Kompas.com - 30/06/2018, 14:08 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat pencanangan SMK, Sabtu (30/6/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat pencanangan SMK, Sabtu (30/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menambah jumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Selain itu juga akan menambah jumlah siswa yang belajar di SMK.

"Kami berencana meningkatkan porsi siswa SMK dari 22 persen menjadi 45 persen di Jakarta. Itu artinya dalam periode sampai 2022 akan ada pembangunan 42 SMK baru dan penambahan kapasitas kelas," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam pencanangan revitalisasi SMK di SMKN 26 Jakarta, Sabtu (30/6/2018).

Baca juga: Tips Memilih SMK dalam PPDB 2018

Anies mengatakan, jurusan yang ada di SMK juga akan dibuat lebih berkaitan dengan dunia usaha.

Sebab, kata dia, seringkali kurikulum SMK yang diajarkan kepada siswa tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga akan membentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) khusus untuk pengelolaan SMK.

Baca juga: PPDB SMA dan SMK Jabar Melebihi Kuota

"Jadi harapannya nanti pengelolaan keuangan jauh lebih efisien dibanding sekarang," ujarnya. 

Program ini merupakan implementasi Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016.

Anies mengatakan, ketika dirinya masih menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dia menandatangani usulan inpres ini.

Baca juga: PPDB Jenjang SMK DKI Jakarta Telah Dibuka, Simak Jadwal dan Syaratnya

Dia senang kini Inpres tersebut sudah selesai dan kini dia akan melaksanakannya di DKI Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta juga akan memfasilitasi Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (LSP-P1).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

18 Titik Banjir di Kecamatan Benda, Pemkot Tangerang Sebut Drainase Tol JORR II Tak Memadai

18 Titik Banjir di Kecamatan Benda, Pemkot Tangerang Sebut Drainase Tol JORR II Tak Memadai

Megapolitan
Titik Banjir di Jakarta Bertambah Jadi 47 RT, Terbanyak di Jakarta Barat

Titik Banjir di Jakarta Bertambah Jadi 47 RT, Terbanyak di Jakarta Barat

Megapolitan
Pembongkaran Trotoar di Cilandak Diduga Libatkan Oknum PNS

Pembongkaran Trotoar di Cilandak Diduga Libatkan Oknum PNS

Megapolitan
197 Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Baru Kembali dari Lima Negara Ini

197 Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Baru Kembali dari Lima Negara Ini

Megapolitan
Disdik DKI Sebut Ada Sekolah di Jakarta yang Tolak Dites Pelacakan Covid-19

Disdik DKI Sebut Ada Sekolah di Jakarta yang Tolak Dites Pelacakan Covid-19

Megapolitan
46 RT dan 5 Ruas Jalan Tergenang Banjir di Jakarta Barat Hingga Selasa Sore

46 RT dan 5 Ruas Jalan Tergenang Banjir di Jakarta Barat Hingga Selasa Sore

Megapolitan
Yusuf Mansur Bicara Nilai Sedekah saat Tawarkan Investasi Tabung Tanah

Yusuf Mansur Bicara Nilai Sedekah saat Tawarkan Investasi Tabung Tanah

Megapolitan
Yusuf Mansur Disebut Tawarkan Investasi Tabung Tanah saat Pengajian

Yusuf Mansur Disebut Tawarkan Investasi Tabung Tanah saat Pengajian

Megapolitan
Kriminolog Sebut Penagihan oleh Rentenir Cenderung Timbulkan Kekerasan, Bagaimana Mengatasinya?

Kriminolog Sebut Penagihan oleh Rentenir Cenderung Timbulkan Kekerasan, Bagaimana Mengatasinya?

Megapolitan
Artis FTV Jadi Korban Pengeroyokan di Tempat Hiburan Malam di Bogor

Artis FTV Jadi Korban Pengeroyokan di Tempat Hiburan Malam di Bogor

Megapolitan
Pemkot Jaktim Akan Menata Trotoar di Depan RS UKI Setelah PKL Direlokasi

Pemkot Jaktim Akan Menata Trotoar di Depan RS UKI Setelah PKL Direlokasi

Megapolitan
Diperiksa Terkait Laporan Luhut, Haris Azhar dan Fatia Dimintai Keterangan Soal Akun Youtube

Diperiksa Terkait Laporan Luhut, Haris Azhar dan Fatia Dimintai Keterangan Soal Akun Youtube

Megapolitan
Akibat Hujan Deras Hari Ini, Ada 8 Titik Banjir di Jakarta Pusat

Akibat Hujan Deras Hari Ini, Ada 8 Titik Banjir di Jakarta Pusat

Megapolitan
Gugat Yusuf Mansur, 3 Pekerja Migran Tak Pernah Terima Bagi Hasil Program Tabung Tanah yang Dijanjikan

Gugat Yusuf Mansur, 3 Pekerja Migran Tak Pernah Terima Bagi Hasil Program Tabung Tanah yang Dijanjikan

Megapolitan
UPDATE 18 Januari: 856 Kasus Omicron di Jakarta, Kasus Aktif Covid-19 Capai 4.297

UPDATE 18 Januari: 856 Kasus Omicron di Jakarta, Kasus Aktif Covid-19 Capai 4.297

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.