Polisi Sebut Komplotan "Tenda Orange" Spesialis Aksi Penjambretan

Kompas.com - 02/07/2018, 22:39 WIB
A, pelaku penjambretan terhadap Dirjen Bina Konstrukti Kemenpupera digiring polisi di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jumat (29/6/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DA, pelaku penjambretan terhadap Dirjen Bina Konstrukti Kemenpupera digiring polisi di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jumat (29/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolsek Metro Tamansari AKBP Rully Indra menyebutkan, sindikat 'tenda orange' merupakan komplotan spesialis aksi penjambretan.

"Pelaku ini adalah residivis dan sering kali malang melintang dalam kegiatan-kegiatan curas yang dilakukan. Khususnya dalam usaha penjambretan. Ada beberapa kali, sudah berapa kali masuk LP dengan kasus yang sama," kata Rully, di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (2/7/2018).

Baca juga: Polisi Kembali Tangkap Jambret Tenda Oranye, 1 Tewas

Polisi sebelumnya menangkap 4 dari 9 orang anggota sindikat ini yakni MRT (29), AS (35), DT (32), serta RB, terkait kasus penjambretan terhadap seorang wanita berinisial CF (56). RB terpaksa ditembak mati karena melawan saat hendak ditangkap petugas.

Sementara, 5 orang lainnya berinisial WW, DN, MW, KD dan TT, masih dalam pengejaran petugas. Komplotan ini biasa beraksi pada pukul 19.00 WIB-22.00 WIB. Mereka mengincar orang-orang yang lengah dalam menjaga tas dan barang-barang berharganya. 

"Ketika menemukan sasaran, mereka langsung melakukan pepet rampas, dan lainnya selalu berusaha membuntuti atau membayang-bayangi supaya susah untuk penangkapan," kata Rully.

Baca juga: Pertahankan Barang dari Penjambret, Penumpang Ojek Online Ini Tewas

Sebelumnya, polisi juga menangkap anggota dari komplotan yang sama berinisial A dan F dalam kasus penjambretan terhadap Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Syarief Burhanudin pada Senin (25/6/2018), di Kota Tua, Jakarta Barat.

Keduanya ditangkap Jumat (29/6/2018), di mana F tewas ditembak petugas akibat melawan saat akan ditangkap.

Kompas TV Belasan kasus perampokan terjadi dalam tiga bulan terakhir di sejumlah titik di jalan umum kota Madiun.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[BERITA FOTO] Bumi Tak Pilih Kasih di Kuburan Cina

[BERITA FOTO] Bumi Tak Pilih Kasih di Kuburan Cina

Megapolitan
Apa Alasan Pemprov DKI Jakarta Pilih PT Bahana sebagai Kontraktor Revitalisasi Monas?

Apa Alasan Pemprov DKI Jakarta Pilih PT Bahana sebagai Kontraktor Revitalisasi Monas?

Megapolitan
Polisi Tangkap Pelaku yang Setubuhi Remaja dengan Iming-iming Main Sinetron

Polisi Tangkap Pelaku yang Setubuhi Remaja dengan Iming-iming Main Sinetron

Megapolitan
Sekda DKI Sebut Pohon Dipindahkan agar Monas Langsung Terlihat dari Pintu Masuk

Sekda DKI Sebut Pohon Dipindahkan agar Monas Langsung Terlihat dari Pintu Masuk

Megapolitan
Kadis SDA Sebut Video Genangan di Monas Sampai 30 Sentimeter Hoaks

Kadis SDA Sebut Video Genangan di Monas Sampai 30 Sentimeter Hoaks

Megapolitan
Underpass Kemayoran Banjir 2,5 Meter, Pemprov DKI Sebut Itu Wewenang Kemensetneg

Underpass Kemayoran Banjir 2,5 Meter, Pemprov DKI Sebut Itu Wewenang Kemensetneg

Megapolitan
Sutiyoso Pernah Tolak Program Menteri yang Ingin Bangun Situ di Monas

Sutiyoso Pernah Tolak Program Menteri yang Ingin Bangun Situ di Monas

Megapolitan
Mengenal Sejarah di Museum Pustaka Peranakan Tionghoa

Mengenal Sejarah di Museum Pustaka Peranakan Tionghoa

Megapolitan
Tidak Hanya Hari Ini, Banjir di Monas Sudah Terjadi Berkali-kali

Tidak Hanya Hari Ini, Banjir di Monas Sudah Terjadi Berkali-kali

Megapolitan
Sekda DKI: Pembangunan Monas Belum Pernah Selesai, Presiden Pertama Pun Belum Meresmikan

Sekda DKI: Pembangunan Monas Belum Pernah Selesai, Presiden Pertama Pun Belum Meresmikan

Megapolitan
100 Personel Gabungan Jaga Wihara Dharma Bakti Saat Imlek

100 Personel Gabungan Jaga Wihara Dharma Bakti Saat Imlek

Megapolitan
Kasus Pengaturan Skor Persikasi Vs Perses Sumedang Segera Disidangkan

Kasus Pengaturan Skor Persikasi Vs Perses Sumedang Segera Disidangkan

Megapolitan
Sebelum Dipindahkan, Pohon yang Ditebang di Monas Disehatkan di Kebun Bibit

Sebelum Dipindahkan, Pohon yang Ditebang di Monas Disehatkan di Kebun Bibit

Megapolitan
Polisi Duga Pelaku Masturbasi Depan Bocah di Cikarang Timur Eksibisionis

Polisi Duga Pelaku Masturbasi Depan Bocah di Cikarang Timur Eksibisionis

Megapolitan
Seluruh Gardu Listrik PLN Jakarta yang Padam akibat Banjir Sudah Menyala

Seluruh Gardu Listrik PLN Jakarta yang Padam akibat Banjir Sudah Menyala

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X