Dilintasi Pawai Obor Asian Games 2018, PKL Kramat Jati Diliburkan

Kompas.com - 01/07/2018, 12:44 WIB
Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana lepas pamai replika obor Asian Games, Minggu (1/7/2018) STANLY RAVELWali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana lepas pamai replika obor Asian Games, Minggu (1/7/2018)
Penulis Stanly Ravel
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Camat Kramat Jati, Eka Darmawan mengatakan, pihaknya telah menyiapkan beberapa strategi untuk mendukung penyelenggaraan pawai obor Asian Games 2018 yang akan melintasi wilayahnya pada 15 Agustus 2018.

"Untuk melancarkan arak-arakan api obor Asian Games 2018, pedagang kaki lima ( PKL) akan kami liburkan. Mereka kami stop dulu selama dua hari dari 14-15 Agustus, jadi memang harus steril nanti," kata Eka kepada media di Kantor Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (1/7/2018).

Eka menjelaskan bahwa pada 15 Agustus mendatang, arak-arakan obor akan melintasi wilayahnya tepat dari depan Lippo Kramat Jati menuju pintu utama Taman Mini Indonesia Indaha (TMII).

Para PKL yang diliburkan merupakan pedagang yang berjualan di sisi jalan, termasuk para pedagang ikan dan sayur-mayur yang bisa menghiasi Jalan Raya Bogor di sepanjang Kramat Jati saat malam hari.


Baca juga: Wapres Kalla Sebut Jumlah Peserta Asian Games 2018 Membeludak

Langkah sosialisasi dan koordinasi ke para PKL juga sudah dilakukan, termasuk nantinya juga akan dilakukan proses pembersihan di wilayah tersebut melalui karbolisasi.

Sementara untuk pengamanan sendiri, Eka mengatakan bahwa Pemerintah Kota Jakarta Timur telah menyiapkan pengamanan di enam lintasan yang akan dilalui arak-arakan pawai obor tersebut.

"Alhamdulillah PKL mendukung, bahkan sampai mereka bikin spanduk. Kami nanti juga akan bersihkan dengan karbol bersama dinas kebersihan," ucapnya.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

Megapolitan
Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

Megapolitan
Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

Megapolitan
Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

Megapolitan
Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

Megapolitan
Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

Megapolitan
Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

Megapolitan
Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

Megapolitan
Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

Megapolitan
BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

Megapolitan
DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

Megapolitan
Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

Megapolitan
Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

Megapolitan
Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

Megapolitan
Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X