Pemprov DKI Kembali Aktifkan KTP Warga Kampung Akuarium

Kompas.com - 30/06/2018, 13:41 WIB
Warga Kampung Akuarium bikin Open House usai Salat Id, Jumat (15/6/2018)KOMPAS.com/ STANLY RAVEL Warga Kampung Akuarium bikin Open House usai Salat Id, Jumat (15/6/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur RUJAK Center for Urban Studies Elisa Sutanudjaja mengatakan, Pemprov DKI Jakarta setahap demi setahap merealisasikan janji untuk kembali membangun kawasan permukiman warga di Kampung Akuarium, Jakarta Utara.

Elisa mengatakan, Pemprov DKI telah mengaktifkan kembali kartu tanda penduduk ( KTP) warga Kampung Akuarium. Begitu juga dengan hunian sementara yang telah dibangun.

"KTP warga Kampung Akuarium sudah diaktifkan kembali sejak awal tahun 2018, sudah dibentuk kembali. Shelter atau hunian sementara sudah selesai dibangun pada April 2018, dan community action planning sedang berlangsung," ujar Elisa saat dihubungi Kompas.com, Kamis (28/6/2018).

Baca juga: Anies: Warga Kampung Akuarium Saksikan Pemerintah Hadir untuk Melindungi Mereka


RUJAK Center merupakan organisasi yang mendampingi warga dalam perencanaan pembangunan kembali perkampungan warga Kampung Akuarium.

Koordinator wilayah Kampung Akuarium Dharma Diani saat diwawancarai di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat beberapa waktu lalu mengatakan, warga telah mengajukan permohonan pengaktifan kembali KTP pada November-Desember 2017.

Pada Januari-Februari pengaktifan KTP telah berproses termasuk pembentukan kembali kepengurusan RT.

Dharma mengatakan, saat ini tercatat ada 93 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 500 jiwa yang mendiami Kampung Akuarium.

"Ada warga kami yang masih ngontrak, ada yang di rusun pasca penggusuran, ada yang pulang kampung. (yang sekarang) kami ada 93 KK. sekitar 500 jiwa," ujar Dharma.

Baca juga: Hakim Kabulkan Pencabutan Gugatan Class Action Warga Kampung Akuarium

Pada April 2016 Pemprov DKI Jakarta yang saat itu dipimpin Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menggusur permukiman warga Kampung Akuarium. Pemprov DKI beralasan penggusuran dilakukan guna merevitalisasi kawasan Sunda Kelapa.



Terkini Lainnya

Anies Minta Kantor dan Toko yang Tututp karena Aksi 22 Mei Buka Lagi

Anies Minta Kantor dan Toko yang Tututp karena Aksi 22 Mei Buka Lagi

Megapolitan
Ambulans Berlogo Partai Gerindra Milik PT Arsari Pratama

Ambulans Berlogo Partai Gerindra Milik PT Arsari Pratama

Megapolitan
Sisa Gas Air Mata Kerusuhan 22 Mei Bikin Perih Mata Pengendara

Sisa Gas Air Mata Kerusuhan 22 Mei Bikin Perih Mata Pengendara

Megapolitan
Polisi: Ambulans Gerindra Dikirim ke Jakarta atas Perintah Ketua DPC Tasikmalaya

Polisi: Ambulans Gerindra Dikirim ke Jakarta atas Perintah Ketua DPC Tasikmalaya

Megapolitan
Anggota Brimob yang Viral Saat 'Video Call' Ditawari Liburan Gratis ke Bali

Anggota Brimob yang Viral Saat "Video Call" Ditawari Liburan Gratis ke Bali

Megapolitan
Siapa Perempuan Bercadar yang Diamankan di Depan Bawaslu Saat 22 Mei?

Siapa Perempuan Bercadar yang Diamankan di Depan Bawaslu Saat 22 Mei?

Megapolitan
Dalam Ambulans Berlogo Gerindra, Tak Ditemukan Perlengkapan Medis

Dalam Ambulans Berlogo Gerindra, Tak Ditemukan Perlengkapan Medis

Megapolitan
Anies Bersihkan Jalan MH Thamrin Pascakerusuhan 22 Mei

Anies Bersihkan Jalan MH Thamrin Pascakerusuhan 22 Mei

Megapolitan
Pasukan Oranye Angkut Sampah 72 Karung Seberat 3,6 Ton di KS Tubun

Pasukan Oranye Angkut Sampah 72 Karung Seberat 3,6 Ton di KS Tubun

Megapolitan
Anggota TGUPP, Bambang Widjojanto dan Rikrik Jadi Pengacara Prabowo

Anggota TGUPP, Bambang Widjojanto dan Rikrik Jadi Pengacara Prabowo

Megapolitan
Foto 'Video Call' Anggota Brimob dengan Anaknya Menginspirasi Ilustrasi Ini

Foto "Video Call" Anggota Brimob dengan Anaknya Menginspirasi Ilustrasi Ini

Megapolitan
Senyum Anggota Brimob di Bawaslu Saat Diberikan Bunga oleh Warga

Senyum Anggota Brimob di Bawaslu Saat Diberikan Bunga oleh Warga

Megapolitan
Cerita Usma soal Rokok Habis Dijarah Perusuh 22 Mei hingga Rugi Rp 20 Juta

Cerita Usma soal Rokok Habis Dijarah Perusuh 22 Mei hingga Rugi Rp 20 Juta

Megapolitan
Perempuan Bercadar dan Tas Hitam Diamankan di Depan Gedung Bawaslu

Perempuan Bercadar dan Tas Hitam Diamankan di Depan Gedung Bawaslu

Megapolitan
Pascakerusuhan 22 Mei, Pedagang di KS Tubun Kembali Buka Kiosnya

Pascakerusuhan 22 Mei, Pedagang di KS Tubun Kembali Buka Kiosnya

Megapolitan

Close Ads X