Korban Penjambretan Cempaka Putih Berencana Menikah Bulan Depan

Kompas.com - 03/07/2018, 19:46 WIB
Calon suami Warsilah (36) menunjukkan foto Warsilah semasa hidup saat ditemui di rumah duka di Desa Sumberejosari, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jateng?, Selasa (3/7/2018) siang. KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTOCalon suami Warsilah (36) menunjukkan foto Warsilah semasa hidup saat ditemui di rumah duka di Desa Sumberejosari, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jateng?, Selasa (3/7/2018) siang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Warsilah (37), korban tewas penjambretan di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (2/7/2018), diketahui akan melangsungkan pernikahan pada bulan Agustus.

Takdir berkata lain, Warsilah harus berpulang sebelum mengikat janji suci dengan calon suami.

"Rencananya mau nikah sama pacarnya 1 Agustus nanti. Rencananya nikah di kampung, di daerah Jawa Tengah," ujar tetangga dekat korban, Fatimah, di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, saat ditemui Kompas.com, Selasa (3/7/2018).

Baca juga: Cara Pengemudi Ojek Online Waspadai Aksi Penjambretan

Semalam sebelum Warsilah meninggal, Fatimah masih melihat tetangganya itu bercengkerama dan bersenda gurau dengan calon suami di rumah korban.

Warsilah dan calon suami, kata dia, mengobrol tentang pekerjaan.

"Masih sempat tegur-teguran, bercanda, dan juga masih ketawa. Saya dekat sama dia juga, umur memang enggak ada yang tahu," kata Fatimah dengan raut muka sedih.

Baca juga: Sosok Wanita yang Jadi Korban Penjambretan hingga Tewas di Mata Tetangga

Selain itu, Fatimah juga sempat melihat Warsilah diantar calon suami hingga depan gang sebelum berangkat ke tempat kerja masing-masing. 

Fatimah yang sudah bertetangga selama 5 tahun dengan korban merasakan keanehan saat korban hendak berangkat kerja.

Ia mengatakan, korban biasanya berangkat kerja dengan angkutan umum atau bajaj. Namun, saat itu, korban menggunakan ojek online

Baca juga: Cegah Penjambretan dan Begal, Polisi Gelar Operasi Kewilayahan

"Kemarin tumben-tumbenan naik ojek online. Saya masih ingat banget terakhir dia pakai baju (motif) bunga-bunga dan celana hitam kesukaan dia," ucapnya. 

W (37) diketahui tewas setelah mempertahankan barang miliknya dari upaya penjambretan saat naik ojek online di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Terjadi tarik-menarik antara korban dan si penjambret hingga korban terjatuh dan meregang nyawa.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Sebagian Jakarta Diprediksi Hujan Siang Nanti

BMKG: Sebagian Jakarta Diprediksi Hujan Siang Nanti

Megapolitan
Diterjang Angin Puting Beliung, Fasilitas Gedung Kesenian Kota Bekasi Rusak

Diterjang Angin Puting Beliung, Fasilitas Gedung Kesenian Kota Bekasi Rusak

Megapolitan
Dirampok di JPO Cilandak Timur, Seorang Ibu Dipukul oleh Perampok

Dirampok di JPO Cilandak Timur, Seorang Ibu Dipukul oleh Perampok

Megapolitan
Pelaku Mengaku Ingin Kuasai Uang PSK Rp 1,8 Juta, Polisi Anggap Alasannya Janggal

Pelaku Mengaku Ingin Kuasai Uang PSK Rp 1,8 Juta, Polisi Anggap Alasannya Janggal

Megapolitan
Libur Panjang, Pemesanan Tiket untuk Keberangkatan di 3 Stasiun di Jakarta Naik 3 Kali Lipat

Libur Panjang, Pemesanan Tiket untuk Keberangkatan di 3 Stasiun di Jakarta Naik 3 Kali Lipat

Megapolitan
Sebelum Foto Hamil, Rahayu Saraswati Pernah Merasa Dilecehkan Lewat Postingan Paha Mulus

Sebelum Foto Hamil, Rahayu Saraswati Pernah Merasa Dilecehkan Lewat Postingan Paha Mulus

Megapolitan
Polisi Duga Kasus Pembunuhan PSK di Bekasi Sudah Terencana

Polisi Duga Kasus Pembunuhan PSK di Bekasi Sudah Terencana

Megapolitan
Petugas PPSU Ciduk Perampok yang Kabur Setelah Jambret Seorang Ibu di JPO

Petugas PPSU Ciduk Perampok yang Kabur Setelah Jambret Seorang Ibu di JPO

Megapolitan
Anggota Marinir Nyaris Jadi Korban Penjambretan Saat Bersepeda di Sekitar Monas

Anggota Marinir Nyaris Jadi Korban Penjambretan Saat Bersepeda di Sekitar Monas

Megapolitan
Hujan dan Angin Kencang di Depok Senin Sore, 2 Pohon di Permukiman Warga Tumbang

Hujan dan Angin Kencang di Depok Senin Sore, 2 Pohon di Permukiman Warga Tumbang

Megapolitan
Pemilik Panti Pijat Positif Covid-19 yang Kabur Tak Ditemukan di Rumahnya

Pemilik Panti Pijat Positif Covid-19 yang Kabur Tak Ditemukan di Rumahnya

Megapolitan
Cegah Banjir, Pembuatan Bendungan Waduk di Cilincing Dikebut Satu Bulan

Cegah Banjir, Pembuatan Bendungan Waduk di Cilincing Dikebut Satu Bulan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Bantu Perbaiki 186 Rumah yang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Pemkot Bekasi Akan Bantu Perbaiki 186 Rumah yang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Megapolitan
UPDATE 26 Oktober: Bertambah 12, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 2.070

UPDATE 26 Oktober: Bertambah 12, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 2.070

Megapolitan
PSBB Bogor, Depok, Bekasi Diperpanjang hingga 25 November 2020

PSBB Bogor, Depok, Bekasi Diperpanjang hingga 25 November 2020

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X