Seorang Ibu Hamil Coba Bunuh Diri dengan Melompat dari JPO Halte Kuningan Timur

Kompas.com - 30/06/2018, 11:37 WIB
Petugas keamanan dari kepolisian dan TNI berupaya membujuk turun perempuan muda yang diduga hendak loncat dari JPO Kuningan Madya, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2015)Kompas.com/Tangguh Sipria Riang Petugas keamanan dari kepolisian dan TNI berupaya membujuk turun perempuan muda yang diduga hendak loncat dari JPO Kuningan Madya, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2015)

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang perempuan paruh baya berinisial APH melakukan percobaan bunuh diri dengan berusaha melompat dari atas jembatan penyeberangan orang ( JPO) Halte Transjakarta Kuningan Timur, Sabtu (30/6/2018).

Kepala Humas PT Transjakarta Wibowo mengatakan, kejadian itu terjadi pukul 08.00 WIB. 

"Laporannya sekitar jam 08.00. Dari Halte Kuningan Timur tepatnya di JPO ada seorang ibu hamil mencoba bunuh diri dengan cara melompat dari atas JPO," ujar Wibowo saat dikonfirmasi.

Wibowo mengatakan, awalnya APH tiba-tiba naik dan duduk di pagar pembatas JPO. Sejumlah petugas Transjakarta dan penumpang membujuk perempuan itu untuk turun.


Baca juga: Polisi Pastikan Pria di Toilet SPBU Depok Tewas karena Bunuh Diri

Namun, APH bersikukuh untuk tetap meloncat. Melihat niatan APH, seorang warga langsung menyergap dan memeluk perempuan itu agar tidak melompat. Sejumlah petugas yang melihat ikut membantu.

Saat kondisi sudah tenang, APH mengatakan, mencoba bunuh diri karena sedang bertengkar dengan suaminya. APH kemudian meminta maaf karena telah membuat kegaduhan di lokasi.

"Kondisinya sudah membaik dan sudah minta maaf ke petugas karena sudah bikin kegaduhan di area halte transjakarta dan yang bersangkutan sudah melanjutkan pulang menuju Slipi, Kemanggisan," ujar Wibowo.



Terkini Lainnya

Anies Minta Kantor dan Toko yang Tututp karena Aksi 22 Mei Buka Lagi

Anies Minta Kantor dan Toko yang Tututp karena Aksi 22 Mei Buka Lagi

Megapolitan
Ambulans Berlogo Partai Gerindra Milik PT Arsari Pratama

Ambulans Berlogo Partai Gerindra Milik PT Arsari Pratama

Megapolitan
Sisa Gas Air Mata Kerusuhan 22 Mei Bikin Perih Mata Pengendara

Sisa Gas Air Mata Kerusuhan 22 Mei Bikin Perih Mata Pengendara

Megapolitan
Polisi: Ambulans Gerindra Dikirim ke Jakarta atas Perintah Ketua DPC Tasikmalaya

Polisi: Ambulans Gerindra Dikirim ke Jakarta atas Perintah Ketua DPC Tasikmalaya

Megapolitan
Anggota Brimob yang Viral Saat 'Video Call' Ditawari Liburan Gratis ke Bali

Anggota Brimob yang Viral Saat "Video Call" Ditawari Liburan Gratis ke Bali

Megapolitan
Siapa Perempuan Bercadar yang Diamankan di Depan Bawaslu Saat 22 Mei?

Siapa Perempuan Bercadar yang Diamankan di Depan Bawaslu Saat 22 Mei?

Megapolitan
Dalam Ambulans Berlogo Gerindra, Tak Ditemukan Perlengkapan Medis

Dalam Ambulans Berlogo Gerindra, Tak Ditemukan Perlengkapan Medis

Megapolitan
Anies Bersihkan Jalan MH Thamrin Pascakerusuhan 22 Mei

Anies Bersihkan Jalan MH Thamrin Pascakerusuhan 22 Mei

Megapolitan
Pasukan Oranye Angkut Sampah 72 Karung Seberat 3,6 Ton di KS Tubun

Pasukan Oranye Angkut Sampah 72 Karung Seberat 3,6 Ton di KS Tubun

Megapolitan
Anggota TGUPP, Bambang Widjojanto dan Rikrik Jadi Pengacara Prabowo

Anggota TGUPP, Bambang Widjojanto dan Rikrik Jadi Pengacara Prabowo

Megapolitan
Foto 'Video Call' Anggota Brimob dengan Anaknya Menginspirasi Ilustrasi Ini

Foto "Video Call" Anggota Brimob dengan Anaknya Menginspirasi Ilustrasi Ini

Megapolitan
Senyum Anggota Brimob di Bawaslu Saat Diberikan Bunga oleh Warga

Senyum Anggota Brimob di Bawaslu Saat Diberikan Bunga oleh Warga

Megapolitan
Cerita Usma soal Rokok Habis Dijarah Perusuh 22 Mei hingga Rugi Rp 20 Juta

Cerita Usma soal Rokok Habis Dijarah Perusuh 22 Mei hingga Rugi Rp 20 Juta

Megapolitan
Perempuan Bercadar dan Tas Hitam Diamankan di Depan Gedung Bawaslu

Perempuan Bercadar dan Tas Hitam Diamankan di Depan Gedung Bawaslu

Megapolitan
Pascakerusuhan 22 Mei, Pedagang di KS Tubun Kembali Buka Kiosnya

Pascakerusuhan 22 Mei, Pedagang di KS Tubun Kembali Buka Kiosnya

Megapolitan

Close Ads X