Kompas.com - 03/07/2018, 13:17 WIB
Aktivitas pekerja di Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (12/4/2018). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan kedatangan dua rangkaian angkutan massal cepat (MRT) dan total sudah 12 unit kereta MRT berada depo MRT Lebak Bulus. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGAktivitas pekerja di Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (12/4/2018). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan kedatangan dua rangkaian angkutan massal cepat (MRT) dan total sudah 12 unit kereta MRT berada depo MRT Lebak Bulus.

JAKARTA, KOMPAS.com - Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Tubagus Hikmatullah membantah informasi yang beredar bahwa kebakaran kabel yang terjadi di sekitar Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (3/7/2018) dini hari tadi disebabkan korsleting listrik. Tubagus mengatakan, lokasi kebakaran tersebut belum dialiri listrik.

"Informasi yang beredar baik di media massa maupun media sosial tentang penyebab insiden karena korsleting listrik adalah tidak benar," ujar Tubagus melalui keterangannya.

Ia mengatakan, hasil investasi masih dilakukan dan diperkirakan diperoleh dalam waktu 1x24 jam. Terbakarnya kabel terjadi dua jam setelah pemasangan kabel.

Baca juga: Kabel Listrik Proyek MRT di Lebak Bulus Terbakar

Saat kebakaran terjadi, sudah tidak ada lagi pekerja di lokasi sehingga tidak ada korban jiwa dan luka atas insiden tersebut. Lokasi kebakaran telah dibersihkan.

Selama menunggu hasil investigasi, manajemen MRT memberlakukan pengamanan dengan memastikan penempatan material yang berpotensi terbakar agar jauh dari sumber api.

"Selain dilakukan peningkatan intensitas pemeriksaan setelah pekerjaan apapun dikerjakan di lapangan untuk memastikan tidak ada potensi bahaya yang tertinggal setelah selesai pekerjaan," kata Tubagus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komnas KIPI Belum Temukan Bukti Cukup Soal Kaitan Kematian Trio dengan Vaksin AstraZeneca

Komnas KIPI Belum Temukan Bukti Cukup Soal Kaitan Kematian Trio dengan Vaksin AstraZeneca

Megapolitan
Jadi Tahanan, Pinangki Harus Patuhi Aturan dan Wajib Bersih-bersih Lapas Klas II A Tangerang

Jadi Tahanan, Pinangki Harus Patuhi Aturan dan Wajib Bersih-bersih Lapas Klas II A Tangerang

Megapolitan
Anies Ubah RPJMD, Target Rumah DP Rp 0 Berkurang tapi Program Lain Bermunculan

Anies Ubah RPJMD, Target Rumah DP Rp 0 Berkurang tapi Program Lain Bermunculan

Megapolitan
Kebakaran di Karet Tengsin Hanguskan 7 Rumah, 80 Orang Kehilangan Tempat Tinggal

Kebakaran di Karet Tengsin Hanguskan 7 Rumah, 80 Orang Kehilangan Tempat Tinggal

Megapolitan
Buka Gudang PT ASA, Polisi: Masih Ada Obat Terkait Covid-19 yang Harus Didistribusikan

Buka Gudang PT ASA, Polisi: Masih Ada Obat Terkait Covid-19 yang Harus Didistribusikan

Megapolitan
Mayat Bayi Ditemukan di Kali Cipinang Lontar

Mayat Bayi Ditemukan di Kali Cipinang Lontar

Megapolitan
Mantan Gubernur DKI Soerjadi Tutup Usia, Anies: Dedikasi Beliau Selalu Terpatri

Mantan Gubernur DKI Soerjadi Tutup Usia, Anies: Dedikasi Beliau Selalu Terpatri

Megapolitan
Juru Parkir di Cikini Terancam Dipecat jika Terbukti Lakukan Pungli

Juru Parkir di Cikini Terancam Dipecat jika Terbukti Lakukan Pungli

Megapolitan
Ikut Vaksinasi Covid-19 di Koja, Warga Dapat Doorprize Tabung Gas hingga Sepeda Lipat

Ikut Vaksinasi Covid-19 di Koja, Warga Dapat Doorprize Tabung Gas hingga Sepeda Lipat

Megapolitan
PPKM Tangsel Diperpanjang hingga 9 Agustus, Status Tetap Level 4

PPKM Tangsel Diperpanjang hingga 9 Agustus, Status Tetap Level 4

Megapolitan
Beredar Pesan Kelurahan Benda Baru Pamulang Tak Layani Warga Belum Divaksin, Lurah: Sebatas Imbauan

Beredar Pesan Kelurahan Benda Baru Pamulang Tak Layani Warga Belum Divaksin, Lurah: Sebatas Imbauan

Megapolitan
Sudin Kesehatan Jakarta Pusat Mulai Vaksinasi Ibu Hamil

Sudin Kesehatan Jakarta Pusat Mulai Vaksinasi Ibu Hamil

Megapolitan
NIK Dipakai Orang Lain, Warga Bekasi Tidak Bisa Ikut Vaksinasi Covid -19

NIK Dipakai Orang Lain, Warga Bekasi Tidak Bisa Ikut Vaksinasi Covid -19

Megapolitan
Stasiun Pegangsaan Dua Terbakar, PT LRT Jakarta: Seluruh Petugas dan Karyawan Selamat

Stasiun Pegangsaan Dua Terbakar, PT LRT Jakarta: Seluruh Petugas dan Karyawan Selamat

Megapolitan
Mengenang Soerjadi Soedirja, Gubernur Rumah Susun yang Melarang Operasional Becak di Jakarta

Mengenang Soerjadi Soedirja, Gubernur Rumah Susun yang Melarang Operasional Becak di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X