wadah bertemunya pengemudi dan penumpang ojek online di sana, Selasa (22/5/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DShelter Ojek Online di Stasiun Depok Baru menjadi wadah bertemunya pengemudi dan penumpang ojek online di sana, Selasa (22/5/2018).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Pembayaran secara non-tunai seperti dompet digital Go-Pay dan GrabPay ternyata lebih disukai ojek online dibanding pembayaran tunai. Salah satu alasannya, mereka tak perlu repot-repot mencari uang kembalian.

Salah satu pengemudi ojek online Go-Jek Sutardi menceritakan kerepotannya mencari uang kembalian untuk konsumen layanan Go-Food yang bayar secara tunai.

Dia sampai harus turun dari lantai 30 gedung untuk mencari uang kembalian setelah pesanan diantar.

"Saya pernah, dari lantai 30, turun lagi ke bawah cuma buat nyari (uang) kembalian," ujar Sutardi saat berbincang dengan Kompas.com di kawasan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (28/6/2018).

Baca juga: Pedagang UKM di Blok S Terima Pembayaran via Go-Pay, JakOne, iPay, hingga PayPro

Selain itu, Sutardi juga pernah menunggu konsumen hingga 2 jam untuk mengantarkan makanan dan mengambil uang pengganti plus biaya pengirimannya.

"Kalau orderan malam di atas pukul 00.00, ada saja tuh customer yang ketiduran. Kalau pakai Go-Pay kan enak, kita tinggal gantungin di tempatnya. Saya pernah 2 jam nunggu customer karena enggak pakai Go-Pay," ucapnya.

Pengalaman serupa pernah dialami Ade Maulana, ojek online lainnya. Dia mengaku pernah mencari uang kembalian dengan jarak yang cukup jauh setelah mengantar penumpang yang membayar tunai.

"Kalau enggak megang cash kan repot juga, nyari-nyari susah banget. Pernah saya nyari kembali sampai jauh," kata Ade.

Baca juga: Cerita Pengemudi Go-Jek Terbantu Layanan Pembayaran Nontunai

Pembayaran secara non-tunai, kata Ade, tidak membuat dia kehabisan uang. Mereka bisa menarik tunai saldo tersebut melalui mesin ATM kapan pun diinginkan.

Riki, ojek online yang lain, juga berpendapat serupa.

"Cairin-nya (tarik tunai) juga gampang, masuk ke rekening kita langsung," tutur Riki.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lebih dari 10.000 Warga Jakarta Terdampak Banjir, 2.393 Harus Mengungsi

Lebih dari 10.000 Warga Jakarta Terdampak Banjir, 2.393 Harus Mengungsi

Megapolitan
Senin Pagi, Tiga Rute Transjakarta Belum Beroperasi Gara-gara Banjir

Senin Pagi, Tiga Rute Transjakarta Belum Beroperasi Gara-gara Banjir

Megapolitan
Senin Pagi, Banjir di Sejumlah Titik di Bekasi Mulai Surut

Senin Pagi, Banjir di Sejumlah Titik di Bekasi Mulai Surut

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Marah Lihat Trotoar yang Direvitalisasi Dibongkar karena Tak Ada Bak Kontrol

Ketua DPRD DKI Marah Lihat Trotoar yang Direvitalisasi Dibongkar karena Tak Ada Bak Kontrol

Megapolitan
BPBD DKI: 35 RW di Jakarta Masih Terendam Banjir

BPBD DKI: 35 RW di Jakarta Masih Terendam Banjir

Megapolitan
Kritik Anies, Ketua DPRD DKI Nilai SOP Penanganan Banjir Tidak Jelas

Kritik Anies, Ketua DPRD DKI Nilai SOP Penanganan Banjir Tidak Jelas

Megapolitan
Di Kota Tangerang, Ada 88 Kasus Cikungunya

Di Kota Tangerang, Ada 88 Kasus Cikungunya

Megapolitan
Anjungan Dukcapil Mandiri di Teras Kota Diresmikan, Warga Tangsel Bisa Cetak E-KTP Sendiri

Anjungan Dukcapil Mandiri di Teras Kota Diresmikan, Warga Tangsel Bisa Cetak E-KTP Sendiri

Megapolitan
Hari Ini, Nikita Mirzani Jalani Sidang Perdana Pembacaan Dakwaan Jaksa

Hari Ini, Nikita Mirzani Jalani Sidang Perdana Pembacaan Dakwaan Jaksa

Megapolitan
Berjaga di Pos Keamanan Saat Banjir, Seorang Pria Tewas Tersetrum

Berjaga di Pos Keamanan Saat Banjir, Seorang Pria Tewas Tersetrum

Megapolitan
PSI DKI: Anies 2,5 Tahun Jadi Gubernur, Program Antisipasi Banjir Jalan di Tempat

PSI DKI: Anies 2,5 Tahun Jadi Gubernur, Program Antisipasi Banjir Jalan di Tempat

Megapolitan
15,3 Hektar Lahan TPU di Bekasi Masih Kosong

15,3 Hektar Lahan TPU di Bekasi Masih Kosong

Megapolitan
Pengungkapan Rentetan Kasus Koboi Kemang Diganjar MURI

Pengungkapan Rentetan Kasus Koboi Kemang Diganjar MURI

Megapolitan
BERITA FOTO: Dampak Banjir di Jakarta Minggu Kemarin

BERITA FOTO: Dampak Banjir di Jakarta Minggu Kemarin

Berita Foto
Minta Anies Tak 'Tenggelamkan' Kelapa Gading, Warga Tuntut Dana Banjir Dikembalikan

Minta Anies Tak "Tenggelamkan" Kelapa Gading, Warga Tuntut Dana Banjir Dikembalikan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X