Mulai Revitalisasi SMK, Anies Merasa Tuntaskan Kerjanya di Kemendikbud Dulu

Kompas.com - 30/06/2018, 14:09 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat pencanangan SMK, Sabtu (30/6/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat pencanangan SMK, Sabtu (30/6/2018).
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memulai pencanangan revitalisasi SMK di Jakarta.

Bagi Anies, menjalankan program ini seperti menuntaskan apa yang dia mulai ketika menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dulu.

Hal itu disampaikan Anies di hadapan Mendikbud Muhadjir Effendy.

"Pak Menteri, buat saya pribadi, saya rasanya menyaksikan tuntas. Karena Inpres ini nomor 9 tahun 2016, usulannya saya yang tanda tangan waktu itu bulan Februari 2015. Waktu itu kita kerja siang malam," ujar Anies dalam acara pencanangan di SMK Negeri 26 Jakarta, Jalan Balai Pustaka Baru, Sabtu (30/6/2018).

Anies berterima kasih kepada Muhadjir yang bersedia hadir pada pencanangan ini. Dengan program ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menambah gedung SMK dan juga jumlah siswa SMK.

Anies kini tidak lagi di dalam lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Di Pemprov DKI, dia kini ingin menyukseskan Instruksi Presiden yang menjadi dasar program revitalisasi ini.

"Alhamdulillah sekarang sudah keluar Inpresnya dan sekarang bagian kami di Jakarta untuk melaksanakan Inpres ini. Kita ingin Jakarta memanfaatkan peluang ini," kata Anies.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semua Fasilitas Umum Ditutup Selama PSBB di Jakarta, Tak Boleh Ada Kerumunan

Semua Fasilitas Umum Ditutup Selama PSBB di Jakarta, Tak Boleh Ada Kerumunan

Megapolitan
Selama PSBB Jakarta, Kendaraan Pribadi Hanya Boleh Diisi Penumpang 50 Persen

Selama PSBB Jakarta, Kendaraan Pribadi Hanya Boleh Diisi Penumpang 50 Persen

Megapolitan
Anies: PSBB Keputusan Besar, tetapi Bukan Keputusan yang Berat

Anies: PSBB Keputusan Besar, tetapi Bukan Keputusan yang Berat

Megapolitan
Selama PSBB, Anies Minta Kegiatan Ibadah dan Keagamaan Dilakukan di Rumah

Selama PSBB, Anies Minta Kegiatan Ibadah dan Keagamaan Dilakukan di Rumah

Megapolitan
Anies: Jadikan PSBB untuk Mempererat Solidaritas, Bukan Penderitaan

Anies: Jadikan PSBB untuk Mempererat Solidaritas, Bukan Penderitaan

Megapolitan
Berlaku 14 Hari, Penerapan PSBB di Jakarta Sampai 23 April 2020

Berlaku 14 Hari, Penerapan PSBB di Jakarta Sampai 23 April 2020

Megapolitan
Langgar PSBB di Jakarta, Warga Bisa Kena Denda hingga Sanksi Pidana

Langgar PSBB di Jakarta, Warga Bisa Kena Denda hingga Sanksi Pidana

Megapolitan
Anies: 1,25 Juta Keluarga Akan Dapat Bantuan Sembako Tiap Pekan

Anies: 1,25 Juta Keluarga Akan Dapat Bantuan Sembako Tiap Pekan

Megapolitan
Catat, Ini Aturan untuk Perusahaan yang Masih Beroperasi Saat PSBB di Jakarta

Catat, Ini Aturan untuk Perusahaan yang Masih Beroperasi Saat PSBB di Jakarta

Megapolitan
Motor Diizinkan Selama PSBB di Jakarta, tetapi Hanya untuk Penuhi Kebutuhan Pokok

Motor Diizinkan Selama PSBB di Jakarta, tetapi Hanya untuk Penuhi Kebutuhan Pokok

Megapolitan
Selama PSBB di Jakarta, Warga Wajib Pakai Masker Saat Keluar Rumah

Selama PSBB di Jakarta, Warga Wajib Pakai Masker Saat Keluar Rumah

Megapolitan
Hanya 4 Jenis Perkantoran dan 10 Sektor Usaha Diizinkan Beroperasi Selama PSBB Jakarta

Hanya 4 Jenis Perkantoran dan 10 Sektor Usaha Diizinkan Beroperasi Selama PSBB Jakarta

Megapolitan
Anies: Hari Ini, 20.000 KK Sudah Terima Bantuan Sembako

Anies: Hari Ini, 20.000 KK Sudah Terima Bantuan Sembako

Megapolitan
Ikuti Aturan PSBB Jakarta, KRL Jabodetabek Hanya Beroperasi hingga Pukul 18.00 WIB

Ikuti Aturan PSBB Jakarta, KRL Jabodetabek Hanya Beroperasi hingga Pukul 18.00 WIB

Megapolitan
Selama PSBB, Anies Minta Aktivitas Perkantoran di Jakarta Dihentikan dan Diganti WFH

Selama PSBB, Anies Minta Aktivitas Perkantoran di Jakarta Dihentikan dan Diganti WFH

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X