Pembangunan Waduk Lebak Bulus Disebut Terkendala Pembebasan Lahan

Kompas.com - 29/06/2018, 21:06 WIB
Lahan kosong milik pemerintah di RT 014 RW 004 Kelurahan Cilandak Barat, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (16/6/2018). Kompas.com/Sherly PuspitaLahan kosong milik pemerintah di RT 014 RW 004 Kelurahan Cilandak Barat, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (16/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan mengatakan, pembangunan Waduk Lebak Bulus terkendala masalah pembebasan lahan.

"Dari total sekitar hampir 3 hektar, sekarang tinggal 1 hektar lagi. Tinggal 16 bidang lagi yang belum terbayar," kata Teguh, Jumat (29/6/2018).

Teguh mengaku, sejak 2016 sudah mempercepat pembebasan lahan. Ia berkali-kali berkunjung mendekati warga pemilik lahan.

"Warga yang merasa memiliki tanah di situ belum menyerahkan berkasnya kepada kami. Jadi, bukan kami menunda, anggaran ada," ujar Teguh.

Baca juga: Sandiaga Sebut Waduk Lebak Bulus Sudah Direncanakan Sejak Era Sutiyoso

Dinas Sumber Daya Air hanya memagari area Waduk Lebak Bulus yang sudah dibebaskan. Ia menyayangkan mangkraknya pembangunan waduk, mengundang bangunan liar dan sampah warga.

Teguh berharap, pembebasan lahan bisa segera dilakukan. Jika jadi, waduk akan mengurang banjir di kawasan sekitarnya yang biasa diluapi Kali Grogol dan Kali Pesanggrahan.

"Ada juga masterplan di situ ada dibangun rumah DP 0. Dan itu kalau dilihat sangat strategis, tapi tidak mengurangi hakekat waduk di situ," ujar dia.

Baca juga: Saran Sandiaga untuk Anies dalam Membahas Waduk Lebak Bulus

Rencana pembangunan Waduk Lebak Bulus telah bergulir sejak tahun 2016. Pembangunan dilakukan untuk mencegah banjir masuk kawasan Lebak Bulus.

Mangkraknya pembangunan ini disorot ketika warga Lebak Bulus yang bersilaturahim dengan Gubernur DKI Anies Baswedan meminta agar pembangunan waduk dilanjutkan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X