Jalan Gatot Subroto Dinilai Rawan Ranjau Paku

Kompas.com - 29/06/2018, 21:49 WIB
Salah satu ranjau paku yang dicabut dari ban sepeda motor pengendara di Jalan KH Hasyim Ashari, Jumat (17/6/2016). Jalan Daan Mogot dari arah Green Garden hingga Harmoni masih rawan dengan ranjau paku. KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERASalah satu ranjau paku yang dicabut dari ban sepeda motor pengendara di Jalan KH Hasyim Ashari, Jumat (17/6/2016). Jalan Daan Mogot dari arah Green Garden hingga Harmoni masih rawan dengan ranjau paku.

JAKARTA, KOMPAS.com - Berdasarkan penelusuran GBRP (Gerakan Bersih Ranjau Paku), Jalan Gatot Subroto merupakan salah satu daerah rawan ranjau paku.

Penggagas GBRP Deni Pamungkas mengatakan, ranjau paku banyak ditemui mulai dari depan Gedung BPK hingga Cawang dan putar balik Jalan MT Haryono.

"Kalau di Gatot Subroto nyebarnya dari jam 14.00 sampai tengah malam dengan pakai kendaraan sambil nyebar," ungkap Deni. 

Deni mengatakan, penyebaran ranjau paku dilakukan menggunakan motor. Adapun jarak antara bengkel tambal ban ke daerah ranjau paku pun sangat dekat, yakni sekitar 500 meter.

"Jarak dari titik ranjau paku sampai tukang tambal ban kurang lebih 500 meter. Biasanya menggunakan paku yang telah direndam oli dan air arang jadi bisa nyaru (tersamarkan) dengan aspal," tambah Deni.

Baca juga: Ditemukan Ratusan Ranjau Paku di Kawasan Grogol

Deni mengatakan, GBRP yang dilakukan para driver ojek online kerap melakukan penyisiran ranjau paku di Jalan Gatot Subroto. 

"Sampai saat ini belum ada perlawanan, tapi intimidasi dari mereka (penyebar ranjau paku) pernah kami alami. Jadi saat kami melakukan penyisiran, ada yang sok bantuin. Setelah saya awasi dan ikutin, ternyata dia anak penyebar ranjau paku. Jadi, dia ambil lagi pakunya buat disebar lagi," ungkap Deni.

GBRP dalah gerakan yang digagas Deni Pamungkas bersama rekan ojek online lainnya yang berdiri sejak 8 Juli 2016.

Saat ini, GBRP telah memiliki sekitar 80 anggota yang bertugas monitoring daerah yang terkena ranjau paku dan 15 anggota yang melakukan penyisiran ranjau paku.

Baca juga: Ini Daftar Tempat Rawan Ranjau Paku di Jakarta



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Absen di Pemeriksaan Polda, Rizieq Shihab Hadiri Reuni 212 Secara Daring

Absen di Pemeriksaan Polda, Rizieq Shihab Hadiri Reuni 212 Secara Daring

Megapolitan
Jakpus Gelar Simulasi Penanganan Banjir Saat Pandemi di Karet Tengsin

Jakpus Gelar Simulasi Penanganan Banjir Saat Pandemi di Karet Tengsin

Megapolitan
Pemkot Bekasi Siapkan 26 Pompa Air Portabel untuk Cegah Banjir

Pemkot Bekasi Siapkan 26 Pompa Air Portabel untuk Cegah Banjir

Megapolitan
Waspada, Ular Kobra Kembali Bermunculan di Permukiman Jakarta Timur

Waspada, Ular Kobra Kembali Bermunculan di Permukiman Jakarta Timur

Megapolitan
Anies Baswedan Positif Covid-19 dan Jalannya Roda Pemerintahan Jakarta

Anies Baswedan Positif Covid-19 dan Jalannya Roda Pemerintahan Jakarta

Megapolitan
Ini Rincian Gaji Anggota DPRD DKI yang Diusulkan Naik jadi Rp 8,38 Miliar Per Tahun

Ini Rincian Gaji Anggota DPRD DKI yang Diusulkan Naik jadi Rp 8,38 Miliar Per Tahun

Megapolitan
Genteng Ratusan Rumah Lenteng Agung Dicat, Supaya Indah Dilihat dari Atas Flyover Tapal Kuda

Genteng Ratusan Rumah Lenteng Agung Dicat, Supaya Indah Dilihat dari Atas Flyover Tapal Kuda

Megapolitan
Ini Fokus 3 Paslon di Pilkada Tangsel Jelang Kampanye Berakhir

Ini Fokus 3 Paslon di Pilkada Tangsel Jelang Kampanye Berakhir

Megapolitan
Jumlah Pejabat di DKI yang Dicopot sebagai Imbas Kerumunan Massa Rizieq Bertambah

Jumlah Pejabat di DKI yang Dicopot sebagai Imbas Kerumunan Massa Rizieq Bertambah

Megapolitan
[UPDATE 1 Desember]: Total Kasus Covid-19 di Tangsel 2.872, di Kota Tangerang 2.953

[UPDATE 1 Desember]: Total Kasus Covid-19 di Tangsel 2.872, di Kota Tangerang 2.953

Megapolitan
Gubernur DKI dan Wagub Terpapar Covid-19, Ketua DPRD Minta agar Ada Pelaksana Harian

Gubernur DKI dan Wagub Terpapar Covid-19, Ketua DPRD Minta agar Ada Pelaksana Harian

Megapolitan
Tempat Isolasi Covid-19 di Jakarta Terisi 79 Persen dan Ruang ICU Terisi 74 Persen

Tempat Isolasi Covid-19 di Jakarta Terisi 79 Persen dan Ruang ICU Terisi 74 Persen

Megapolitan
DPRD DKI Jakarta Usulkan Kenaikan Gaji Fantastis Saat Pandemi Covid-19

DPRD DKI Jakarta Usulkan Kenaikan Gaji Fantastis Saat Pandemi Covid-19

Megapolitan
Teror Bertubi-tubi ke Keluarga Jacklyn Choppers...

Teror Bertubi-tubi ke Keluarga Jacklyn Choppers...

Megapolitan
Cerita Balita yang Taat Protokol Kesehatan...

Cerita Balita yang Taat Protokol Kesehatan...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X